Dian Istana G11 No.09

Kota Surabaya - Indonesia

Hubungi Kami

+62 85103332222

Hubungi Kami

info@gdmorganic.com

Persembahan untuk Negeri, GDM Black BOS spesialis Tanah

bioremediasi gdm black bos .

Persembahan untuk Negeri, GDM Black BOS spesialis Tanah

bioremediasi gdm black bos

Semakin hari, tanah semakin jenuh dengan berbagai treatment yang didapat seperti aplikasi pestisida hingga overdosis, bahkan pupuk kimia hingga overdosis. Hal ini berimbas terhadap performance tanaman yang ditanam. Ada gejala asem-aseman (kuning, kerdil), tanaman terserang berbagai hama seperti wereng (hijau, coklat) dan munculnya berbagai hama yang sudah resisten.

Sadar atau tidak, kegiatan manusia yang berorientasi ekonomi sangat merugikan lingkungan. Banyak terjadi kerusakan mulai dari pencemaran air, pencemaran udara hingga pencemaran tanah. Tanah, air dan udara adalah 3 komponen utama kebutuhan dasar manusia. Jika ketiganya mengalami kerusakan akan menimbulkan konflik. Berbagai upaya dilakukan manusia untuk mencegah kerusakan lebih parah, salah satunya adalah dengan pemanfaatan teknologi mikroba yaitu bakteri untuk membuat tanah subur.

Bakteri sejak dahulu menjadi objek menarik untuk diteliti karena memiliki ribuan spesies dan spesifikasi sesuai lingkungannya. Bacillus menjadi spesies dengan perhatian utama dunia penelitian. Mulai bidang kesehatan, pangan bahkan hingga keamanan. CV. Graha Sirtu sebagai salah satu produsen pupuk hayati di Blitar Jawa Timur, terus berinovasi untuk mengembalikan kejayaan  tanah pertiwi Republik Indonesia.

GDM Black BOS (Bio Organic Stimulant)

Inovasi teknologi tersebut melalui produk GDM Black BOS (Bio Organic Stimulant) merupakan new product spesialis dokter tanah subur. Black BOS berfungsi sebagai stimulant bactery, booster tanah, pencegah penyakit tular tanah, dan bioremediasi tanah berbentuk pasta (konsentrasi tinggi) dikemas dengan kemasan cantik 1 kg. Mengusung tema SOS (Save Our Soil) produk GDM Black BOS mengandung  4 bakteri premium yaitu Bacillus subtilis, Pseudomonas alcaligenes, Pseudomonas stutzeri dan Micrococcus roseus.

Keunggulan bakteri tersebut sudah tidak diragukan lagi. Hasil uji laboratorium menyatakan kombinasi GDM Liquid dan GDM Black BOS mampu mereduksi kadar logam berat timbal (Pb) dan Chromium (Cr) hingga 90% dalam waktu 3 bulan.

pupuk organik cair

Untuk hasil yang terbaik harus dikombinasikan antara GDM Black Bos dengan pupuk organik cair / suplemen organik cair GDM . gdmorganic.com

Dengan keunggulan ini diharapkan dapat membantu mengurai permasalahan di bidang pertanian, perikanan, perkebunan dan remediasi tanah seperti bekas tambang,  lahan polutan dan limbah minyak. GDM Black BOS ini sangat mudah dalam aplikasinya. Hanya perlu dilarutkan dalam air. Untuk lahan sawah seluas 1 hektar hanya membutuhkan dosis sebesar 5 kg dan diaplikasi setelah olah lahan/ pembajakan. Sedangkan untuk perikanan diaplikasikan saat persiapan kolam dosisnya juga 5 kg per hektar tambak.

Dosis GDM Black Bos

Untuk lahan perkebunan, GDM Black BOS juga mampu mencegah berbagai penyakit dan menggemburkan tanah. Dosis yang disarankan adalah 10 kg per hektar dan diaplikasi per 3 bulan sekali. Tujuan aplikasi 3 bulan sekali ini adalah untuk mem-booster bakteri Black BOS.  Untuk tanah bekas tambang dan  tanah rusak lainnya kebutuhan Black BOS adalah 10 kg per hektar dan diaplikasi per bulan. Tujuannya untuk mempercepat proses degradasi logam berat.

Inovasi teknologi ini dipersembahkan untuk tanah NKRI agar semakin sejahtera seluruh petani, mitra dan karyawan GDM. Produk GDM Black BOS dalam bidang remediasi tanah akan berdampak secara luas untuk seluruh sektor industri baik pertanian, pangan, bahkan skala manufaktur lainnya.

Salam sejahtera petani Indonesia, Salam Organik GDM

2 Comments
  • Yusuf
    Balas
    Posted at 3:19 pm, Februari 3, 2018

    Saya baru pertama kali memakai pupuk black bos pertanyaan saya bagai mana cara pengaplikasian nya di lahan tambak untuk Budi daya udang vanami ukuran lahan nya 200 m2,butuh brp mili liter untuk takaran nya mohon pencerahan nya terimakasih….

Ada pertanyaan atau komentar?