Dian Istana G11 No.09

Kota Surabaya - Indonesia

Hubungi Kami

+62812 2400 2400

Hubungi Kami

info@gdmorganic.com

Tips Sukses Ternak Ayam Petelur Rumahan

usaha ayam petelur rumahan

Tips Sukses Ternak Ayam Petelur Rumahan

Apakah mungkin beternak ayam petelur dalam skala rumahan? Pertanyaan tersebut pasti sering timbul di benak Anda ketika ingin memulai usaha ternak ayam petelur, namun tidak punya modal besar.

Tenang, Anda tidak perlu khawatir, karena kami akan memberikan tips-tips sukses untuk usaha ayam petelur dalam skala rumahan. Tapi, sebelum itu, Anda harus pahami dahulu beberapa alasan dalam memilih ayam petelur untuk usaha rumahan.

 

1. Alasan Memilih Ternak Ayam Petelur Untuk Usaha Rumahan

 

Siapa yang tidak butuh telur dalam hidupnya? mungkin itulah pertanyaan yang dapat mencerminkan betapa usaha budidaya ayam petelur sangat menjanjikan untuk ditekuni. Berdasarkan data, konsumsi telur nasional pada tahun 2017 mencapai 1,5 juta ton.

Angka itu akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan kebutuhan masyarakat. Bahkan masyarakat indonesia membutuhkan 6,53 kg telur perkapita per tahunnya.

Semua angka itu membuktikan bahwa komoditas telur masih menjadi salah satu primadona di sektor peternakan. Berikut ini kelebihan ayam petelur yang perlu Anda ketahui, agar lebih mantap dalam membudidayakannya:

 

a. Mudah Dibudidayakan

 

Salah satu kriteria bisnis yang paling penting adalah mudah dilaksanakan. Beternak ayam petelur relative mudah dibudidayakan karena tidak membutuhkan teknik yang khusus dalam pelaksanaanya.

 

b. Bisa Dibudidayakan Dalam Skala Kecil

 

Bisnis budidaya ayam petelur tidak harus dalam skala besar namun dapat dimulai dengan bisnis rumahan melaui modal terbatas. Hal ini dikarenakan cash flow yang dihasilkan oleh ternak ayam petelur termasuk tinggi dan stabil.

Tidak jarang kita melihat masyarakat pedesaan yang menjalankan bisnis ini karena memang dinilai menguntungkan. Dengan begitu, usaha budidaya ayam petelur tentu sangat potensial untuk dibudidayakan dalam skala kecil.

 

c. Masa Produktiv Lama

 

Ayam petelur dapat mulai memproduksi telur sejak umur 5 bulan dan akan terus menghasilkan telur hingga umur ayam petelur tersebut mencapai 1,5-2 tahun. Tentu jika dipandang dari segi kelayakan bisnis, masa produktiv yang lama menjadi poin yang perlu dipertimbangkan.

 

d. Pakan Mudah Ditemukan

 

 

pakan ayam petelur

 

Sama seperti ternak ayam lainnya, makanan ayam petelur sangat mudah ditemukan apalagi jika berada di daerah pedesaan. Mulai dari dedak, bekatul, jagung giling, beras, hingga kacang-kacangan dapat menjadi makanan ayam petelur agar cepat bertelur.

Berlimpahnya pakan substitusi dari sekitar rumah, sehingga dapat menekan biaya pemeliharaan. Meski begitu, Anda tetap harus memperhatikan asupan pakan ternak dan sistem pemeliharaan atau perawatannya ya.

 

e. Berpeluang Untuk Dikembangkan Menjadi Bisnis Besar

 

Bukan tidak mungkin bisnis tenak ayam rumahan dapat berkembang hingga skala besar. Hal ini dapat diwujudkan jika peternak menerapkan prosedur yang baik mulai dari pemeliharaan hingga pemasaran.

 

2. Syarat Memulai Usaha Ayam Petelur Rumahan

 

a. Syarat Lokasi

 

 

kandang ayam petelur

1. Lokasi Mudah Dijangkau Dan Menetap

 

Lokasi haruslah mudah dijangkau baik oleh konsumen atau stakeholder, serta dekat dengan sentra pemasaran demi menghemat biaya transportasi. Hal ini berdampak pada efisiensi biaya sehingga biaya produksi menurun dan keuntungan meningkat.

Jika Anda membudidayakan ayam petelur disekitar tempat tinggal, tentu hal itu bisa menjadi poin lebih. Sebab, Anda bisa lebih mudah dalam melakukan perawatan dan penjagaan terhadap ternak Anda.

 

2. Aman

 

Kemanan tentu menjadi faktor yang perlu untuk diprioritaskan ketika ingin membudidayan ayam petelur. Pastikan lokasi sekitar rumah Anda tersebut aman dan terbebas dari pencurian ayam atau kerusuhan.

 

3. Penyiapan Sarana dan Peralatan

 

A. Kandang

 

kandang ayam petelur

 

 

Persiapan Kandang adalah salah satu faktor pendukung suksesnya ternak ayam petelur rumahan. Kandang ayam petelur saat ini telah banyak berinovasi yaitu bagaimana memanfaatkan lokasi yang minim agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal

 

a. Syarat Kandang:

 

Iklim kandang 32,2–35oC

 

Suhu kandang harus dimaintan sedemikian rupa sehingga ideal untuk ayam petelur. Boleh digunakan lampu penghangat jika memang suhu sekitar lebih rendah.

 

 

Kelembaban Berkisar Antara 60–70%

 

Kandang yang terlalu kering dapat menurunkan produktivitas ayam. Beruntung Indonesia memiliki iklim tropis yang memiliki kelembapan yang tinggi.

 

Penerangan Dan Atau Pemanasan Kandang

 

Pemanasan dilakukan jika udara sekitar lebih rendah dari suhu yang disarankan. Penggunaan lampu penghangat sebaiknya dilakukan pada malam hari karena suhu pada saat tersebut relative lebih rendah.

 

Tata Letak Kandang

 

Arah kandang sebaiknya menyerong dari timur ke barat untuk menekan pengumpulan panas didalam kandang. Dengan begitu kandang memperoleh sinar matahari secara langsung hanya pada saat pagi dan sore hari saja. Letak antara kandang yang satu dan kandang yang lain harus diatur sesuai dengan kelompok umur ayam yang dipelihara.

 

b. Sistem Kandang Koloni

 

 

Sistem kandang yang disarankan untuk usaha ayam rumahan adalah sistem kandang koloni. Hal ini dikarenakan kandang koloni berfungsi untuk menampung ayam dalam satu kelompok, sehingga lebih mudah dalam pengelolaannya.

Kandang koloni ini digunakan dirasa lebih ringkes, karena sejak  DOC hingga ayam dewasa, ayam tetap bersama dalam kandang.  Pemeliharaan ayam pada kandang jenis ini dimulai saat ayam mulai masuk kandang hingga akhir produksinya.

 

c. Jenis Kandang

 

Kandang Datar Dengan Lantai Litter

 

Kandang dengan lantai litter ini menggunakan litter (sekam padi) sebagai alasnya. Oleh karena itu, kandang litter ini tidak dapat digunakan pada kandang yang panggung. Tujuan dari penggunaan lantai litter (sekam padi) ini untuk menghindari penyakit yang bersumber dari kotoran yang ada di lantai.

Cara pengaplikasian litter ini adalah dengan ditabur ke tanah/semen alas hingga ketebalan 5-10 cm. Jenis lantai litter ini lebih disukai karena biaya pembuatannya lebih murah, kokoh,  serta mencegah gangguan serangan hama, utamanya tikus dan garangan.

 

 

kandang ayam petelur

 

 

Kandang Panggung

 

Sesuai namanya, kandang panggung atau kandang “Slat” ini memiliki jarak antara lantai kandang dengan tanah. Kandang jenis ini umumnya dibangun lebih tinggi, dengan jarak antara tanah dan lantai kandang sekitar 2 m.

Umumnya, bahan yang digunakan adalah berupa bilah bambu yang disusun sejajar dan rapat dengan jarak sekitar 2 cm. Kelebihan dari  kandang panggung ini adalah kemudahan dalam menjaga kesehatan ayam dan pengelolaannya.

 

B. Tempat Pakan

 

Tempat pakan umumnya dibuat dengan menggunakan pipa paralon yang dibelah. Ini bertujuan untuk meminimalisir biaya dan mempermudah dalam pemberian pakan kepada ternak, mengingat kandang koloni sangat direkomendasikan untuk usaha ternak ayam petelur skala rumahan.

 

 

ternak ayam petelur

 

 

C. Tempat Minum

 

Tempat minum untuk ayam petelur usaha rumahan umumnya menggunakan Nipple, agar lebih efisien dan optimal. Namun, Anda bisa menghemat biaya dengan menggunakan botol bekas air mineral yang dibelah dua.

 

D. Tempat Obat-Obatan Dan Suplemen

 

 

 

 

Obat-obatan dan Suplemen membutuhkan tempat khusus. Ini dikarenakan suplemen harus diberikan secara berkala setiap hari.

 

Meski begitu, Anda bisa lebih menghemat tempat dan perawatan dengan menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak. Produk Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak ini perlu diberikan secara berkala dengan dicampurkan langsung pada pakan/minum ternak.

 

Sangat disarankan untuk memberikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak, karena terbuat dari bahan-bahan organik yang mengandung bakteri baik (apatogen), dan bermanfaat untuk menjaga kesehatan ternak. Selain itu, pemberian Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak juga bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas telur, mencegah perkembangan bakteri merugikan, mengurangi jumlah kematian ternak, meningkatkan nafsu makan, dan masih banyak lagi.

 

E. Tempat Bertelur

 

 

Tempat bertelur dibuat untuk memudahkan memanen hasil dan agar telur tidak kotor. Tempat bertelur dapat berbentuk kotak dengan ukuran 30x35x45 cm. Kotak diletakkan di pojok kandang agar mudah dilakukan pengambilan telur dari luar.

 

 

Baca Juga : Cara Ternak Ayam Petelur Skala Besar Terbukti Menghasilkan

 

 

4. Penyiapan Bibit Day Old Chicken (DOC)

 

Untuk mendapatkan ternak ayam petelur yang memiliki produktivitas yang bagus dan sehat, kuncinya adalah pada penyiapan bibit DOC yang bagus. berikut ini syarat penyiapan DOC yang harus Anda perhatikan:

 

a.  DOC sehat dan tidak cacat fisiknya.

 

Ayam yang sehat dibuktikan dengan konversi ranmsum dan produksi telur yang tinggi serta tidak memiliki cacat fisik. Kesalahan pemilihan ayam yang tidak sehat dapat menjadi bencana besar karena penyakit yang dibawa ayam tersebut dapat menyebar ke seluruh kandang.

 

 

doc ayam petelur

 

 

b. DOC Berasal Dari Jenis Terbaik.

 

DOC dapat berasal dari berbagai jenis, baik itu jenis petelur ringan maupun petelur medium. Disarankan memilih strain yang memiliki produktivitas telur tertinggi seperti Hisex White dan Shaver S 228.

 

5. Pemeliharaan Ayam Petelur Rumahan

 

 

Pemeliharaan ayam petelur rumahan tetap membutuhkan sistem manajemen yang baik. Ini ditujukan agar produktivitas ayam petelur bisa berjalan baik.

 

 

a) Sanitasi dan Tindakan Preventif

 

Kebersihan lingkungan kandang dan areal peternakan menjadi usaha preventif paling penting dalam menjamin keberlanjutan usaha budidaya ayam petelur. Tindakan yang dapat dilakukan seperti pemberian vaksin, pembersihan kandang secara berkala hingga perawatan ternak.

 

 

sterilisasi ayam petelur

 

 

Sangat disarankan untuk memberikan tambahan Suplemen agar dapat mempertahankan produktivitas ayam, sekaligus mencegah penyakit pada ayam petelur. Suplemen yang disarankan adalah Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan.

 

Sebab, suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan terbuat dari bahan-bahan alami, seperti limbah organik, rumput laut, minyak hewani, algae dan bakteri spesialis. Bakteri spesialis yang terkandung didalamnya adalah Bacillus Brevis,  Bacillus Pumillus,  Bacillus Mycoides,  Pseudomonas Alcaligenes dan  Micrococcus Roseus.

 

Bahan-bahan yang terkandung didalam Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan bermanfaat untuk:

  1. Mencegah perkembangan bakteri merugikan (patogen) yang merugikan.
  2. Merangsang pembentukan kekebalan tubuh (imunitas) ternak, sehingga bisa terbebas dari penyakit.
  3. Mengurangi jumlah kematian pada ternak.
  4. Meningkatkan nilai nutrisi pakan, sekaligus meningkatkan nafsu makan ternak.
  5. Memicu pelepasan enzim pencernaan pada ternak ayam.
  6. Menambah kandungan mineral asam lemak esensial dan non esensial pada ternak.
  7. Mengandung hormon pertumbuhan alami untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ternak.
  8. Mengurangi bau kotoran pada ternak

 

b) Pemeliharaan Kandang

 

 

Pemeliharaan kandang juga merupakan salah satu cara memelihara ayam petelur yang tidak boleh dinomorduakan. Mulai dari pembersihan kandang secara rutin hingga penggantian alas kandang (litter) secara berkala adalah kegiatan rutin yang perlu dilakukan. Hindari kondisi kandang yang lembap karena dapat mengundang jamur untuk bersarang disana.

 

 

ternak ayam petelur

 

 

c) Pahami Masa Produktif Ayam Petelur

 

 

Umur ayam petelur dalam menghasilkan telur termasuk Panjang yaitu 1,5 – 2 tahun. Namun perlu pula dicatat umur setiap ayam yang ada di kandang karena semakin tua ayam tersebut akan semakin menurunkan produktivitasnya. Ada baiknya dilakuan pergantian indukan ayam petelur jika dirasa umur ayam petelur tersebut

 

Nah, itulah tips sukses untuk beternak ayam petelur. Jadi, Apakah sudah siap untuk beternak ayam petelur?

No Comments

Post a Comment

Comment
Name
Email
Website