Dian Istana G11 No.09

Kota Surabaya - Indonesia

Hubungi Kami

+62 85103332222

Hubungi Kami

info@gdmorganic.com

Cara pemupukan kelapa sawit yang benar, hasilnya terbukti panen melimpah

pemupukan kelapa sawit

Cara pemupukan kelapa sawit yang benar, hasilnya terbukti panen melimpah

Pemupukan kelapa sawit merupakan kegiatan perawatan tanaman yang bertujuan untuk memberikan makanan pada tanaman sawit. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang harus dilakukan dengan cara yang baik agar budidaya kelapa sawit dapat maksimal.

 

Teknik pemupukan yang baik berguna untuk membantu mengoptimalkan penyerapan nutrisi oleh tanaman, sehingga dapat memberikan dampak pertumbuhan dan produksi yang nyata pada tanaman. Sebaliknya, Teknik pemupukan yang tidak baik akan berdampak pada pengeluaran biaya yang lebih besar.

 

Kegiatan pemupukan kelapa sawit harus melalui teknik dan tahapan yang benar, sehingga budidaya kelapa sawit dapat berjalan dengan maksimal.

 

Sebelum melakukan kegiatan pemupukan, kita harus melakukan persiapan atau yang bisa disebut dengan Pra-pemupukan. Setelah semua tahapan Pra-Pemupukan selesai, barulah kita bisa melanjutkan pada proses pemupukan. Berikut langkah-langkah pemupukan pada usaha budidaya kelapa sawit.

 

Persiapan Sebelum Memulai Pemupukan Kelapa Sawit

Sebelum memulai pemupukan kelapa sawit, hal yang perlu dilakukan dalam budidaya kelapa sawit adalah melakukan perawatan untuk mempersiapkan lingkungan yang sesuai. Hal ini dilakukan agar proses pemupukan kelapa sawit lebih mudah serta dapat menghindari kompetisi dalam penyerapan unsur hara yang ditambahkan melalui pemupukan.

 

Berikut Langkah Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Pemupukan Pada Kegiatan Budidaya Kelapa Sawit:

 

Memilih Produk Pupuk Buah Sawit Yang Tepat Dan Sesuai Kebutuhan

Pilih pupuk buah sawit yang berfungsi untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan akar tanaman, dapat meningkatkan daya tahan/toleransi tanaman sawit terhadap penyakit, serta dapat membuat tanaman sawit menjadi lebih kuat bahkan pada kondisi yang ekstrem sekalipun.

 

Gunakan Pupuk Buah Sawit Yang Aman, Terpercaya, dan Telah Tersertifikasi Oleh Lembaga Sertifikasi Organik.
sertifikasi pupuk organik

Pupuk buah sawit wajib memiliki “Lembaga sertifikasi Organik Seloliman” untuk membuktikan kualitas pupuk organik. Informasi lebih lanjut dapat mengakses di website lesosindonesia.com

 

Salah satu pupuk buah sawit yang telah mendapatkan sertifikasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), International Accreditation Forum (IAF) dan Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman (LeSOS) adalah pupuk organik cair GDM spesialis perkebunan kelapa sawit.

 

Pupuk Organik Cair GDM spesialis perkebunan kelapa sawit berfungsi sebagai penunjang pertumbuhan dan perkembangan akar tanaman, meningkatkan daya tahan/toleransi tanaman terhadap penyakit, dan menghasilkan tanaman yang lebih kuat pada kondisi yang ekstrem.

 

Selain itu, Pupuk buah sawit GDM juga berfungsi untuk menstimulasi aktivitas mikroba didalam tanah yang menghasilkan unsur-unsur makro dan mikro. Unsur-unsur makro yang dibutuhkan oleh sawit berupa Nitrogen (N), Phospor (P), dan Kalimum (K).

 

Pupuk Organik Cair GDM spesialis perkebunan kelapa sawit mengandung bakteri, antara lain: Bacillus brevis, Bacillus pumillus, Bacillus mycoides, Klebsiella oxytaca, Pseudomonas alcaligenes, Pseudomonas mallei, Micrococcus roseus.

 

Bakteri-bakteri tersebut merupakan bakteri premium yang dapat menunjang proses budidaya kelapa sawit dan perbaikan ketersediaan unsur hara di dalam tanah. Setiap bakteri GDM memiliki fungsi masing-masing yang berbeda, namun keseluruhan bakteri premium GDM dapat bekerja sama dan bersinergi dalam keseimbangan.

 

Keseluruhan bakteri yang terkandung dalam pupuk buah sawit GDM telah diformusalikan oleh para ahli dan terbukti 100% organik. Pupuk sawit GDM juga berfungsi sebagai penghasil ZPT sekaligus bio-fertilizer, sehingga dijamin tidak akan menimbulkan dampak negatif terhadap keberlangsungan usaha budidaya kelapa sawit anda.

 

Bahkan pupuk buah sawit GDM sangat aman jika terminum oleh manusia, hal ini membuktikan bahwa produk GDM merupakan produk yang 100% organik.

Informasi lebih lanjut mengenai pupuk organik cair GDM spesialis perkebunan kelapa sawit dapat diakses disini

 

Kegiatan-kegiatan yang menunjang pemupukan kelapa sawit antara lain:

1. Buka – bersih piringan

Yang dimaksud dengan buka – bersih piringan ini adalah kegiatan membersihkan gulma dan kayu di daerah bawah tajuk tanaman. Kegiatan ini dimaksudkan untuk sanitasi dan menghindari persaingan penyerapan unsur hara dari pupuk yang akan diberikan.

 

2. Pembuatan pasar pikul

Pembuatan jalan di antara barisan tanaman kelapa sawit untuk mempermudah pengangkutan dan penebaran/aplikasi pupuk pada tanaman kelapa sawit.

 

3. Pembersihan gawangan

Semua gulma di antara tanaman kelapa sawit harus dibersihkan untuk mengurangi persaingan penyerapan unsur hara dengan tanaman pokok kelapa sawit. Tanaman kacangan (LCC) juga harus dipotong, terutama yang sudah menjalar/melilit pada tanaman kelapa sawit.

 

Cara Pemupukan kelapa sawit yang baik dan benar

Setelah semua tahapan persiapan pemupukan (Pra-Pemupukan) selesai dilakukan, maka langkah selanjutnya dalam budidaya kelapa sawit adalah dengan memulai tahap pemupukan kelapa sawit.

 

 Pemupukan kelapa sawit yang baik dan benar harus sesuai dengan 5 T yaitu :

1. Tepat Jenis

Jenis pupuk buah sawit yang diaplikasikan harus sesuai dengan kebutuhan tanaman, baik itu jenis dan kandungan unsur haranya.

 

2. Tepat Dosis

Dosis atau takaran pupuk sawit yang diaplikasikan harus sesuai jumlahnya dengan kebutuhan tanaman sawit.

 

3. Tepat Waktu

Pupuk buah sawit yang diberikan harus sesuai dengan waktu atau fase pertumbuhan tanaman (vegetatif atau generatif) dan musim yang ada karena erat kaitannya dengan ketersediaan air di kebun.

 

4. Tepat Cara Aplikasi

Pupuk sawit dapat diaplikasikan sesuai dengan jenis, bentuk dan metode pemupukan kelapa sawit, agar efisien di waktu, biaya dan tenaga kerja.

 

5. Tepat Sasaran

Apabila aplikasi pupuknya di tanah, maka sasaran penebaran/penyemprotannya adalah diujung terluar dari piringan. Apabila aplikasinya adalah penyemprotan pada daun, maka sasarannya adalah bagian bawah daun karena jumlah stomatanya lebih banyak sehingga lebih cepat diserap tanaman atau pada ketiak daun jika aplikasi pupuk mikro.

 

Baca Juga : Cara Menghitung Jarak Tanam Yang Ideal dan Terbukti

 

Teknik Pemupukan Kelapa Sawit Dengan Pupuk Organik Cair GDM Pada Budidaya Kelapa Sawit:

budidaya kelapa sawit

Berikut adalah bukti pupuk buah sawit gdm, gejala busuk buah dapat teratasi dengan baik

1. Sesuaikan pupuk buah sawit dengan luasan lahan yang anda miliki. Pada Pupuk Organik Cair GDM, menyarankan populasi sawit per hektar sekitar 140 pokok tanaman sawit.

 

2. Cara pemakaian pupuk sawit  GDM dapat dilakukan dengan teknik dikocor atau disemprotkan, sesuai kebutuhan:

  • Pada tanah subur dan tanaman yang sehat:
    Teknik Dikocor: 20 ml Pupuk Organik Cair GDM diampurkan dengan 1 L air (1:50).
    Teknik Disemprot: 40 ml Pupuk Organik Cair GDM dicampurkan dengan 1 L air (1:25).

 

  • Pada tanah kurang subur atau tanaman sehat, dapat menggunakan konsentrasi yang lebih pekat:
    Teknik Dikocor: 50 ml GDM dicampur dengan 1 L air (1:20).
    Teknik Disemprot: 100 ml dicampur dengan 1 L air (1:10).

 

Dosis dan waktu penggunaan dapat disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman kelapa sawit anda, seperti pada tabel berikut:

Fase Pertumbuhan Dosis Waktu Penggunaan
Pra-Nursery (0-3 bulan). 20 ml:1 L

10 L larutan untuk 100 bibit sawit per aplikasi.

Dikocor/disiram didalam polybag per 15 hari (6x aplikasi).
Main Nursery (3-12 bulan). 20 ml:1 L

10 L larutan untuk 50 bibit sawit per aplikasi.

Dikocor/disiram didalam polybag per 1 bulan (9x aplikasi).
Saat Tanam. 20 ml:1 L

2 L larutan per lubang tanam.

Dikocor/disiram didalam lubang tanam.
TBM (0-4 tahun). 20 ml:1 L

5 L larutan per tanaman.

Dikocor/disiram didalam piringan/dekat perakaran setiap 2 bulan (24x aplikasi).
TM (lebih dari 4 tahun). 20 ml:1 L

10 L larutan per tanaman.

Dikocor/disiram didalam piringan/dekat perakaran setiap 3 bulan.
TBM Tanaman Belum Menghasilkan,              TM: Tanaman Menghasilakn

 

Itulah cara pemupukan kelapa sawit yang terbukti dapat meningkatkan hasil panen, serta dapat mencegah penyakit busuk buah pada budidaya kelapa sawit.

 

Pupuk Organik Cair GDM spesialias perkebunan kelapa sawit dan GDM Black BOS sangat sesuai untuk usaha budidaya kelapa sawit karena cocok diaplikasikan pada tanah-tanah marginal maupun ekstrem. Kombinasi aplikasi Pupuk Organik Cair GDM, GDM Black BOS dan tandan kosong akan memberikan hasil pertumbuhan dan produksi yang maksimal.

No Comments

Ada pertanyaan atau komentar?