cara ternak ayam petelur

Minim Resiko Kematian, Berikut Cara Ternak Ayam Petelur Cocok Untuk Pemula

Beberapa hal yang dikeluhkan dari ternak ayam petelur, salah satunya tingkat kematian yang tinggi

Peternak ayam petelur tentu harus mengetahui teknik perawatan yang tepat

Hal inilah yang nantinya akan mempengaruhi hasil produksi telur nantinya

Tidak cukup disitu saja, kualitas telur yang dihasilkan juga harus maksimal

Maka untuk dulur pemula maupun peternak ayam petelur yang sudah profesional

Perlu tau beberapa hal yang bisa meningkatkan harga jual telur nantinya

Hal inilah yang membuat Pak Faiz Dari Tegal Jawa Barat, bisa meminimalisir resiko kematian pada ayam petelur

Dulur bisa melihat video selengkapnya berikut ini:

3 Hal yang bisa memaksimalkan keuntungan peternak ayam petelur pada umumnya:

  • Meminimalisir biaya pakan
  • Memaksimalkan perawatan ayam
  • Meningkatkan harga jual telur ayam

Ketiga poin tersebut telah diterapkan oleh Mitra Kami Pak Faiz dari Tegal

Penasaran dengan metode ternak ayam petelur yang telah diterapkan? apa saja itu?

Berikut ini ulasan cara ternak ayam petelur secara tepat: 

Tahapan Memilih DOC Bibit Ayam Petelur

Menurut pengalaman Pak Faiz, Mitra Kami beliau merawat ayam petelur mulai dari DOC berumur 3 hari

pemilihan doc

Maka tahapan ini sangat diperlukan untuk melihat DOC ayam petelur yang memiliki kriteria yang tepat, salah satunya berikut ini: 

Konversi Ransum

Konversi ransum merupakan perbandingan antara ransum yang dihabiskan ayam dengan telur yang bisa dihasilkan oleh ayam. Konversi ransum bisa disebut dengan ransum per kilogram telur.

Ayam yang baik dapat makan sejumlah ransum serta dapat menghasilkan telur yang lebih banyak/lebih besar dari ransum yang telah dimakannya.

Bila konversi ini tidak sesuai (ayam makan terlalu banyak dan bertelur sedikit), maka hal ini tidak dapat memaksimalkan produktifitas telur ayam

Produksi Telur

Produksi telur harus menjadi perhatian utama pada budidaya ayam petelur. Bibit yang dipilih harus bibit yang dapat memproduksi telur banyak.

Produksi ini juga harus mempertimbangkan konversi ransum. Konversi ransum harus sesuai agar tidak merugikan pelaku usaha ternak ayam petelur.

Ciri-ciri Bibit Ayam Petelur Produktif

Salah satu pertimbangan dalam menyiapkan bibit yang bagus dan tepat untuk ternak ayam petelur berikut yang bisa dulur penuhi:

  • Berasal dari indukan ayam petelur yang bagus
  • Memiliki fisik yang sehat, bulunya tampak halus dan pertumbuhan normal
  • Perkembangan tubuh bagus dan tidak terlihat cacat pada tubuhnya
  • Ukuran berat yang sesuai minimal 35 cm serta memiliki nafsu makan yang bagus

Syarat pemilihan bibit ayam petelur yang tepat tersebut, akan berpengaruh dengan produktifitas hasil telur nantinya

Maka sangat penting bagi dulur untuk memaksimalkan kualitas ayam petelur yang akan dirawat sejak pertama kali memilih bibit ayam petelur

Prestasi Bibit Dilapangan/Dipeternakan

Setelah dulur melihat syarat pemilihan bibit ayam petelur yang sesuai, maka dulur perlu mengetahui prestasi bibit dilapangan/dipeternakan

Dapat dilihat berdasarkan kemampuan konversi ransum, produksi telur, dan kemampuan ayam untuk bertelur.

Contoh prestasi beberapa jenis bibit ayam petelur dapat dilihat pada data di bawah ini.

data jenis ayam petelur
Sumber data (Setyono, 2013)

Dari sumber data tabel diatas, dulur bisa memilih ayam petelur yang memiliki strain yang sesuai dan bagus pastinya

Selain itu yang perlu dulur perhatikan juga, pemilihan jenis ini juga berpengaruh terhadap strain untuk ayam petelur

Seperti apa itu? Dulur bisa menyimak ulasan berikut ini:

Jenis Ayam Petelur Untuk Budidaya

Dalam ternak ayam petelur ada dua jenis ayam ras petelur yang cocok dibudidayakan, untuk itu dulur perlu mengetahui ayam petelur uang tepat sesuai target marketnya

Target market yang sesuai akan meningkatkan harga jual, tentunya membutuhkan kualitas jenis ayam yang tidak hanya produktif namun kualitas telurnya nantinya perlu dipertimbangkan

jenis ayam petelur

Berikut penjelasan mengenai pemilihan ayam ras yang sesuai:

Ayam Ras Petelur Ringan

Beberapa hal yang perlu dulur pahami mengenai ayam ras petelur ringan yaitu:

  • Tipe ayam ras petelur ringan biasa disebut dengan ayam ras petelur putih yang menghasilkan warna cangkang telur putih.
  • Badannya ramping, kurus, mungil, kecil dan mata bersinar. Ayam ini berasal dari galur murni white leghorn.
  • Bulunya berwarna putih bersih dan berjengger merah. Ayam ini mampu menghasilkan telur lebih dari 260 telur per tahun.
  • Ayam galur ini cukup sulit dicari, tapi ayam petelur ringan komersial banyak dijual di Indonesia dengan berbagai nama. Setiap pembibit ayam petelur di Indonesia pasti memiliki dan menjual ayam petelur ringan (petelur putih) komersial ini.
  • Ayam jenis ini sangat sensitif terhadap cuaca panas dan suasana yang tidak kondusif (keributan). Sehingga jika kondisi lingkungannya tidak mendukung, produksinya akan menurun drastis.

Ayam Ras Petelur Medium

Untuk tipe ayam petelur medium ada beberapa hal yang perlu dipahami diantaranya:

  • Jenis ayam petelur medium memiliki berat badan yang lebih berat dibandingkan tipe ayam ras petelur ringan, namun juga lebih ringan dibandingkan ayam pedaging (broiler).
  • Oleh karena itu, ayam ini disebut sebagai ayam petelur medium.
  • Warna bulunya coklat dengan warna cangkang telur coklat.
  • Tipe ini yang banyak dibudidayakan karena jika telah afkir, dagingnya masih laku dijual sehingga sering disebut ayam dwiguna.

Setelah mengetahui jenis ras yang tepat, dulur bisa memilik jenis ayam petelur yang sesuai untuk ternak ayam petelur

Maka langkah selanjutnya yang perlu dulur ketahui, dengan menerapkan cara ternak ayam petelur yang tepat

Bagaimana agar perawatannya bisa maksimal? Akan diulas secara bertahap sesuai yang diterapkan mitra kami sebagai berikut: 

Persiapan Kandang Ayam Petelur

Kandang menjadi media yang penting diperhatikan sesuai kebutuhan ayam petelur, hal inilah yang perlu dulur pilih sesuai dengan umur ayam

Selain itu juga dengan kondisi ayam dan kondisi lingkungan, maka seperti apa rekomendasi kandang yang sesuai untuk ayam petelur?

Serta bagaimana persiapan yang tepat untuk kandang ayam petelur ?

Berikut penjelasan yang bisa dulur terapkan:

Kandang Anak Ayam Umur 0 hari – 6 minggu

Tahapan persiapan untuk kandang ayam yang sesuai, sebab DOC memerlukan kandang yang juga nyaman. Maka dulur bisa melakukan tahapannya berikut ini:

kandang doc ayam petelur
  1. Ukuran kandang untuk ayam pada umur 0-6 minggu adalah 1 m2 untuk 10-15 ekor anak ayam. Sebelum anak ayam dimasukkan kendang, maka kandang dan semua peralatan harus steril.
  2. Pen-sterilant ini dilakukan dengan membersihkan dan menyemprot kandang menggunakan desinfektan
  3. Persiapan kandang ini harus selesai dalam beberapa hari sebelum anak ayam dimasukkan kandang.
  4. Setelah kandang steril, maka anda perlu memastikan kondisi kandang ayam senyaman mungkin.
  5. Alas kandangnya bisa terbuat dari sekam padi setebal 10–15 cm. Ini berguna untuk memfilter udara dingin dan perlindungan saat cuaca ekstream atau saat malam hari.
  6. Sebagai penghangat, beri lampu 60 Watt atau disesuaikan dengan kondisi lingkungannya. Sebagai indikator suhu yang sesuai, dapat diperhatikan perilaku anak ayamnya.
  7. Apabila lampu tidak cukup memberikan panas, maka anak ayam akan mendekati sumber panas.
  8. Namun sebaliknya apabila suhu terlalu panas, anak ayam akan menjauhi sumber panas, sedangkan apabila lampu cukup memberikan panas, maka anak ayam akan tersebar merata di dalam kandang.
  9. Suhu kandang yang sesuai untuk anak ayam berkisar antara 30ºC-32ºC. Suhu ini harus stabil, agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan/stress pada anak ayam.
  10. Selain suhu, Ventilasi kandang merupakan hal yang sangat penting dalam menentukan tinggi rendahnya suhu di dalam kandang.
  11. Ventilasi ini harus dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca atau suhu lingkungan, oleh karena itu ventilasi harus memiliki penutupnya, agar dapat dibuka tutup dan disesuaikan.
  12. Selain kenyamanan, keamanan pada ternak ayam petelur juga harus sangat diperhatikan. Kandang harus aman dari gangguan kucing, tikus, atau binatang pemangsa lainnya. Begitu juga dengan atap dan dinding yang tidak boleh bolong/bocor.

Kandang Layer (masa bertelur)

Mempersiapkan kandang untuk umur yang siap bertelur, maka dulur perlu mempersiapkan beberapa hal seperti berikut ini:

kandang ayam petelur
  1. Kandang untuk ayam yang telah dewasa harus berbeda dengan kandang ayam untuk anak ayam. Ada beberapa pembeda dari keduanya, seperti temperature kandang, luasan kandang, konstruksi kandang, hingga peralatan kandang yang ada didalamnya.
  2. Temperatur kandang yang sesuai untuk ayam ras petelur dewasa adalah 32,2oC-35oC, dengan kelembaban berkisar antara 60-70%. Penerangan atau pemanasan kandang disesuaikan dengan kondisi lingkungan.
  3. Usahakan kondisi kandang mendapat cukup sinar matahari pagi dan tidak melawan arah mata angin, serta sirkulasi udara baik, jangan membuat kandang pada permukaan lahan yang berbukit
  4. Sebab menghalangi sirkulasi udara dan tidak sesuai dengan aliran air jika mendapat guyuran hujan.
  5. Begitu juga dengan konstruksi kandang pada ternak ayam petelur yang harus kuat, bersih dan tahan lama.
  6. Selanjutnya dalam ternak ayam petelur yang perlu diperhadikan adalah perlengkapan kandang yang harus disediakan selengkap mungkin seperti tempat pakan ayam petelur, tempat minum, tempat air, tempat obat-obatan,dan alat penerangan.

Peralatan Kandang Ayam Petelur

Setelah mempersiapkan kandang ayam petelur sesuai umurnya, dulur juga harus memenuhi peralatan kandang ayam petelur yang menunjang perawatannya

peralatan kandang ayam petelur

Hal ini untuk mengurangi tingkat stress pada ayam petelur, maka dengan memenuhi beberapa peralatan kandang tersebut untuk menjaga kenyamanan ayam agar tidak stress dan dapat berproduksi dengan baik

Peralatan kandang pada ternak ayam petelur diantaranya adalah:

Litter (alas lantai)

Litter/alas lantai harus kering. Ini bertujuan untuk mencegah kelembaban pada litter agar tidak mudah ditumbuhi jamur atau bakteri penyebab penyakit.

Tebal litter berkisar antara 10-15 cm. Bahan pembuatan litter terbuat dari campuran kulit padi/sekam dengan sedikit kapur dan pasir secukupnya.

Jika tidak ada sekam padi, maka bisa diganti dengan hasil serutan kayu berukuran 3-5 cm.

Tempat Bertelur

Tempat telur disediakan untuk mempermudah proses pengambilan telur dan agar kulit telur tidak kotor.

Tempat bertelur ini dapat berupa kotak berukuran 30 x 35 x 45 cm, untuk 4-5 ekor ayam.

Tempat pakan ayam petelur, minum dan tempat grit

Untuk peralatan yang satu ini dulur perlu menyesuaikan dengan umur ayamnya, berikut peralatan yang sesuai:

  • Pada anak ayam ditingkat awal memerlukan 2,5 cm ruang pakan. Sediakan tempat pakan sebanyak 2 buah dengan panjang 1,5 meter. Atau 6 buah dengan panjang 45 cm/100 ekor anak ayam selama 3 minggu pertama.
  • Setelah itu, sediakan tiga atau empat buah tempat pakan yang panjangnya 1,5 m untuk tiap 100 ekor ayam.
  • Material tempat pakan ayam petelur dapat terbuat dari papan, bambu, atau pipa peralon. Tempat air harus selalu berisi air bersih, segar, dan dingin.
  • Tempat pakan ayam petelur harus tetap terjaga kebersihannya dengan cara dicuci setiap hari menggunakan sabun. Selain kebersihan, volume air yang terdapat dalam wadahnya juga harus diperhatikan.
  • Usahakan ketinggian air selalu berada di pertengahan kedalaman atau sesuai dengan tingginya punggung ayam.

Suhu Kandang

Dalam budidaya ayam petelur, suhu kandang untuk masing-masing tahapan umur harus disesuaikan. Suhu kandang bagi anak ayam disarankan berkisar antara 30ºC-32ºC.

Suhu kandang harus sangat diperhatikan, karena berpengaruh pada pertumbuhan ayam. Anak ayam yang kepanasan/kedingin pertumbuhan awalnya akan lamban dan tidak akan berkembang menjadi petelur yang menguntungkan.

Oleh karena itu, suhu kandang harus selalu diperiksa dan dipastikan bahwa mereka tidak memperoleh suhu yang terlampau dingin atau terlampau panas.

Cara Memelihara Ayam Petelur

Pemeliharaan yang tepat menjadi hal penting untuk setiap peternak ayam petelur, inilah yang membuat Pak Faiz Mitra Kami.

Beliau melakukan perawatan secara tepat untuk manajemen kandangnya sampai pada kebutuhan nutrisinya

Hasilnya bisa dirasakan dengan tingkat serangan penyakit minim serta yang membuat senang produktifitas telur meningkat dari biasanya

cara memelihara ayam petelur

Penasaran dengan tahapan yang dilakukan oleh Mitra Kami?

Dulur bisa menyimak beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memelihara ayam petelur secara tepat:

Sanitasi dan Tindakan Preventif

Menjaga kebersihan lingkungan kandang dan areal peternakan (sanitasi) merupakan usaha pencegahan (preventif) yang paling utama dan efektif.

Usaha preventif ini hanya membutuhkan keuletan dan keterampilan pengelolanya. Tindakan preventif dapat dilakukan dengan memberikan vaksin, dan perawatan ternak.

Pemberian Pakan Ayam Petelur

Pemberian pakan ayam petelur terdiri atas 2 (dua) fase yaitu fase starter (umur 0-4 minggu) dan fase finisher (umur 4-6 minggu).

Kualitas dan kuantitas pakan ayam petelur fase starter adalah sebagai berikut:

Fase Starter

Kualitas/kandungan zat gizi pakan ayam petelur terdiri dari:

  • protein 22- 24%
  • lemak 2,5%
  • serat kasar 4%
  • Kalsium (Ca) 1%
  • Phospor (P) 0,7-0,9%
  • ME 2800-3500 Kcal

Kuantitas pakan terbagi/digolongkan menjadi 4 (empat) golongan yaitu:

  • minggu pertama (umur 1-7 hari) 17 gram/hari/ekor;
  • minggu kedua (umur 8-14 hari) 43 gram/hari/ekor;
  • minggu ke-3 (umur 15-21 hari) 66 gram/hari/ekor;
  • minggu ke-4 (umur 22-29 hari) 91 gram/hari/ekor.

Jadi jumlah pakan ayam petelur yang dibutuhkan tiap ekor sampai pada umur 4 minggu sebesar 1.520 gram.

Fase Finisher

Kualitas dan kuantitas pakan ayam petelur fase finisher berbeda dengan fase starter. Kualitas atau kandungan zat gizi pakan pada fase finisher terdiri dari:

  • protein 18,1-21,2%
  • lemak 2,5%
  • serat kasar 4,5%
  • kalsium (Ca) 1%
  • Phospor (P) 0,7-0,9%
  • energi (ME) 2900-3400 Kcal.

Kwantitas pakan ayam petelur terbagi/digolongkan dalam empat golongan umur yaitu:

  • minggu ke-5 (umur 30-36 hari) 111 gram/hari/ekor;
  • minggu ke-6 (umut 37-43 hari) 129 gram/hari/ekor;
  • minggu ke-7 (umur 44-50 hari) 146 gram/hari/ekor;
  • minggu ke-8 (umur 51-57 hari) 161 gram/hari/ekor.

 Jadi total jumlah pakan ayam petelur per ekor pada umur 30-57 hari adalah 3.829 gram.

Pemberian Minum

Pemberian minum pada ternak ayam petelur harus disesuaikan dangan umur ayam. Pemberian minum dikelompokkan dalam 2 (dua) fase yaitu:

Fase starter (umur 1-29 hari)

Dalam fase starter ternak ayam petelur, kebutuhan air minum terbagi lagi pada masing-masing minggu, yaitu:

  • Minggu ke-1 (1-7 hari) 1,8 lliter/hari/100 ekor;
  • Minggu ke-2 (8-14 hari) 3,1 liter/hari/100 ekor;
  • Minggu ke-3 (15-21 hari) 4,5 liter/hari/100 ekor dan
  • Minggu ke-4 (22-29 hari) 7,7 liter/hari/100 ekor.

 Jadi jumlah air minum yang dibutuhkan sampai umur 4 minggu adalah sebanyak 122,6 liter/100 ekor.

Pemberian air minum pada hari pertama hendaknya diberi tambahan gula dan obat anti stress kedalam air minumnya. Banyaknya gula yang diberikan adalah 50 gram/liter air.

Fase finisher (umur 30-57 hari)

Fase Finisher dikelompokan dalam masing-masing minggu, yaitu:

  • Minggu ke-5 (30-36 hari) 9,5 lliter/hari/100 ekor;
  • Minggu ke-6 (37-43 hari) 10,9 liter/hari/100 ekor;
  • Minggu ke-7 (44-50 hari) 12,7 liter/hari/100 ekor dan
  • Minggu ke-8 (51-57 hari) 14,1 liter/hari/100 ekor.

Jadi total air minum pada minggu ke-5 hingga ke-8 sebanyak 333,4 liter/100 ekor.

Pemberian Vaksinasi

Kesehatan ayam menjadi hal utama yang perlu dulur perhatikan, sebagai pelaku ternak ayam petelur juga harus memperhatikan vaksinasi.

Pemberian vaksinasi dan obat vaksinasi dibutuhkan untuk mencegah dan upaya pengendalian penyakit yang berasal dari virus.

Vaksinasi bekerja dengan menciptakan kekebalan tubuh pada ternak ayam petelur.

Pemberian vaksinasi secara teratur sangat penting untuk mencegah penyakit. Sedangkan penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan jamur dapat dicegah dan diobati dengan suplemen organik cair.

Vaksin Dibagi Menjadi 2 Macam, Yaitu:

  • Vaksin aktif adalah vaksin mengandung virus hidup. Kekebalan yang ditimbulkan lebih lama daripada dengan vaksin inaktif/pasif.
  • Vaksin inaktif, adalah vaksin yang mengandung virus yang telah dilemahkan/dimatikan tanpa merubah struktur antigenic, hingga mampu membentuk zat kebal. Kekebalan yang ditimbulkan lebih pendek, keuntungannya disuntikan pada ayam yang diduga sakit.

Tambahan Suplemen Untuk Menunjang Produksi Telur

Salah satu kendala yang banyak dirasakan oleh peternak ayam petelur umumnya memang penyerapan nutrisi yang kurang maksimal

Akibatnya kebutuhan pakan yang banyak namun produktifitas ayam petelur tidak meningkat, belum lagi jika ayam petelur mengalami masalah pencernaan atau kekebalan tubuh

Maka dapat dipastikan mudah terserang penyakit, jika dibiarkan ayam petelur bisa mati dan menyebabkan kerugian

Ayam Milik Mitra GDM Terlihat Sehat
Ayam Milik Mitra GDM Terlihat Sehat

Maka dari itu, Pak Faiz Mitra Kami sudah mengatasi hal tersebut dengan menambahkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak.

Salah satu alasan Mitra Kami menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak yaitu:

  • Manfaat dari antibiotic tyrocidine sekaligus vitamin yang dibutuhkan oleh ternak ayam petelur. Sebab bakteri premium Bacillus brevis yang bermanfaat untuk menambah kekebalan tubuh ternak dari serangan penyakit.
  • Dapat meningkatkan produksi telur dan memperpanjang usia produktif ayam petelur.
  • Hasil yang terlihat cangkang/kulit telurnya lebih tebal sehingga sangat aman jika telur-telur tersebut dikirim dengan jarak jauh

Berikut ini adalah dosis yang bisa dulur terapkan untuk meningkatkan produktifitas ayam petelur:

Dosis Penggunaan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak

Dosis pengaplikasian Suplemen Organik Cair GDM pada ternak ayam petelur adalah 0,3 ml per ekor.

Jika dikalkulasikan, maka anda hanya perlu menghitung berdasarkan berapa banyak ternak ayam petelur yang Anda miliki.

Dosis tersebut dapat dicampurkan dengan pemberian air minum/pakan ayam petelur setiap harinya.

suplemen organik cair gdm spesialis ternak 5ltr

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dulur bisa menggunakan Suplemen Organik Cair GDM setiap hari.

Dulur-dulur tidak perlu khawatir, penggunaan Suplemen Organik Cair GDM setiap hari tidak akan menimbulkan dampak negative pada usaha ternak ayam petelur, karena produk ini adalah 100% organik.

Panen dan Pasca Panen Ayam Petelur

Produksi ayam petelur bisa dimulai sejak umur 5 bulan dan dapat terus menghasilkan telur sampai umurnya mencapai 1,5-2 tahun.

Namun, umumnya produksi telur terbaik ada pada tahun-tahun awal ayam mulai bertelur.

Maka jika dulur melakukan perawatan atau pemeliharaan ayam petelur secara tepat salah satunya dengan menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan, maka hasil telur akan lebih baik dan meningkatkan harga jual nantinya

Sebab didalamnya terdapat bakteri premium Bacillus pumillus yang dapat meningkatkan kualitas produksi telur ayam

Hasil Panen Telur Mitra GDM
Hasil Panen Telur Mitra GDM

Dalam usaha ternak ayam petelur, pemanenan utamanya adalah telur. Namun, jika anda memilih budidaya ayam petelur jenis Medium

Maka dulur akan mendapatkan hasil tambahan berupa daging dari ayam yang telah tua (afkhir).

Sebaiknya telur dipanen 3 kali dalam sehari. Hal ini bertujuan agar kerusakan isi telur yang disebabkan oleh virus ataupun keretakan akibat terdesak ayamnya dapat terhindar/terkurangi

Untuk memudahkan dulur dalam memaksimalkan perlakuan terhadap ayam petelur, berikut tahapannya:

  1. Pengambilan pertama pada pagi hari antara pukul 09.00-10.00
  2. pengambilan kedua pukul 13.00-14.00, dan pengambilan ketiga (terakhir) sambil mengecek seluruh kandang dilakukan pada pukul 15.00-16.00.
  3. Pengumpulan telur dilakukan dengan mengambil telur dikandang, kemudian letakkan di atas egg tray (nampan telur).
  4. Setelah semua telur terkumpul, maka petugas sortir akan mensortir telur berdasarkan kondisi telur. Telur harus dipisahkan antara telur yang normal dan abnormal atau retak.
  5. Telur yang normal berbentuk oval, bersih dan kulitnya mulus. Beratnya sekitar 57,6 gram dengan volume sebesar sekitar 63 cc.

Salah satu cara ternak ayam petelur yang terbukti hasilnya memang memberikan peningkatan produktifitas hasil telurnya

Selain itu yang dirasakan Mitra kami Pak Faiz di Tegal yaitu meminimalisir angka kematian sebab daya tubuh ayam petelur lebih sehat

Penggunaan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan tidak hanya memaksimalkan penyerapan nutrisi pada pakan sehingga pencernaan ayam petelur lebih baik

probiotik ayam petelur

Namun hasil telur dan daging ayam petelur nantinya lebih sehat, sebab probiotik ayam yang digunakan 100% Organik dan tentunya lebih menjamin kualitas telur nantinya

Bagaimana sudah menentukan pilihan tepat untuk memaksimalkan produksi telur dulur?

Dengan perawatan dan manajemen pemeliharaan yang tepat, hasil ternak ayam petelur akan membuat hasil untuk dulur para pemula

Jika dulur memiliki kendala mengenai ternak ayam petelur, atau ingin mengetahui produk Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan

Silakan kita diskusikan dengan menghubungi tim teknis kami melalui tombol dibawah ini:

Silakan kita diskusikan dengan menghubungi tim teknis kami melalui tombol dibawah ini:

7 Comments

Join the discussion and tell us your opinion.

Serambi Tanireply
Mei 28, 2018 at 23:12

artikel panduan ternak ayam yang sangat mendetail sekali, ini sangat berguna bagi saudara-saudara kita yang ingin terjun kedalam bisnis ternak ayam

Ade rahmatreply
November 27, 2018 at 17:28

Semoga mas slalu mendapatkan pahala jariyah. Ilmunya sangat membantu sebagai referensi dalam memulai suatu usaha ayam petelur.

GDM Inforeply
November 28, 2018 at 08:36
– In reply to: Ade rahmat

Amiin. Jika mas Ade ada kendala dalam usaha ternak ayam petelur , jangan ragu untuk di diskusikan bareng dengan kami ya mas Ade

leathercastlereply
Februari 2, 2020 at 07:18

terima kasih informasinya sangat bermanfaat

GDM Inforeply
Februari 14, 2020 at 15:43
– In reply to: leathercastle

Sama sama pak, jika ada kendala jangan ragu untuk diskusi bareng

fitrireply
Mei 3, 2020 at 14:56

Terima kasih banyak atas infonya yang sangat lengkap 😀

GDM Inforeply
Juni 11, 2020 at 11:01
– In reply to: fitri

Sama-sama kak fitri

Leave a reply