Beranda » Pertanian » Rahasia Memperbanyak Anakan Padi

Rahasia Memperbanyak Anakan Padi

T Diposting oleh pada 30 May 2017
F Kategori
b 6 komentar
@ Dilihat 2997 kali

Pada zaman dahulu saat menanam padi nenek moyang kita selalu menggunakan pupuk organik yang berasal dari kotoran hewan ataupun sisa-sisa tanaman yang jatuh ke tanah yang kemudian terdekomposisi menjadi pupuk alami/pupuk kompos yang mengandung nutrisi untuk tanaman. Hal ini terjadi karena adanya bakteri apathogen (menguntungkan) di dalam tanah yang membantu mempercepat proses penguraian.

Sehingga apabila pada tanah kandungan nutrisi untuk tanaman tinggi maka pada tanaman padi jumlah anakan akan menjadi banyak dan hasil panen meningkat. Sesuai slogan “Banyak anak banyak rejeki” filosofi zaman nenek moyang ini juga sangat pas apabila diterapkan saat budidaya tanaman padi. Karena semakin banyak anakan produktif pada tanaman padi maka diharapkan akan semakin banyak bulir malai yang terbentuk dan saat panen pastinya akan diperoleh peningkatan produksi yang sangat tinggi. Untuk itu salah satu kunci sukses keberhasilan budidaya padi adalah dengan memperbanyak jumlah anakan padi.

Nah bagaimana cara agar jumlah anakan pada tanaman padi menjadi banyak?

Berikut Tips Kunci Sukses Membuat Anakan Tanaman Padi Menjadi Banyak :

  • Pada lahan sawah tempat penanaman padi buatlah lahan tersebut menjadi media yang paling disukai tanaman padi muda (bibit padi) agar saat pindah tanam bibit padi tersebut tidak stress dan bisa langsung berkembang. Pada padi muda menyukai media yang tekstur tanahnya gembur dan bahan organiknya tinggi serta pada tanah tersebut bebas dari koloni jamur dan bakteri pathogen. Untuk itu semprotkan POC GDM pada tanah sebelum tanam agar tekstur tanah menjadi gembur karena bakteri Micrococcus roseus berperan aktif menjadikan tanah keras menjadi gembur dan subur serta tiga bakteri golongan Bacillus (yaitu : Bacillus brevis, Bacillus mycoides dan Bacillus pumilus) dalam GDM mampu mengeluarkan enzim dan antibiotic untuk menghilangkan koloni jamur dan bakteri pathogen dalam tanah.

Baca Juga : Cara Membuat Benih Padi Tumbuh Cepat, Sehat dan Seragam

produk pupuk organik cair gdm

Pupuk Organik Cair GDM : Meningkatkan Kualitas & Produktivitas Hasil Panen Anda

  • Pada saat penanaman bibit padi jangan tanam bibit yang sudah tua tapi pilihlah bibit padi yang masih berusia muda yaitu antara 10-15 HSS (Hari Setelah Semai), karena semakin muda umur bibit padi tersebut dapat mengurangi stagnasi (berhenti tumbuh sementara) serta potensi untuk memproduksi anakan akan lebih banyak.
  • Berikan unsur hara yang mempunyai kandungan Phosphor (P) sedini mungkin (2 hari sebelum tanam). Unsur hara phospat dapat diperoleh dengan menggunakan pupuk anorganik dengan kandungan Phospat atau sebenarnya pada tanah di hampir semua daerah memiliki kandungan phospat yang tinggi tapi unsur phospat yang terkandung di pupuk anorganik maupun tanah tersebut tidak dapat terserap langsung oleh tanaman karena terikat oleh tanah, untuk itu diperlukan bakteri pengurai phospat seperti bakteri Klebsiella oxytoca yang terkandung dalam POC GDM untuk mengurai phospat yang terikat oleh tanah untuk diolah dan diberikan sebagai nutrisi untuk tanaman. Bagi tanaman, unsur P membuat anakan padi memiliki akar yang sehat, lebat, kuat dan panjang.

    Baca Juga : Tips Mengatasi Serangan Hama Wereng Pada Padi

  • Pemberian unsure Nitrogen pada fase vegetative sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. Unsur Nitrogen juga berperan dalam membantu pembentukan anakan padi, oleh karena itu saat proses awal terjadinya pembentukan anakan Unsur N ini harus tersedia dan tidak boleh terlambat. Unsur N dapat diperoleh dari bahan sintetis seperti Urea/ZA atau sebenarnya di udara sudah terkandungan unsure N yang tinggi yaitu berkisar 78% tapi unsure N yang ada di udara tidak dapat langsung terserap oleh tanaman tanpa bantuan bakteri. Klebsiella oxytoca merupakan bakteri dalam POC GDM yang bekerja menambat unsure N dari udara untuk diolah dan disediakan sebagai nutrisi bagi tanaman. Unsur N tersebut diperlukan tanaman sejak sedini mungkin dan maksimal 5 hari setelah tanam, pada tanaman padi harus sudah mendapatkan asupan unsure hara N karena apabila terlambat maka pertumbuhan anakan padi akan berkurang atau tidak terjadi pertumbuhan anakan.
  • Saat tanam bibit padi jangan terlalu dalam, kedalaman saat penanaman bibit cukup 1-2 cm. Hal ini penting dilakukan untuk meningkatkan jumlah anakan produktif tanaman padi. Menanam bibit padi yang terlalu dalam akan membuat usaha pembentukan anakan padi pun akan semakin besar dan susah. Oleh karenanya untuk meringankan usaha pembentukan anakan padi maka tanamlah bibit tidak terlalu dalam dari permukaan tanah. Karena apabila padi tersebut sudah diaplikasi GDM bakteri Pseudomonas alcaligenes akan bekerja memaksimalkan pertumbuhan akar dan meningkatkan penyerapan unsure hara makro dan mikro untuk tanaman sehingga walaupun bibit ditanam tidak dalam tapi akar dapat masuk dalam ke tanah sehingga pertumbuhan padi akan lebih maksimal.

Baca Juga : Jurus Mencegah Bulir Padi Kosong

  • Pengairan yang harus dilakukan adalah dengan menerapkan system Intermitten (Pengairan berselang memerlukan pengaturan kapan lahan digenangi dan dikeringkan). Jaga pemberian air pada tanaman padi secara periodik diairi lalu dibiarkan sampai kering (tanahnya pecah rambut) lalu diairi lagi demikian seterusnya.
  • Jarak tanam jangan terlalu rapat, apalagi jika tanahnya subur. Walaupun anakan terbentuk banyak akan tetapi jika jaraknya terlalu rapat biasanya anakan tersebut menjadi kurang produktif. Kalau bisa gunakan sistem tanam jajar legowo.

Baca Juga : Cara Sukses Persemaian Padi

jajar legowo

Jajar legowo : menghasilkan jumlah populasi tanaman paling banyak.

  • Pemberian POC GDM pada saat tanaman padi berumur 10 HST dan diulangi setiap 10 hari sekali. Bakteri yang terkandung dalam GDM dapat menghasilkan hormon tanaman/phytohormone (ZPT) terutama yang mengandung sitokinin dan giberelin. Untuk itu tanaman padi yang diaplikasi GDM terlihat jumlah anakan lebih banyak, akar lebih panjang dan lebat, serta pertumbuhan lebih maksimal.
pupuk organik cair

Cara aplikasi pupuk organik cair GDM

  • Pemberian pupuk organik padat/granul sebagai penyubur dan penambah Bahan Organik (BO) pada tanah, semakin tinggi bahan organik tanah maka semakin cepat bakteri GDM akan berkembang biak karena BO merupakan nutrisi bagi bakteri. Hal ini berhubungan erat dengan kondisi kesuburan tanah dan proses penyerapan unsur hara yang akan diberikan pada tanaman. Oleh karena itu jumlahnya sangat relatif tergantung kondisi tanah masing-masing petani.

Jadi untuk memperbanyak anakan produktif pada tanaman padi sangatlah mudah asalkan kita tahu caranya dan mau menerapkannya. Tanah yang subur, gembur dan kaya akan bahan nutrisi dan ragam bakteri akan membuat anakan padi tumbuh lebih banyak dan maksimal.


Salah satu bukti petani yang merasakan hasilnya ketika menggunakan pupuk organik cair GDM, kini giliran anda untuk dapat meningkatkan hasil panen anda!

Selalu aplikasikan POC GDM dengan keunggulan 7 bakterinya yang langsung bekerja untuk menggemburkan, menyuburkan, dan memberikan Hormon (ZPT) pada tanaman sehingga anakan padi lebih banyak, sehat dan ujung-ujungnya panen yang didapatkan akan meningkat. Semakin banyak anakan produktif semakin banyak pula bulir malai isi padi didapatkan sehingga hasil panen meningkat dan pendapatan meningkat.

6 Komentar untuk Rahasia Memperbanyak Anakan Padi

  • O.suhartono says:

    Apresiasi saya sampaikan atas lhirnya poc Gdm, insya Alloh rekan petani disrluruh pnjuru ibu pertiwi nusantara tercinta dapat mengakses teknologi ini , hal ini untuk meningkatkan dn mensejahterakan rekan petani disuluruh penjuru negri,jua untuk menopang pmerintah guna keberhasilan program seasmbada pangan , namun klau boleh saya ssrankan lebih gigih lagi promosi dan sosialisasi , trims

    • gdmok says:

      Terima kasih pak.
      Iya pak, kami akan lebih gigih dalam promosi dan sosialiasi demi meningkatkan dan mensejahterakan rekan petani diseluruh penjuru negri

  • mahmud says:

    pupuk organiknya untuk wilayah luwu timur sudah ada gk?
    kalau ada, dmn kita bisa dapat?

    • gdmok says:

      Halo Bapak Mahmud, Bapak bisa hubungi cs kami melalui kontak dibawah ini ya pak:

      Hotline: 085103332222 / 081224002400
      SMS: 085103332222 / 081224002400
      BBM: D129C153
      Whatsapp: 085103332222 / 081224002400

  • Umbu Bolu says:

    slmt malam. dimanakah tempat membeli pupuk POC GDM?

    • gdmok says:

      Selamat Pagi,
      Bapak lokasinya dimana pak ?,
      Untuk pemesanan, bapak bisa menghubungi contact person yang ada di bawah ini pak :

      Hotline: 085103332222 / 081224002400
      SMS: 085103332222 / 081224002400
      BBM: D129C153
      Whatsapp: 085103332222 / 081224002400

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Rahasia Memperbanyak Anakan Padi

cara menanam terong

Cara Menanam Terong Hingga Panen Melimpah

T 22 November 2017 F A gdmok

Permintaan pasar akan terong belakangan ini semakin meningkat seiring mudahnya terong untuk dibuat beragam menu masakan maupun minuman, mulai dari dimasak untuk sayur terong, dibuat untuk lalapan, bahkan bisa juga dibuat untuk minuman jus. Sehingga membuat beberapa petani saat ini... Selengkapnya

cara meningkatkan benih padi

Membuat Benih Padi Tumbuh Cepat, Sehat, dan Seragam

T 20 May 2017 F A gdmok

Benih merupakan biji tanaman yang telah mengalami perlakuan sehingga dapat dijadikan sarana dalam memperbanyak tanaman. Pemilihan benih yang baik menentukan hasil produksi yang maksimal. Untuk itu harus cermat dalam pemilihan benih padi agar dapat memperoleh hasil panen yang tinggi. Pupuk Organik... Selengkapnya

cara mengelola lahan pertanian

Tanah Sehat Tanaman Kuat

T 20 May 2017 F A gdmok

Tanah (bahasa Yunani: pedon; bahasa Latin: solum) adalah bagian kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan organik (https://id.wikipedia.org/wiki/Tanah). Tapi saat ini mineral dan bahan organik dalam tanah banyak yang hilang atau jumlahnya semakin sedikit. Hal ini disebabkan eksploitasi tanah yang berlebihan dan pemakaian bahan kimia yang terus menerus... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai GDM