Dian Istana G11 No.09

Kota Surabaya - Indonesia

Hubungi Kami

+62 85103332222

Hubungi Kami

info@gdmorganic.com

Cara Ampuh Mengendalikan Penyakit Layu Fusarium

layu fusarium

Cara Ampuh Mengendalikan Penyakit Layu Fusarium

Layu fusarium adalah salah satu jenis penyakit yang umum menyerang tanaman budidaya. Serangan penyakit fusarium ini dapat dikategorikan sebagai serangan penyakit yang berbahaya, karena dapat menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi para petani.

 

Layu Fusarium (Fusarium wilt) disebabkan oleh jamur Fusarium oxysporum. Jenis jamur ini adalah jenis jamur yang patogen/merugikan bagi tanaman budidaya.

 

Jamur Fusarium oxysporum dapat bertahan didalam tanah dalam jangka waktu yang sangat lama. Ancaman penyakit layu fusarium ini berasal dari tanah dan benih yang digunakan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengolahan tanah dengan bantuan bakteri apatogen yang berfungsi untuk menghilangkan jamur patogen Fusarium oxysporum.

 

Penyakit ini tetap mengintai tanaman budidaya meskipun sudah melakukan pengolahan tanah. Mengingat jamur Fusarium oxysporum dapat bertahan didalam tanah hingga berbulan-bulan lamanya.

 

Selain pada tanah, penyakit layu fusarium ini juga dapat bertahan pada benih atau bibit tanaman. Hal itu dikarenakan spora jenis jamur ini dapat bertahan dan kembali berkembang dalam kondisi lingkungan lembab dan mendukung.

 

Gejala Serangan Penyakit Layu Fusarium

Gejala serangan penyakit fusarium ini dibagi menjadi 2, yaitu gejala serangan pada bibit dan gejala serangan pada tanaman dewasa. Berikut perbedaan gejala serangan layu fusarium pada bibit dan pada tanaman dewasa :

 

Gejala serangan penyakit layu fusarium pada benih adalah

Benih tanaman yang terserang fusarium akan menunjukkan gejala layu meskipun benih sudah disiram.

 

Gejala serangan penyakit layu fusarium pada tanaman dewasa adalah

  1. Tanaman dewasa yang terserang menunjukkan kelayuan yang diawali dengan merunduknya petiole dan rachis daun.
  2. Daun yang terserang akhirnya berubah menjadi kuning.
  3. Akar yang terinfeksi apabila dicabut dan dibelah secara vertikal menunjukkan gejala diskolorasi pada pembuluh xylem.

 

Lokasi Patogen Pada Benih

  1. Patogen pada benih tampak pada permukaan benih sering terkontaminasi inokulum patogen.
  2. Struktur seperti klamidospora terdapat dalam hilum benih.
  3. Miselium terdapat dalam lapisan luar benih, sedangkan mikrokonidia yang dihasilkan terbawa dalam pembuluh cairan.

 

Cara Mencegah Penyakit Layu Fusarium

penyakit layu fusarium

Dalam mencegah penyakit layu fusarium ini dibagi menjadi 2, yaitu dengan cara mencegah melalui tular benih, dan mencegah melalui tular tanah.

 

Mencegah penyakit fusaium melalui tular benih :

  1. Pastikan benih dalam kondisi baik.
    Pilih benih yang sehat, tanpa cacat, dan berasal dari tanaman induk yang sehat.
  2. Rendam benih pada cairan Pupuk Organik Cair GDM dengan prosesntase 10% selama 30 menit, kemudian kering anginkan agar benih tidak lembab.

Berikut cara mencegah penyakit fusarium melalui tular tanah;

  1. Sebelum tanah, lakukan olah tanah menggunakan cangkul atau traktor.
  2. Dalam kondisi lembab, semprot tanah menggunakan GDM Black BOS.
  3. Diamkan terlebih dahulu tanah selama satu minggu, agar bakteri apatogen yang terkandung dalam GDM Black BOS dapat bekerja lebih optimal.

 

Selain upaya pencegahan, Anda juga harus tetap rutin mengaplikasikan Pupuk Organik Cair GDM dan GDM Black BOS agar tetap terhindar dari berbagai penyakit yang dapat meyerang tanaman budidaya Anda.

 

Nah, itulah cara mencegah penyakit layu fusarium pada tanaman budidaya.

 

Ayo lakukan pencegahan penyakit fusarium pada benih dan tanah agar upaya budidaya Anda berhasil dan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

 

Selamat bertani. Salam Go Organik Indonesia!

layu fusarium
  • Readers Rating
  • Rated 3 stars
    3 / 5 (2 )
  • Your Rating


No Comments

Ada pertanyaan atau komentar?