fermentasi pakan kambing

Cara Membuat Pakan Fermentasi Ternak, Langsung Praktek Dari Ahlinya

Kebutuhan pakan ternak menjadi salah satu hal yang penting dipertimbangkan, terlebih dulur juga perlu mengetahui cara membuat pakan fermentasi ternak sendiri.

Mungkin dulur mengalami kendala untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak seperti:

  1. Biaya pakan yang mahal
  2. Pakan alami yang terbatas
  3. Kurang maksimal mencukupi kebutuhan nutrisi ternak

Ada 3 poin yang kebanyakan dialami oleh peternak, dan tentunya untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak tidak boleh asal.

Sebab hal tersebut berkaitan dengan proses penggemukan ternak.

Lalu seperti apa pakan fermentasi yang sesuai? Berikut ini penjelasannya:

Apa Itu Pakan Fermentasi

Dilansir dari pertanian.go.id pakan fermentasi merupakan proses amonia terhadap pakan ternak agar kandungan nutrisi yang terdapat pada pakan ternak hijauan atau pakan serat dapat disimpan, juga dapat bertahan lama dalam kurun waktu lama.

fermentasi pakan sapi
Persiapan pakan fermentasi

Inilah yang menjadikan pakan fermentasi bisa bertahan lama dalam jumlah banyak sebab ada amoniasi serta kadar protein dalam penggunaan amoniak (NH3) sebagai bahan kimia.

Nah lalu pakan fermentasi ini cocok diberikan pada ternak apa saja ya? simak penjelasannya berikut ini:

Penggunaan Pakan Fermentasi Untuk Ternak

Pakan fermentasi ternak diberikan pada hewan ternak ruminansia seperti halnya:

  • kambing
  • sapi
  • kerbau.

Adanya pakan fermentasi ini ditujukan untuk dapat menyimpan pakan ternak alam jumlah banyak yang tentunya nantinya tidak mengurangi kualitas nutrisi yang dibutuhkan.

Hal inilah yang akan meminimalisir kelangkaan kebutuhan pakan disaat musim kemarau, sekaligus pakan fermentasi dapat memenuhi kebutuhan

Jenis Bahan Pakan Fermentasi Ternak

Bahan pakan fermentasi yang umumnya diberikan pada ternak ruminansia juga perlu dulur ketahui.

Sama halnya dengan pakan ternak alami, bahan yang digunakan untuk membuat pakan fermentasi yaitu berasal dari alam.

Fermentasi pakan kambing bisa didapatkan dari limbah pertanian dan limbah organik di sekitar kita.

Dulur bisa memanfaatkan bahan dasar yang bisa memaksimalkan kualitas pakan kambing nantinya.

fermentasi pakan ternak
Jerami padi salah satu bahan untuk fermentasi pakan

Sisa limbah pertanian atau industri pengolahan pertanian yang dapat difermentasi dan digunakan sebagai pakan dasar pada kambing yaitu:

  • kulit kopi
  • kulit kakao
  • kulit markisa
  • kulit nanas
  • jerami padi
  • gedebog pisang

Dari beberapa bahan diatas yang bisa dulur jadikan bahan pokok untuk mengolah pakan fermentasi.

Semuanya berasal dari limbah pertanian yang tentunya mudah untuk dicari. Selebihnya dulur harus mengetahui beberapa tahapan cara pengolahan fermentasi pakan yang tepat seperti berikut ini:

Cara Membuat Fermentasi Pakan Ternak

Pada dasarnya fermentasi pakan kambing dan fermentasi pakan sapi adalah sama. Karena sapi dan kambing merupakan hewan ruminansia.

Dalam proses fermentasi pakan ternak, dulur-dulur harus menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.

Dulur-dulur bisa memilih bahan utama pakan fermentasi yang paling mudah ditemui dilingkungan sekitar tempat tinggal dulur-dulur.

Untuk rekomendasi pembuatan fermentasi pakan ternak, dulur bisa memanfaatkan dua bahan pokok untuk pembuatannya yaitu jerami padi dan gedebog pisang.

Pertimbangannya untuk menggunakan dua bahan tersebut adalah mudah didapatkan serta memang tersedia sepanjang musim.

Maka langsung saja dulur simak tahapan dalam membuat fermentasi pakan ternak berikut ini:

a. Pakan Fermentasi Dari Jerami Padi

Untuk pembuatan pakan fermentasi dari jerami padi diberikan untuk sapi maupun kambing, salah satu tujuannya tentu bisa untuk penggemukkan maupun untuk penambahan nutrisi kebutuhan hewan ternak.

Jerami padi
Bahan jerami padi dimanfaatkan untuk pakan fermentasi

Bahan Fermentasi Pakan Ternak

  1. Jerami padi : 1 ton.
  2. Molases : 6 Kg.
  3. Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak : 10 Liter
  4. Air secukupnya.

Alat Fermentasi Pakan Ternak

  1. Alat pencacah atau pisau.
  2. Drum penyimpan fermentasi
  3. Alat pengaduk
  4. Terpal/alas untuk menaruh bahan.

Proses Fermentasi Pakan Ternak

Setelah dulur-dulur dapat menyiapkan bahan dan alat untuk melakukan proses fermentasi pakan kambing ataupun fermentasi pakan sapi.

Maka, langkah selanjutnya yaitu melakukan pembuatan fermentasi pakan ternak.

Berikut adalah step by step pembuatan fermentasi pakan :

  1. Cacah jerami terlebih dahulu
  2. Layukan jerami dengan cara diangin-anginkan dibawah sinar matahari hingga kadar airnya menurun sebanyak 60% atau selama satu hari.
  3. Tumpuk jerami setebal 20-30 cm.
  4. Tebar molases, Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak dan air secara merata dan terus tambahkan secukupnya.
  5. Ratakan semua bahan hingga terasa lembab namun tidak terlalu basah. Pastikan juga teksturnya sudah sesuai, kemudian ratakan hingga merata.
  6. Tumpuk kembali jerami yang sudah lembab dengan jerami baru, kemudian berikan perlakuan yang sama dengan sebelumnya. Lakukan hal yang sama hingga tumpukan jerami mencapai ketinggian 1,5 meter.
  7. Simpan jerami yang sudah siap untuk difermentasi selama 21 hari secara tertutup. Usahakan tidak ada udara yang dapat masuk kedalam campuran jerami agar tidak terjadi kontaminasi bakteri lain dari udara. Karena proses ini adalah proses anaerob.

Setelah disimpan selama 21 hari, dulur-dulur sudah boleh mengambil pakan fermentasi yang sudah siap.

Setelah mengambil pakan fermentasi sesuai kebutuhan, jangan lupa untuk menutup rapat agar kualitas pakan fermentasi tetap baik.

Pakan fermentasi ini dapat disimpan selama berbulan-bulan selama penyimpanannya baik.

b. Pakan Fermentasi Dari Gedebog Pisang

Pakan fermentasi dengan bahan dasar gedebog pisang sangatlah tepat jika dulur pilih untuk kebutuhan nutrisi pakan ternak.

Sebab kandungan nilai gizi antara lain sebagai berikut:

  1. Gedebog pisang bahan kering: 8,62%
  2. Protein kasar: 4,81%
  3. Lemak kasar: 14,23%
  4. Bahan Ekstra Tanpa Nitrogen (BETN): 30,11%
  5. Total abu: 23,12%
  6. Serat kasar: 27,73%
  7. Selulosa: 26,6%
  8. hemiselulosa: 20,34%
  9. Lignin: 9,92%

(Sumber: Hasrida, 2011)

Perlu dulur ketahui juga, kandungan nutrisi tersebut masih dapat dimanfaatkan untuk pakan ternak dengan penambahan bahan lain dalam proses  fermentasi pakan.

Bahan Fermentasi Pakan

  • Gedebok pisang (batang pohon pisang): 100 kg
  • Ampas tahu: 15 kg
  • Bekatul/dedak: 3 kg
  • Garam: 1/4 kg
  • Tetes tebu/gulas pasir: 4 ons/ 1 ons
  • Suplemen Organik Cair GDM: 50 cc (5 tutu botol)
  • Air: 10 liter

Alat Fermentasi Pakan

  1. Gayung
  2. Kresek
  3. Media penyampur

Proses Fermentasi Pakan

Untuk proses pembuatan pakan fermentasi ternak dari gedebog pisang, dulur bisa melihat berikut video praktek yang dilakukan oleh team RnD GDM:

Pakan fermentasi ternak ini sangatlah berguna untuk pakan kambing, salah satu Cara Ternak Kambing Modern yang bisa dulur terapkan.

Ciri Fermentasi Pakan Ternak Sudah Jadi

Pemberian pakan fermentasi pada hewan ternak harus memperhatikan tingkat kematangannya agar aman dikonsumsi pada hewan ternak. Berikut ini adalah ciri-ciri fermentasi pakan yang sudah jadi,

fermentasi pakan ternak sudah jadi
  • Perubahan suhu yang meningkat pada pakan terasa sangat hangat, itu menandakan pakan fermentasi ternak sudah matang
  • Terjadi perubahan warna terhadap bahan pakan yang telah dibuat
  • Secara kondisional bahan fermentasi yang sudah matang akan memperoleh tingkat kematangan yang ditandai lunak atau empuk dari semula bahannya kaku.

Teknik Pemberian Fermentasi Pakan Ternak

Sesudah pakan fermentasi yang kita buat sudah jadi dan menunjukkan kematangan yang sesuai, maka teknik pemberian fermentasi pakan yang tepat bisa dilakukan sebagai berikut,

pemberian pakan ternak
  1. Langkah pertama yang dilakukan memastikan pakan fermentasi yang sudah jadi harus dingin paling tidak sudah didiamkan selama kurang lebih 15 menit.Tujuannya supaya hewan ternak mau mengonsumsinya sebab pakan fermentasi tidak lembab.
  2. Langkah Kedua, waktu pemberian pakan harus sesudah hewan ternak mengonsumsi beberapa jenis pakan hijau-hijauan yang menjadi penyeimbang nutrisi pada hewan ternak. Pemberian pakan fermentasi bisa dilakukan pada waktu pagi dan sore hari
  3. Langkah ketiga, tingkat keawetan pakan ini bisa sampai berbulan-bulan lamamya dengan menggunakkan Suplemen Organik Cair GDM yang memberikan tambahan nutrisi lebih pada pakan fermentasi ternak

Penggunaan Suplemen atau Vitamin Pada Pakan Ternak

Kebutuhan probiotik untuk hewan ternak sangat diperlukan, terlebih memang suplemen maupun probiotik dapat menunjang kesehatan dan memenuhi kebutuhan nutrisi.

Dalam proses fermentasi dibutuhkan suplemen yang memenuhi kriteria:

  • Menurunkan kadar serat kasar pada pakan hijauan
  • Meningkatkan protein kasar
  • Meningkatkan daya cerna pada ternak

Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak menjadi salah satu kombinasi yang tepat, sebab terdapat mineral dan bakteri premium untuk formulasi pakan fermentasi ternak lebih maksimal.

suplemen organik cair gdm spesialis ternak 5ltr

Beberapa bakteri premium dalam Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak:

  • Bacillus pumilus : meningkatkan daya cerna pakan oleh ternak
  • Bacillus mycoides : membantu memperbaiki penyerapan nutirisi dan mengurangi gas amonia pada kotoran
  • Micrococcus roseus : mengurai produksi gas amonia pada kotoran/feces ternak.

Memilih kombinasi yang tepat untuk kualitas pakan ternak, pastikan memenuhi syarat kualitas dalam tubuh hewan rumaninsia.

Tidak hanya baik untuk kesehatan hewan ternak saja, tapi juga kualitas daging nantinya.

Untuk dulur pemula yang membuat pakan, pastikan memperhatikan beberapa hal terkait kualitasnya nanti.

Apa saja yang perlu diperhatikan dalam memberikan pakan fermentasi pada ternak? Berikut ulasannya:

Kelebihan Fermentasi Pakan Ternak

  1. Membantu memperbaiki sistem pencernaan pada ternak.
  2. Membantu meningkatkan produksi susu pada kambing/sapi perah.
  3. Membantu meningkatkan selera makan ternak, sehingga dapat mempercepat penambahan bobot secara alami pada ternak penggemukan.
  4. Pakan fermentasi memiliki daya simpan lebih lama, sehingga dapat dikeluakan saat musim kemarau panjang.

Banyaknya kelebihan fermentasi pakan ternak, ini menjadikan pakan fermentasi menjadi pakan kesukaan oleh para peternak di Indonesia. Walaupun begitu, ada beberapa faktor kekurangan dari fermentasi pakan ternak simak penjelasan berikut ini,

Kekurangan Fermentasi Pakan Ternak

  1. Pemberian pakan fermentasi secara berlebihan tentu memiliki efek yang kurang bagus. Tentu saja pemberiannya haruslah diimbangi dengan pemberian nutrisi hewan ternak lainnya.
  2. Selain itu perhatikan juga tingkat kematangan pada pakan ternak yang telah dibuat, sehingga tidak menimbulkan penyakit saat dikonsumsi oleh hewan ternak.
  3. Ada beberapa kekurangan yang tidak seimbang seperti hewan ternak menjadi kurus, pertumbuhan yang lambat dan defisiensi nutrisi pakan yang menyebabkan penyakit

Tetap melihat kualitas bahan dan penunjang dalam pembuatan pakan fermentasi ternak. Hal yang paling penting adanya pendampingan dalam membuat pakan .

pakan ternak

Teknis dan penjelasan mengenai pakan fermentasi ternak sudah dulur simak, selebihnya jika ingin membuat pakan fermentasi ternak menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis ternak.

Dulur bisa menghubungi tim teknis dan terhubung nantinya dengan tim ahli dalam berkonsultasi melalui tombol whatsapp dibawah ini:

15 Comments

Join the discussion and tell us your opinion.

Cempakareply
Desember 6, 2018 at 20:07

Mantappss Pak, saya suka susu kambing hehehe..

rifahreply
April 4, 2019 at 09:06

PERLU DIPERJELAS PROBIOTIK DAN PREBIOTIK SERTA KONDISI YANG ADA DALAM PRODUKSI PAKAN FERMENTASI

GDM Inforeply
Mei 14, 2019 at 10:02
– In reply to: rifah

Selamat siang pak Rifah,
Bapak bisa langsung konsultasi dengan tim ahli kami dinomor telp / wa : 0812 600 70 600 ya pak.

Agar bisa kami jelaskan lebih lanjut

Dadangreply
September 15, 2019 at 09:28

Saya mau beli moses sama sama cairan socnya di mana pak

GDM Inforeply
Oktober 26, 2019 at 09:34
– In reply to: Dadang

Pembelian Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan dapat dibeli dengan menghubungi tim marketing kami pak, dengan cara klik tombol whatsapp dibawah ini. Atau Bapak Dadang bisa membelinya melalui marketplace : tokopedia, bukalapak, shopee, lazada

angganareply
September 23, 2019 at 00:07

Top deh…saya akan mencobanya dan penjelasan ini sangat bermanfaat bagi saya dan warga desa saya..trims

GDM Inforeply
Oktober 26, 2019 at 09:32
– In reply to: anggana

Semoga sehat dan sukses selalu ya pak untuk warga nya

Fikri Assidiqreply
Desember 21, 2019 at 17:30

terima kasih informasinya

GDM Inforeply
Februari 14, 2020 at 16:13
– In reply to: Fikri Assidiq

Sama sama pak Fikri

Ivanreply
Februari 20, 2020 at 12:06

Misalkan jerami basah/jerami hijau bisa langsung di buat fermentasi gak.pakai coc tsbt.??

GDM Inforeply
Juni 11, 2020 at 13:23
– In reply to: Ivan

Kalau pakan fermentasi sebaiknya menggunakan bahannya yang sudah kering, jadi jerami kering ,, di potong2 dulu di campur juga sama bahan2 yang lain kayak konsentrat atau ampas tahu baru kasih SOC. Kemudian Kalau cuma jerami aja ga bagus seperti itu pak Ivan

Sabit. Nreply
Maret 3, 2020 at 22:41

Terimakasih atas penjelasanya kalau untuk wilayah indramayu bisa dibeli dimana kah

GDM Inforeply
Juni 11, 2020 at 12:00
– In reply to: Sabit. N

Mengenai produk kami bisa langsung menghubungi via whatsapp ya pak

Maftuchinreply
Mei 2, 2020 at 16:25

Mau tanya nih, apa perbedaan fermentasi ama selase,,,

GDM Inforeply
Juni 11, 2020 at 11:08
– In reply to: Maftuchin

Silase itu metodenya dalam metode itu ada namanya proses fermentasi pak, Jadi itu satu kesatuan. Fermentasi itu merupakan suatu proses

Leave a reply