Dian Istana G11 No.09

Kota Surabaya - Indonesia

Hubungi Kami

+62 85103332222

Hubungi Kami

info@gdmorganic.com

Panduan Lengkap Cara Menanam Jagung Dari Benih Hingga Panen

cara menanam jagung

Panduan Lengkap Cara Menanam Jagung Dari Benih Hingga Panen

  • Editor Rating
  • Rated 5 stars
  • 100%

  • Reviewed by:
  • Published on:
  • Last modified: April 12, 2018

Cara Menanam Jagung – Tanaman jagung merupakan salah satu jenis tanaman pangan dari keluarga rumput-rumputan yang digolongkan dalam tanaman biji-bijian.

 

Jagung dikenal luas oleh masyarakat Indonesia karena tanaman jenis zea ini bisa dijadikan bahan makanan pokok pengganti nasi dan berbagai macam makanan olahan. Selain itu bagian dari tanaman jagung juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak seperti daun, batang, klobot dan janggelnya.

 

Di Indonesia, jagung yang banyak dibudidayakan adalah jenis jagung hibrida berkualitas unggul.

 

Jagung hibrida mampu menghasilkan biji jagung lebih banyak dan dapat diterima pasar.  Jagung hibrida merupakan jenis jagung keturunan langsung (F1) hasil dari persilangan 2 galur atau lebih yang sifat-sifat individunya Heterozygot dan Homogen serta memiliki sifat-sifat unggul dari masing-masing varietasnya.

 

Cara Menanam Jagung Mulai Dari Benih Hingga Panen.

tanaman jagung

Dengan mengetahui cara menanam jagung yang benar, diharapkan dulur-dulur tani dapat menikmati hasil panen yang maksimal.

Apabila cara menanam jagung yang Anda pakai selama ini masih belum mendapatkan hasil yang maksimal, tentunya silahkan untuk mencoba inovasi berikut agar tanam jagung bisa menghasilkan panen yang menggunung.

 

Bukan hanya manusianya saja yang bekerja, tetapi keberhasilan budidaya jagung juga ditentukan oleh keberadaan mikroba didalam tanahnya. Untuk lebih jelasnya berikut uraian teknik budidaya tanaman jagung yang baik dan benar agar menghasilkan produksi jagung yang tinggi.

 

Pemilihan Benih Jagung

Pilihlah benih jagung hibrida yang telah bersertifikat. Pada setiap provinsi di Indonesia telah tersedia benih jagung jenis unggul ini. Biasanya benih jagung telah diberi perlakuan seed treatment, yaitu dengan melapisi fungisida pada benih yang berfungsi agar tanaman terlindung dari berbagai serangan penyakit dan mempermudah syarat tumbuh tanaman jagung.

 

Syarat Tumbuh Tanaman Jagung

syarat tumbuh tanaman jagung

Iklim merupakan syarat tumbuh tanaman jagung.

Pada umumnya tanaman jagung dapat tumbuh di berbagai kondisi lingkungan. Namun untuk hasil yang maksimum, ada beberapa syarat tumbuh tanaman jagung. Berikut adalah syarat tumbuh tanaman jagung:

Iklim

  • Beriklim subtropis atau tropis dan didaerah terletak antara 0-500 LU hingga 0-400 LS.
  • Curah hujan ideal adalah 85-200 mm/bulan dan harus merata.
  • Suhu optimimum yang baik adalah 21-34 C
  • Intensitas cahaya matahari langsung, minimal 8 jam per hari
  • Tanaman jagung tidak ternaungi, agar pertumbuhan tidak terhambat atau merusak biji bahkan tidak membentuk buah.

 

Media Tanah

  • Memiliki tekstur tanah yang gembur (lakukan proses pembajakan agar tekstur tanah gembur).
  • Mengandung cukup kandungan unsur hara.
  • pH tanah 5,5-7,5 (apabila pH tanah asam atau < 5,5 sebaiknya taburkan dolomit/kapur pertanian).
  • Jenis tanah yang dapat ditoleran ditanami jagung adalah andosol, latosol dengan syarat pH harus memadai untuk ditanami.
  • Memiliki ketersediaan air yang cukup.
  • Kemiringan tanah kurang dari 8%.

 

Ketinggian

  • Memiliki Ketinggian antara 1000-1800 m dpl dengan ketinggian optimum antara 50-600 m dpl (diatas permukaan laut).

 

Iklim, media tanah, dan ketinggian merupakan 3 syarat tumbuh tanaman jagung

 

Waktu dan Cara Menanam Jagung Yang Benar

Pada kondisi musim yang normal, waktu yang tepat saat menanam jagung adalah dibulan Mei-Juli. Karena pada saat itu intensitas curah hujan telah berkurang bahkan telah selesai, sehingga pada bulan-bulan tersebut sangat cocok untuk melakukan budidaya jagung.  

 

Taburi lahan dengan pupuk kandang/kompos/bokashi sebanyak 10-20 ton per hektar. Kemudian semprot dengan GDM Black Bos sebanyak 5 kg per ha. Hal ini bertujuan untuk mempercepat proses remediasi tanah dari residu pupuk kimia, pestisida kimia dan sisa-sisa bahan organik (jerami, daun-daunan, dll) agar tanah menjadi gembur dan subur.

 

Bakteri (mikroba) yang terkandung dalam Black Bos mampu menghasilkan enzim dan antibiotik yang berfungsi untuk menekan perkembangan penyakit tular tanah (busuk akar, busuk batang, bulai, dll).

 

Setelah itu lakukan proses olah tanah saat 5 hari sebelum tanam, dengan cara dibajak/traktor dengan kedalaman 20-30 cm, yang bertujuan untuk membalik dan membuat struktur tanah agar menjadi gembur, menambah oksigen dalam tanah, memudahkan perakaran tanaman masuk ke dalam tanah dan menyerap unsur hara serta memperbaiki aerasi tanah.

 

Jarak Tanam Jagung

Pada kondisi tanah yang berjenis tanah becek, sebaiknya dibuatkan bedengan/guludhan agar benih tidak tergenang air dan tidak busuk. Sehingga benih akan tumbuh cepat dan maksimal.

 

Lebar bedengan adalah 100 cm  dan jarak antar bedengan adalah 50 cm. Sedangkan jarak didalam barisnya adalah 20-25 cm, sehingga jarak tanam jagung, baik menggunakan bedengan ataupun yang tidak mengunakan bedengan adalah 75cm x 25cm atau 75cm x 20cm.

 

Setelah itu buatlah lubang tanam dengan cara tugal sedalam 5-10 cm kemudian masukkan benih jagung dan tutup dengan bokashi. Setelah itu, semprot dengan POC GDM pada bekas lubang tanam. Ini berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan tanaman dan melindungi tanaman dari serangan penyakit.

 

Pemupukan Tanaman Jagung

cara meningkatkan hasil panen

Bukti pupuk organik cair GDM spesialis tanaman pangan sayur pada tanaman jagung.

Setelah tanaman jagung tumbuh ,lakukan penyemprotan dengan pupuk organik cair GDM spesialis tanaman pangan sayur setiap 10 hari sekali dengan dosis 2 gelas air mineral pada tanaman dan daerah perakaran untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman. Sedangkan pupuk kimia diberikan pada saat tanaman jagung berumur 10, 21 dan 50 HST dengan memberikan 400 Kg pupuk NPK dan 200-300 pupuk kandungan Nitrogen.

 

Pemeliharaan Tanaman Jagung

Pemeliharaan tanaman jagung dapat dilakukan dalam berbagai tahap, yaitu:

1. Penjarangan dan Penyulaman

Proses ini dilakukan pada saat tanam ada dua atau lebih benih jagung yang tertanam, sehingga tumbuh dua atau lebih tanaman jagung. Oleh sebab itu, harus dilakukan penjarangan. Proses penyulaman tanaman jagung dilakukan apabila ada tanaman yang mati dengan mengantikan tanaman baru.

 

2. Penyiangan

Melakukan proses pembersihan tanaman yang pengganggu di sekitar tanaman jagung, seperti rumput, krokot, keladi dan tanaman pengganggu lainnya.

 

3. Pembumbunan

Pelaksanaannya dapat dilakukan secara bersamaan saat proses penyiangan dengan tujuan memperkuat akar tanaman serta membantu mempercepat pertumbuhan.

 

Panen Dan Pasca Panen

cara menanam jagung yang benar

Tanaman jagung siap panen terlihat dari daun klobotnya yang mulai mengering dan bewarna kecoklatan. Umumnya tanaman jagung bisa dipanen sekitar 100 HST.

 

Ciri-Ciri Tanaman Jagung Siap Panen :

  1. Tanaman jagung dapat di panen saat kondisi masak fisiologis berumur 100-110 HST pada dataran rendah dan tergantung dari jenis varietasnya.
  2. Kulit klobotnya telah berwarna coklat.
  3. Rambut jagung pada tongkol telah kering dan berwarna hitam.
  4. Jumlah populasi untuk klobot kering mencapai 90%.
  5. Tekstur keras pada biji jagung dengan ditandai apabila ditekan kuku tidak hancur/keras.
  6. Terdapat titik hitam (black layer) pada bagian ujung biji jagung.

 

Jika tanaman jagung anda sudah menunjukkan ciri-ciri siap panen, maka segera lakukan pemanenan. Lakukan pemanenan dan perlakuan pasca penen dengan baik, agar hasil panen Anda terbebas dari serangan cendawan dan kerusakan hasil pasca panen.

 

Pasca Panen Jagung

Setelah panen, jagung harus dikeringkan terlebih dahulu. Cara mengeringkan jagung yang paling umum yaitu dengan menjemurnya di ladang atau diatas terpal.

 

Kerusakan pada jagung masih bisa saja terjadi saat proses pengeringan, terutama saat panen jagung dilakukan pada musim hujan. Jagung yang dalam keadaan basah sangat rentan dengan serangan jamur atau cendawan.

 

Serangan jamur atau cendawan bisa merusak hasil panen jagung hingga lebih dari 50%.

 

Jika Anda belum mengetahui cara mengatasi serangan jamur pada tanaman jagung, silakan cek “Cegah Penyakit Bulai Pada Jagung

 

Demikianlah cara menanam jagung yang benar dari benih hingga panen, jika dalam ada kendala atau hal kurang jelas dalam budidaya jagung, silakan ditanyakan melalui kolom komentar di bawah. Tim Service kami akan menanggapi segala pertanyaan Anda dengan baik dan cepat.

No Comments

Ada pertanyaan atau komentar?