Dian Istana G11 No.09

Kota Surabaya - Indonesia

Hubungi Kami

+62 85103332222

Hubungi Kami

info@gdmorganic.com

Rahasia Memperbanyak Anakan Padi

penggunaan pupuk organik gdm pada padi

Rahasia Memperbanyak Anakan Padi

  • Readers Rating
  • Rated 3 stars
    3 / 5 (2 )
  • Your Rating


Pada zaman dahulu saat menanam padi nenek moyang kita selalu menggunakan pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan ataupun sisa-sisa tanaman yang jatuh ke tanah yang kemudian terdekomposisi menjadi pupuk alami/pupuk kompos yang mengandung nutrisi untuk tanaman. Hal ini terjadi karena adanya bakteri apathogen (menguntungkan) di dalam tanah yang membantu mempercepat proses penguraian.

 

Sehingga apabila pada tanah kandungan nutrisi untuk tanaman tinggi maka pada tanaman padi jumlah anakan akan menjadi banyak dan hasil panen meningkat. Sesuai slogan “Banyak anak banyak rejeki” filosofi zaman nenek moyang ini juga sangat pas apabila diterapkan saat budidaya tanaman padi.

 

Karena semakin banyak anakan produktif pada tanaman padi maka diharapkan akan semakin banyak bulir malai yang terbentuk dan saat panen pastinya akan diperoleh peningkatan produksi yang sangat tinggi. Untuk itu salah satu kunci sukses keberhasilan budidaya padi adalah dengan memperbanyak jumlah anakan padi.

 

Nah bagaimana cara agar jumlah anakan pada tanaman padi menjadi banyak?

 

Berikut Tips Kunci Sukses Memperbanyak Anakan Padi :

Membuat Media Yang Disukai Tanaman Padi

Pada lahan sawah tempat penanaman padi buatlah lahan tersebut menjadi media yang paling disukai tanaman padi muda (bibit padi). Dengan tujuan saat pindah tanam bibit padi tersebut tidak stress dan bisa langsung berkembang.

 

Tanaman padi muda menyukai media yang tekstur tanahnya gembur dan bahan organiknya tinggi serta pada tanah tersebut bebas dari koloni jamur dan bakteri pathogen.

 

Untuk itu semprotkan POC GDM pada tanah sebelum tanam. Agar tekstur tanah menjadi gembur karena bakteri Micrococcus roseus berperan aktif menjadikan tanah keras menjadi gembur dan subur, serta tiga bakteri golongan Bacillus (yaitu : Bacillus brevis, Bacillus mycoides dan Bacillus pumilus) dalam GDM mampu mengeluarkan enzim dan antibiotic untuk menghilangkan koloni jamur dan bakteri pathogen dalam tanah.

 

Baca Juga : Cara Membuat Benih Padi Tumbuh Cepat, Sehat dan Seragam

 

produk pupuk organik cair gdm

Pupuk Organik Cair GDM : Meningkatkan Kualitas & Produktivitas Hasil Panen Anda

 

Penanaman Bibit Padi

Pada saat penanaman bibit padi, jangan tanam bibit yang sudah tua. Pilihlah bibit padi yang masih berusia muda yaitu antara 10-15 HSS (Hari Setelah Semai). Karena bibit padi muda dapat mengurangi stagnasi (berhenti tumbuh sementara) serta potensi untuk memproduksi anakan akan lebih banyak.

 

Berikan Unsur Hara dengan Kandungan Phosphor (P)

Berikan unsur hara yang mempunyai kandungan Phosphor (P) sedini mungkin (2 hari sebelum tanam). Unsur hara phospat dapat diperoleh dengan menggunakan pupuk anorganik. Sebenarnya pada tanah memiliki kandungan phospat yang tinggi, tapi unsur phospat yang terkandung di pupuk anorganik maupun tanah tidak dapat terserap langsung oleh tanaman karena terikat oleh tanah.

 

Maka dari itu diperlukan bakteri pengurai phospat seperti bakteri Klebsiella oxytoca yang terkandung dalam POC GDM. Bakteri Klebsiella oxytoca dapat mengurai phospat yang terikat oleh tanah untuk diolah dan diberikan sebagai nutrisi untuk tanaman. Bagi tanaman padi, unsur P membuat anakan padi memiliki akar yang sehat, lebat, kuat dan panjang.

 

Baca Juga : Tips Mengatasi Serangan Hama Wereng Pada Padi

 

Memberikan Unsure Nitrogen pada Fase Vegetative

Pemberian unsure Nitrogen pada fase vegetative sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Unsur Nitrogen juga berperan dalam membantu pembentukan anakan padi, oleh karena itu saat proses awal terjadinya pembentukan anakan padi Unsur N ini harus tersedia dan tidak boleh terlambat.

 

Unsur N dapat diperoleh dari bahan sintetis seperti Urea/ZA atau sebenarnya di udara sudah terkandungan unsure N yang tinggi yaitu berkisar 78%. Akan tetapi unsure N yang ada di udara tidak dapat langsung terserap oleh tanaman tanpa bantuan bakteri. Klebsiella oxytoca merupakan bakteri dalam POC GDM yang bekerja menambat unsure N dari udara untuk diolah dan disediakan sebagai nutrisi bagi tanaman.

 

Unsur N tersebut diperlukan tanaman sejak sedini mungkin dan maksimal 5 hari setelah tanam. Tanaman padi harus sudah mendapatkan asupan unsure hara N, karena apabila terlambat maka pertumbuhan anakan padi akan berkurang atau tidak terjadi pertumbuhan anakan.

 

Saat Tanam Bibit Padi Jangan Terlalu Dalam, Kedalaman Saat Penanaman Bibit Cukup 1-2cm.

Hal ini penting dilakukan untuk meningkatkan jumlah anakan produktif tanaman padi. Menanam bibit padi yang terlalu dalam akan membuat usaha pembentukan anakan padi pun akan semakin besar dan susah.

 

Oleh karenanya untuk meringankan usaha pembentukan anakan padi maka tanamlah bibit tidak terlalu dalam dari permukaan tanah. Karena apabila padi tersebut sudah diaplikasi GDM, bakteri Pseudomonas alcaligenes akan bekerja memaksimalkan pertumbuhan akar dan meningkatkan penyerapan unsure hara makro dan mikro untuk tanaman. Sehingga walaupun bibit ditanam tidak dalam, namun akar dapat masuk dalam ke tanah sehingga pertumbuhan padi akan lebih maksimal.

 

Baca Juga : Jurus Mencegah Bulir Padi Kosong

 

Terapkan system Intermitten untuk Pengairan Tanaman Padi

Pengairan yang harus dilakukan adalah dengan menerapkan system Intermitten (Pengairan berselang memerlukan pengaturan kapan lahan digenangi dan dikeringkan). Jaga pemberian air pada tanaman padi secara periodik diairi lalu dibiarkan sampai kering (tanahnya pecah rambut) lalu diairi lagi demikian seterusnya.

 

Jaga Jarak Tanam Padi

Jarak tanam jangan terlalu rapat, apalagi jika tanahnya subur. Walaupun anakan akan terbentuk banyak, tetapi jika jaraknya terlalu rapat biasanya anakan tersebut menjadi kurang produktif. Jadi sebisa mungkin gunakan sistem tanam jajar legowo.

 

Baca Juga : Cara Sukses Persemaian Padi

 

jajar legowo

Jajar legowo : menghasilkan jumlah populasi tanaman paling banyak.

 

Berikan Pupuk Organik Cair Saat Padi Berumur 10 HST

Berikan Pupuk organik cair GDM pada saat tanaman padi berumur 10 HST dan diulangi setiap 10 hari sekali. Karena bakteri yang terkandung dalam POC GDM dapat menghasilkan hormon tanaman/phytohormone (ZPT), terutama yang mengandung sitokinin dan giberelin. Untuk itu tanaman padi yang diaplikasi GDM terlihat jumlah anakan lebih banyak, akar lebih panjang dan lebat, serta pertumbuhan lebih maksimal.

pupuk organik cair

Cara aplikasi pupuk organik cair GDM

Tambahkan Bahan Organik Pada Tanah

Semakin tinggi bahan organik tanah maka semakin cepat bakteri GDM akan berkembang biak karena bahan organik merupakan nutrisi bagi bakteri. Hal ini berhubungan erat dengan kondisi kesuburan tanah dan proses penyerapan unsur hara yang akan diberikan pada tanaman. Oleh karena itu jumlahnya sangat relatif tergantung kondisi tanah masing-masing petani.

 

Baca Juga : Cara Efektif Cegah Penyakit Bulai

 

Jadi untuk memperbanyak anakan produktif pada tanaman padi sangatlah mudah asalkan kita tahu caranya dan mau menerapkannya. Tanah yang subur, gembur dan kaya akan bahan nutrisi dan ragam bakteri akan membuat anakan padi tumbuh lebih banyak dan maksimal.

 


Salah satu bukti petani yang merasakan hasilnya ketika menggunakan pupuk organik cair GDM. Kini giliran anda untuk dapat meningkatkan hasil panen anda!

 

Selalu aplikasikan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Tanaman Pangan Sayur dengan keunggulan 7 bakterinya yang langsung bekerja untuk menggemburkan, menyuburkan, dan memberikan Hormon (ZPT) pada tanaman sehingga anakan padi lebih banyak, sehat dan ujung-ujungnya panen yang didapatkan akan meningkat.

 

Semakin banyak anakan produktif semakin banyak pula bulir malai isi padi didapatkan sehingga hasil panen meningkat dan pendapatan meningkat.

10 Comments
  • O.suhartono
    Balas
    Posted at 12:33 am, November 12, 2017

    Apresiasi saya sampaikan atas lhirnya poc Gdm, insya Alloh rekan petani disrluruh pnjuru ibu pertiwi nusantara tercinta dapat mengakses teknologi ini , hal ini untuk meningkatkan dn mensejahterakan rekan petani disuluruh penjuru negri,jua untuk menopang pmerintah guna keberhasilan program seasmbada pangan , namun klau boleh saya ssrankan lebih gigih lagi promosi dan sosialisasi , trims

  • mahmud
    Balas
    Posted at 5:38 am, November 28, 2017

    pupuk organiknya untuk wilayah luwu timur sudah ada gk?
    kalau ada, dmn kita bisa dapat?

  • Umbu Bolu
    Balas
    Posted at 8:25 pm, November 28, 2017

    slmt malam. dimanakah tempat membeli pupuk POC GDM?

  • andi
    Balas
    Posted at 9:02 pm, Desember 31, 2017

    kalau intuk kabupaten maros Sulawesi selatan apa nama toko dan alamat penyalurnya
    makasi

  • Imam
    Balas
    Posted at 7:03 am, Januari 18, 2018

    Untuk daerah ponorogo di mana yaaa?

Ada pertanyaan atau komentar?