cara menanam semangka

Cara Menanam Semangka Yang Terbukti Meningkatkan Hasil Panen

Cara menanam semangka ini telah kami coba dan telah terbukti dapat meningkatkan hasil panen semangka. Teknik budidaya semangka ini telah diterapkan oleh mitra kami yang berada di Kab Indramayu, Jawa Barat.

 

Semangka mempunyai nama Latin Citrullus lanatus, masuk dalam suku Cucurbitaceae yang merupakan tanaman rambat yang cocok ditanam di daerah tropis dan subtropis. Buah semangka merupakan buah yang memiliki rasa yang segar, manis dan memiliki kandungan air cukup tinggi. Hal inilah yang membuat semangka sangat di gemari oleh seluruh masyarakat dan dapat dibeli dengan mudah di pasar tradisional, kios buah bahkan supermarket di Indonesia.

Jenis Semangka

 

Ada banyak jenis atau varietas semangka yang dapat dibudidayakan, namun ada 2 jenis yang memang sudah cukup lazim dibudidayakan atau ditanam.

salah satu yaitu jenis semangka lokal dan semangka hibrida, simak penjelasan lengkapnya berikut ini,

 

Semangka Lokal

 

Merupakan jenis semangka yang memiliki buah induk berasal dari Afrika, namun bibit yang dihasilkan memiliki perbedaan dan ciri khas dari buah indukannya.

Berikut ini ada 3 jenis buah semangka lokal antara lain,

 

a. Semangka Bojonegoro

 

Buah semangka bojonegoro memiliki ciri khas sebagai berikut,

– Memiliki kulit buah berwarna hijau gelap dan bergaris

– Memiliki banyak biji dalam daging buahnya

– Warna daging buah merah mudah dan memiliki ciri khas rasa yang enak

 

b. Semangka Hitam Pasuruan

 

Buah semangka hitam pasuruan memiliki ciri khas sebagai berikut,

– Memiliki warna merah muda pada daging buahnya

– Bentuk buah yang kecil dan memiliki ciri khas rasa yang kurang manis

– Karakteristik warna buah berwarna hitam mengkilat

 

c. Semangka Batu Sengkaling

 

Semangka lokal selanjutnya adalah semangka batu sengkaling memiliki ciri khas sebagai berikut,

– Memiliki rasa yang cukup enak, manis dan banyak diminati banyak orang

– Bentuk buah yang seperti bulat telur atau oval

– Warna daging buah seperti merah jambu

– Karakteristik kulit buah yang relatif tipis dan warna hijau yang terang serta bergaris hijau gelap.

 

Semangka Hibrida

 

Jenis semangka ini merupakan hasil dari persilangan buah induk dari hibrida dan beberapa varietas unggulan. Benih unggulan yang berasal dari luar negeri.

Memiliki karakteristik buah yang memiliki perbedaan dari benih induknya, ada dua golongan semangka hibrida yaitu,

 

a. Hibrida Triploid

 

Memiliki karakteristik sebagai semangka tanpa biji, hanya sedikit. Di Indonesia biji pada jenis semangka ini bisa ditanam kembali namun tetap adanya perlakuan isolasi dan hasil obat yang terpadu.

Beberapa jenis semangka hibrida ada yang berwarna merah dan berwarna kuning.

b. Hibrida Haploid

 

Memiliki karakteristik semangka biji yang bijinya dapat ditanam kembali. Buah yang dihasilkan dari benihnya memiliki ciri khas yang sama dengan buah indukannya.

Bagi dulur-dulur yang tertarik untuk menanam semangka, berikut akan kami berikan cara menanam semangka yang telah terbukti membuat hasil panen melimpah.

 

Syarat Tumbuh Tanaman Semangka

syarat tumbuh semangka
cara menanam semangka yang baik dengan memperhatikan syarat tumbuhnya

Cara menanam semangka yang pertama yaitu dengan mengikuti syarat tumbuh tanaman semangka. Dengan mengikuti syarat tumbuh tanaman semangka, dapat dipastikan tanaman semangka akan tumbuh dengan maksimal.

 

Berikut adalah syarat tumbuh tanaman semangka :

 

A. Jenis dan PH tanah

Jenis media tanah yang disenangi oleh tanaman semangka adalah tanah yang mengandung bahan organik dan unsur hara tinggi, gembur, bersih dari gulma. Serta tanaman semangka dapat terkena langsung sinar matahari tanpa ada tanaman tinggi yang menaungi.

 

Tanaman semangka dapat tumbuh maksimal pada pH normal yaitu 6-7. Oleh karena itu, sebaiknya dulur-dulur rutin untuk melakukan pengecekan pH tanah. Apabila pH tanah asam atau dibawah 6, maka sebaiknya segera melakukan penaburan dolomite atau kapur pertanian agar pH tanah kembali normal.

 

B. Ketinggian Lahan Tanam Semangka

Tanaman semangka akan tumbuh baik di dataran rendah ataupun dataran tinggi dengan kisaran antara 0 – 1000 meter di atas permukaan laut. Wilayah yang cocok untuk budidaya semangka adalah wilayah yang kering dan rendah dalam penguapan air.

 

C. Iklim atau Suhu

Tingkat kelembaban udara yang cocok untuk budidaya semangka adalah rendah dengan curah hujan 40-50 mm per bulan dan suhu sekitar 25°C saat siang hari.

 

D. Jarak tanam semangka

Menggunakan jarak tanam yang ideal akan membuat budidaya semangka menjadi optimal. Ada dua cara untuk menentukan jarak tanam semangka. Pertama, dengan cara tanam sistem tunggal yaitu menggunakan jarak tanam ideal sekitar 90-100 cm x 3 m. Kemudian yang kedua, yaitu dengan cara tanam sistem ganda yaitu menggunakan jarak tanam 90-100 cm x 6-7 m.

 

Dengan mengikuti syarat tumbuh tanaman semangka, maka dapat dipastikan bahwa budidaya semangka akan menjadi lebih optimal.

 

Persiapan Benih Semangka

 

benih semangka

Setelah melengkapi syarat tumbuh tanaman semangka, langkah berikutnya dalam budidaya semangka yaitu dengan memilih benih semangka yang baik. Dalam membeli benih semangka, pastikan benih tersebut merupakan benih unggul yang terdapat sertifikat.

 

Dulur-dulur bisa mendapatkan benih semangka yang berkualitas dari toko pertanian terdekat. Setelah mendapatkan benih semangka yang berkualitas, jangan dulu menanam benih semangka tersebut.

 

Lakukan proses perendaman benih semangka terlebih dahulu dengan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah-buahan sebanyak 30 ml dicampur dengan 1 liter air hangat dan direndam selama 4-5 jam. Kemudian ditiriskan dan diperas dengan kain basah atau kertas koran.

 

Setelah 2-3 hari benih semangka akan mulai berkecambah dan siap dipindah pada media semai.

 

Fungsi Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah-buahan pada proses perendaman adalah untuk mempercepat perkecambahan benih dan menghilangkan penyakit tular benih. Hal ini dikarenakan bakteri yang terkandung dalam POC GDM mampu menghasilkan hormon untuk mempercepat proses perkecambahan dan mengsilkan antibiotik alami untuk menghilangkan dan melindungi dari penyakit tular benih.

 

Info lebih detail mengenai pupuk organik cair GDM Spesialis Buah-buahan dapat dilihat disini

 

Penyemaian Benih Semangka

 

penyemaian semangka

Setelah benih semangka siap untuk disemai, maka langkah selanjutnya yaitu penyemaian benih semangka. Penyemaian benih semangka ini bertujuan agar benih dapat tumbuh secara maksimal serta dalam proses kontrol akan lebih mudah, karena penyemaian terdapat pada satu tempat.

Bahan Penyemian Benih Semangka :

  • Media tanam berupa tanah
  • Pupuk kadang (jumlah sesuai kebutuhan)

 

Cara Penyemian Benih Semangka :

  • Bersihkan tanah dari sampah dan hama pengganggu
  • Campurkan tanah dengan pupuk kandang (jumlah secukupnya)
  • Tanam benih semangka dalam lubang tanah sedalam 3-5cm
  • Lakukan penyiraman dengan air bersih

 

Pastikan langkah diatas dulur-dulur lakukan dengan benar dan baik, agar benih semangka dapat tumbuh optimal dan baik.

 

Pengolahan Lahan Tanam

 

lahan semangka
Pengelolahan lahan tanam budidaya semangka

Sambil menunggu benih semangka tumbuh menjadi bibit, dulur-dulur bisa menyiapkan lahan tanam untuk budidaya semangka. Tanaman semangka membutuhkan lahan tanah yang gembur.

 

Agar tanah gembur, maka lakukanlah proses pengolahan lahan dengan traktor/bajak. Selanjutnya yaitu dengan membuat bedengan dan taburkan pupuk kandang/bokashi/kompos sebanyak 10-20 ton per ha.

 

Baca Juga : Cara Menyuburkan Tanah Dengan Cepat, Ampuh Dan Terbukti

 

Pupuk kandang ini berguna untuk meningkatkan kesuburan tanah pada lahan yang akan ditanami semangka. Apabila pH tanah rendah/asam, maka taburkan dolomite/kapur pertanian untuk meningkatkan pH tanah hingga menjadi pH 6 – 7.

 

Kemudian semprotkan dengan menggunakan GDM Black Bos agar tanah selalu menjadi gembur, subur dan terbebas dari serangan penyakit tular tanah, seperti layu, busuk, bercak daun, dll. Hal ini dikarenakan GDM Black Bos memiliki bakteri yang dapat mempercepat penguraian residu dan racun-racun kimia yang ada ditanah serta dapat menghilangkan jamur ataupun bakteri tular tanah.

 

Informasi lebih detail mengenai produk GDM Black Bos dapat dilihat disini

 

Cara Menanam Semangka

 

budidaya semangka
Tips Ahli GDM sedang mengamati cara menanam semangka yang baik

Setelah benih menjadi bibit, dan bibit tersebut telah berumur 7-10 hari. Maka bibit semangka siap untuk dipindah ke lahan tanam (bedengan). Sebelum melakukan proses pindah lahan tanam, buat lubang tanam dan lakukan penyiraman menggunakan GDM Black Bos sebanyak 1 kg yang dicampur 100 liter air dan disiramkan pada masing-masing lubang.

 

Proses penyiraman GDM Black Bos pada lubang tanam yaitu agar tanaman semangka dapat terbebas dari serangan penyakit tular tanah seperti layu, busuk, bercak daun, dll.

 

Apabila setelah proses pindah tanam ada bibit semangka yang mati, maka harus segera dilakukan penyulaman dengan menanam bibit semangka baru, maksimal 7 hari setelah proses pindah tanam. Hal ini bertujuan agar pertumbuhan benih semangkat dapat seragam dan masa panen semangka bisa bersamaan.

 

Cara Pemupukan Semangka

 

pemupukan semangka
Agar budidaya semangka dapat tumbuh maksimal, gunakan pupuk organik cair GDM spesialis buah-buahan

Agar pertumbuhan semangka dapat optimal, maka lakukan proses pemupukan pada tanaman semangka setiap 1 minggu sekali dengan pupuk NPK dan KNO3. Selain itu semprotkan pupuk yang disemprotkan di daun yaitu dengan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Buah-buahan setiap 1 minggu sekali dengan dosis 2 gelas air mineral per tangki agar pertumbuhan tanaman lebih cepat.

 

Hal ini dikarenakan POC GDM mengandung 7 bakteri menguntungkan serta mengandung unsur hara makro dan mikro lengkap sehingga kebutuhan nutrisi tercukupi dan tanaman terlindungi dari serangan penyakit.

 

Pemeliharaan Dalam Budidaya Semangka

 

pemeliharaan semangka
Cara menanam semangka yang menentukan hasil panen yaitu cara pemeliharaan yang benar

Cara menanam semangka yang tidak kalah penting adalah tahap pemeliharaan, karena tanaman semangka akan mendapat asupan air dan nutrisi yang cukup sehingga budidaya semangka akan tumbuh secara maksimal.

 

Berikut adalah cara pemeliharaan dalam budidaya semangka :

Penyiraman Tanaman Semangka

 

Lakukan penyiraman tanaman semangka setiap 3 hari sekali atau dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca ataupun lingkungan setempat. Namun pada awal pembentukan bunga sebaiknya jangan disiram, lakukan penyiraman kembali saat buah semangka mulai terbentuk.

 

Saat buah sudah mencapai bentuk maksimal kurangi intensitas penyiraman agar kadar gula dalam buah terjaga.

 

Posisi Batang Utama

 

Atur posisi batang utama dan ranting tanaman semangka pada bedengan, agar budidaya semangka menjadi rapi dan mudah dalam pemeliharaan.

 

Pemangkasan Cabang

 

Agar produksi buah semangka menjadi maksimal, maka lakukan pemangkasan cabang. Cabang yang dipangkas yaitu cabang utama setelah ruas ke lima.

 

Tunas samping yang baru tumbuh juga dipangkas, kemudian tiga cabang samping yang dipelihara. Hal ini bertujuan agar selama budidaya semangka proses penyerapan unsur hara dapat terfokus pada cabang yang dipelihara saja.

 

Penyiangan Gulma

 

Lakukan proses penyiangan gulma yang mengganggu tanaman semangka, agar mengoptimalkan pertumbuhan tanaman semangka secara maksimal. Penyiangan dapat dilakukan sehari 2 kali atau dapat disesuaikan kebutuhan tanaman semangka

 

Buang Buah Yang Tidak Normal

Pada umunya buah semangka yang dapat tumbuh dengan baik pada tanaman semangka hanya berjumlah 2-3 buah saja.

 

Maka dari itu buah semangka yang tidak normal pada daun pertama sampai ke 13 harus dibuang dan buah semangka yang dipelihara hanya buah pada daun ke 14 keatas. Hal ini dilakukan agar dalam budidaya semangka dapat menghasilkan buah yang maksimal.

 

Pengendalian Hama dan Penyakit Semangka

 

hama semangka
Salah satu hama yang menyerang budidaya semangka

Selalu lakukan proses pengamatan pada tanaman semangka untuk mengetahui serangan hama dan penyakit dari awal. Jika serangan hama berada diatas ambang batas ekonomi kendalikan dengan insektisida dan jika ada serangan penyakit kendalikan dengan fungisida ataupun bakterisida.

 

Dengan aplikasi rutin GDM Black Bos dan pupuk organik cair GDM akan memperkuat daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit sehingga dapat menekan biaya pestisida.

 

Tahap Panen Semangka

 

panen semangka
Cara menanam semangka dengan metode GDM dapat meningkatkan produksi semangka

Semangka dapat dipanen pada umur 60-70 HST, tergantung dari jenis dan varietasnya. Ciri-ciri buah yang siap panen adalah warna kulit buah telah memudar dan sulur pada pangkal tangkai buah telah mengering. Buah semangka dapat dipetik beserta tangkainya dan dipanen saat cuaca cerah.

 

Cara Penanganan Pasca Panen Semangka

 

a. Teknik Pengumpulan

 

Untuk perlakuan atau teknik pengumpulan pasca panen buah semangka dikumpulkan pada tempat yang terlindungi dari hujan serta adanya alas terpal supaya terhindar dari kontamionasi.

Pengumpulan buah dilakukan saat di lahan produksi dan penumpukan buah maksimal ada empat tumpukan dan dimasukkan dalam keranjang untuk memudahkan pengangkutan.

 

b. Teknik Sortasi

 

Dalam tahap sortasi bisa dilakukan saat panen disawah maupun saat pengemasan, tujuan dari sortasi ini untuk menghasilkan semangka yang bersih dan berkualitas saat dipasarkan.

Hal yang dilakukan pada sortasi ini, dengan penggunaan sarung tangan saat melakukan pemberishan buah dari kotoran maupun memisahkan buat yang cacat karena hama ataupun penyakit.

 

c. Klasifikasi Mutu

 

Selanjutnya bisa dilakukan pengelompokkan semangka berdasarkan klasifikasi ukuran, berat dan standart mutu yang ditetapkan.

Selain itu melakukan uji sampel kadar gula untuk menentukkan grade atau standart sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) Semangka 7420-2009

 

d. Pelabelan dan Pengemasan

 

Semangka yang sudah dikelaskan pada masing-masing semangka yang memenuhi standart, maka diberikan label sesuai klasifikasi dan dikemas secara baik untuk meningkatkan nilai jual dipasaran dan food grade.

Bahan kemasan semangka dapat berupa boks karton, keranjang plastik, maupun peti kayu.

 

e. Penyimpanan

 

Sistem penyimpanan untuk menjaga kualitas buah tentu harus pada tempat yang bersih atau bisa lebih baik jika ruang penyimpanan memiliki fasilitas berpendingin seperti cold storage atau coolroom.

Jika disimpan pada suhu dingin, Suhu yang direkomendasikan dalam penyimpanan adalah 4°C dan kelembaban udara 80% sampai 85% . Perlakuan lain yang dapat digunakan untuk menyimpan buah semangka menggunakan teknologi atmosfir terkontrol dengan mengatur kadar O2 dan kadar CO2.

 

Itulah cara menanam semangka yang telah kami buktikan dapat meningkatkan hasil panen. Cara menanam semangka ini telah kami bukti di Kab Indramayu. Jika dulur-dulur mengalami kendala dalam budidaya semangka, dapat kita diskusikan secara langsung melalui livechat, komentar, ataupun dapat menghubungi tim ahli kami secara langsung di whatsapp.

 

Salam Go Organik Indonesia.

 

Berikut video budidaya semangka yang telah dilakukan oleh mitra kami.

 

 

3 Comments

Join the discussion and tell us your opinion.

S.K.UDJUreply
Juni 11, 2019 at 08:48

Nice info…
Thanks…

ISAK UNIWALYreply
Januari 1, 2020 at 06:17

Saya adalah guru/ kasek pada sek swasta. Tinggal di Papua Barat. Orang tua murid memberikan lahan 2 ha. Tapi mereka tetap mengolahnya tetap tradisional. Saya bermasalah dengan operasional selkolah. Saya butuh petunjuk untuk mengolah lahan 2ha tsb

GDM Inforeply
Februari 14, 2020 at 16:12
– In reply to: ISAK UNIWALY

Halo pak Isak,

Rencana ingin menanam apa ya pak ?

Bisa langsung konsultasikan dengan tim teknis kami dengan cara klik icon whatsapp dibawah ini ya pak.

Leave a reply