Beranda » Pertanian » Semai Cabe : Cepat dan Anti Penyakit Tular Benih

Semai Cabe : Cepat dan Anti Penyakit Tular Benih

T Diposting oleh pada 20 May 2017
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 298 kali

budidaya tanaman cabeBudidaya tanaman hortikultura umumnya selalu diawali dengan persemaian benih atau pembibitan, tidak terkecuali budidaya tanaman cabe. Semai cabe yang baik merupakan awal keberhasilan budidaya cabe.

Adapun lokasi persemaian harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  • Tempat harus bersih dan aman dari hama, penyakit dan gulma pengganggu.
  • Harus tersedia/dekat dengan sumber air.
  • Mudah dalam pengawasan.

Baca Juga : Cara Membuat Tanaman Cabe Anti Layu dan Berbuah Super Lebat

Ada Beberapa Tehnik Persemaian Yang Umum Dilakukan Oleh Petani. Salah Satu Contoh Tehnik Persemaian Cabe Adalah System Steril Pro/Pengecambahan :

semai cabe

  1. Langkah pertama adalah siapkan benih cabe. Pilih benih unggul yang tahan penyakit dengan daya kecambah minimal 90%, biasanya sudah tertera dalam kemasan (sachet) dari pabrikan produsen benih. 1 bungkus/sachet berisi ± 1400 biji.
  2. Rendam benih. Benih pabrikan dalam sachet biasanya sudah mengalami seed treatment atau diberi fungisida. Apabila ingin bertanam organik maka fungisida ini juga harus dibersihkan dahulu dan rendam dalam air hangat ± 50°C selama 2 jam, kemudian rendam dalam larutan Pupuk Organik Cair GDM 10% selama 1 jam untuk merangsang pertumbuhan dan mencegah penyakit tular benih.
  3. Tiriskan benih 3 – 5 menit.
  4. Pemeraman benih. Letakkan/sebar merata bibit yang telah ditiriskan pada kain bersih yang telah dicelupkan dalam larutan Pupuk Organik Cair GDM 10%. Lipat kain secara perlahan dan simpan dalam wadah khusus (nampan/baskom) selama 3 – 4 hari.
  5. Pindahkan ke polybag pembibitan. Pada hari ke 4 biasanya benih sudah mulai berkecambah. Siapkan polybag kecil atau tray pembibitan yang berisi campuran tanah : pupuk kandang (2:1). Buat lubang tanam pembibitan sedalam 0,5 cm. 1 pot 1 lubang tanam untuk 1 kecambah. Tanam kecambah cabe 1 lubang untuk 1 tanaman/kecambah, tutup lubang tadi dengan tanah halus atau abu sekam.
  6. Penyiraman di pembibitan. Lakukan penyiraman 2 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
  7. Lakukan pemupukan dengan POC GDM pada umur 7 dan 14 hari setelah tumbuh.
  8. Bibit siap tanam. Umur 20 hari setelah semai (tinggi tanaman 15 – 21 cm) bibit cabe siap ditanam di lahan.

Cara persemaian Steril Pro ini lebih cepat dan pertumbuhan bibit lebih seragam dibanding cara-cara konvensional.

Referensi :

  • Annonymous, 2015. Good Agriculture Practices, Budidaya Cabai Yang Baik Dan Benar, Food and Agriculture Organization of The United Nation – Departemen Pertanian, Jakarta.
  • Annonymous, 2017. Tipspetanicabe.blogspot.co.id
  • Priyono W, 2017. Panduan Lengkap Budidaya Cabe Merah, Guru Ilmuan.blogspot.co.id.
  • Sumarni N, Muharam A, 2005. Budidaya Tanaman Cabai Merah, Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Departemen Pertanian, Jakarta.

Belum ada Komentar untuk Semai Cabe : Cepat dan Anti Penyakit Tular Benih

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Semai Cabe : Cepat dan Anti Penyakit Tular Benih

mulsa plastik

Pemasangan Mulsa Plastik yang Baik dan Benar

T 30 May 2017 F A gdmok

Perawatan tanaman cabe merupakan langkah terbaik yang harus dilakukan untuk menghasilkan tanaman yang produktif dan kontinyu. Hal ini dilakukan mulai dari sebelum tanam sampai setelah tanam. Perawatan sebelum tanam meliputi perlakuan benih, pengolahan tanah dan pemasangan mulsa plastik. Sedangkan perawatan... Selengkapnya

tanaman cabe

Cara Penyiraman Tanaman Cabe Dengan Baik

T 26 September 2017 F A gdmok

Persiapan tanam, pengolahan tanah, persemaian dan tanam cabe yang sudah baik akan menjadi tidak ada artinya tanpa dibarengi dengan perawatan tanaman yang baik. Perawatan tanaman yang baik sangat menentukan keberhasilan usaha budidaya cabe. Perawatan tanaman cabe dimulai sesaat setelah tanam... Selengkapnya

semai padi

Cara Sukses Persemaian Padi

T 20 May 2017 F A gdmok

Untuk memperoleh bibit padi dapat dilakukan dengan cara persemaian basah. Persemaian basah adalah persemaian yang dilakukan pada lahan sawah di luar areal yang akan dipanen. Persemaian disiapkan 25-30 hari sebelum musim hujan (MT I/ sistem culik), sedangkan persiapan persemaian untuk... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai GDM