cara meningkatkan kesuburan tanah

Cara Meningkatkan Kesuburan Tanah Dengan Metode Organik

Salah satu faktor penting dalam budidaya yaitu tingkat kesuburan lahan yang digunakan. Hal ini tentu harus diperhatikan oleh setiap petani. Cara untuk meningkatkan kesuburan tanah menjadi hal yang sangat penting dipertimbangkan, terlebih untuk beberapa lahan yang memiliki minim kesuburan.

Menjadikan tanah sebagai media tanam juga memberikan beberapa kelebihan, seperti menyangga tanaman dengan lebih kuat, menyediakan unsur hara yang lebih banyak, bisa mengatur aliran air, dan adanya biota yang menghasilkan unsur yang berguna bagi tanaman yang anda tanam.

Ada banyak jenis tanah subur yang dapat Anda gunakan sebagai media tanam dalam menanam sesuatu, seperti:

  • tanah vulkanis
  • tanah aluvia
  • tanah gambut
  • tanah podsolik
  • tanah kapur
  • tanah litosol
  • tanah latosol
  • tanah podsol
  • tanah mergel
  • tanah laterit
  • tanah humus.

Memilih jenis tanah yang akan digunakan sebagai media tanam harus disesuaikan dengan jenis tanaman yang akan anda tanam. Ada beberapa tanaman yang lebih cocok pada jenis tanah tertentu saja.

Salah satu kriteria paling penting ketika anda memilih tanah sebagai media tanam adalah kesuburan dari tanah tersebut. Untuk melihat kesuburan tanah, anda harus mencari tanah dengan lapisan humus yang tebal.

Itu bukanlah satu-satunya kriteria tanah yang subur, anda juga harus mencari tanah dengan kadar pH yang netral. Kadar pH yang terlalu asam atau basa bisa merusak akar tanaman yang anda tanam.

Tidak semua tanah memiliki kesuburan yang sama. Ada juga beberapa tanah yang tidak memiliki kriteria yang telah disebutkan sama sekali. Hal ini yang membuat anda harus pintar mencari tanah yang bagus untuk tanaman anda.

Tantanganya pada saat ini sangat sulit mencari tanah yang bisa dipakai untuk menanam tanaman. Sebagian besar tanah sudah digunakan sebagai bahan bangunan dan tempat tinggal. Apa yang bisa anda lakukan jika hanya tersisa tanah dengan tingkat kesuburan yang tidak terlalu bagus? Anda harus mengingkatkan kesuburan tanah tersebut.

1. Penyebab Kesuburan Lahan Menurun

Anda pasti sudah tidak sabar mengetahui cara meningkatkan kesuburan tanah. Namun, ada baiknya anda mempelajari penyebab turunnya kesuburan tanah. Mengetahui penyebab juga membantu anda untuk mencegah melakukan kesalahan yang sama.

Setidaknya ada 3 hal yang menyebabkan kesuburan tanah menurun sangat jauh hingga membuat pertumbuhan tanaman tidak optimal, yaitu faktor kimiawi yang menganggu keseimbangan tanah, kandungan unsur hara yang jelek, hingga serangan gulma.

 meningkatkan kesuburan tanah

Adanya Faktor Kimiawi

Tanah yang memiliki sifat fisik, biologi, dan kimia. Sifat fisik tanah merupakan kondisi tanah yang sebenarnya, meliputi tekstur, isi, warna, suhu, konsistensi, hingga struktur tanah tersebut.

Sifat biologi tanah adalah suatu sifat tanah yang berhubungan dengan aktivitas makhluk hidup yang tinggal di tanah tersebut.

Contohnya, seperti biota yang tinggal di tanah tersebut. Semakin banyak dan aktif biota di permukaan atau dalam tanah tersebut, semakin bagus sifat biologi dari tanah ini sehingga cocok digunakan sebagai media tanam.

Faktor yang terakhir adalah sifat kimiawi yang merupakan hubungan tanah dengan senyawa kimia yang diikatnya, seperti unsur hara, kadar pH, dan proses kimiawi lainnya.

Faktor atau sifat kimiawi dari luar tanah tersebut sangat mudah mempengaruhi kesuburan tanah. Contoh faktor kimiawi dari luar adalah penggunaan pestisida atau pupuk kimia yang terlalu berlebihan sehingga terjadi perubahan komposisi kimiawi pada tanah.

Hal ini membuat kadar pH pada suatu tanah menjadi tidak netral sehingga tidak baik bagi tanaman. Selain itu, kandungan unsur hara pada tanah juga jadi tidak seimbang dan mengalami perubahan.

Salah satu hal yang mengerikan mengenai unsur hara adalah terlalu banyak kandungan unsur hara pada suatu tanaman. Semakin banyak unsur hara bukan berarti tanaman bisa tumbuh semakin subur.

Unsur hara yang terlalu banyak justru membuat tanaman mengalami masalah. Contohnya seperti tanaman akan kerdil bila kebanyakan nitrogen atau banyaknya unsur fosfor membuat daun hijau jadi menguning.

Anda harus berhati-hati tentang sifat kimiawi pada suatu tanah karena bukan hanya tingkat kesuburan tanah yang berkurang. Namun, juga ada risiko tanaman yang ditanam pada tanah tersebut lebih cepat mati.

Kandungan Unsur Hara

Tanaman membutuhkan unsur hara makro dan mikro dalam jumlah tertentu. Senyawa yang termasuk dalam unsur hara mikro adalah

  • nitrogen
  • fosfor
  • kalium
  • sulfur
  • kalsium
  • magnesium.

Unsur hara mikro antara lain adala

  • klor
  • zat besi
  • mangan
  • tembaga
  • seng
  • boron
  • molibdenum

Tanaman membutuhkan unsur hara makro dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan unsur hara mikro. Namun, tanah yang baik memiliki seluruh unsur hara tersebut.

Kekurangan salah satu dari unsur hara tersebut, terutama unsur hara makro membuat kesuburan tanah berkurang sangat jauh. Hal ini membuat anda harus upaya untuk meningkatkan kesuburan tanah dengan menambah unsur hara tersebut.

Serangan Gulma

Gulma merupakan suatu tanaman yang merugikan karena sering mengambil nutrisi dari tanah atau bahkan merusak tanaman yang anda tanam. Gulma dapat menyebabkan turunnya kesuburan suatu tanah.

Ada banyak sekali jenis gulma yang tumbuh di tanah subur, seperti:

  • gulma rumput
  • gulma teki
  • gulma daun lebar
  • gulma pakis.

Perbedaan dari semua jenis gulma ini adalah bentuk dan karakteristiknya.

Gulma rumput memiliki daun yang kecil dan panjang. Anda pasti pernah melihat jenis gulma yang satu ini. Gulma teki memiliki bentuk daun yang hampir sama seperti gulma rumput. Namun, daunnya tidak terlalu panjang.

Seperti namanya, gulma daun lebar memiliki daun yang sangat lebar dan biasanya tumbuh saat anda membudidayakan tanaman lainnya. Sedangkan gulma pakis memiliki daun kecil yang menancap pada batang yang panjang.

Gulma sangat sulit dibasmi dengan cara manual atau mencabut tanaman ini menggunakan tangan kosong. Ketika anda berhasil mencabutnya sampai bersih, tanaman yang satu ini akan tumbuh kembali.

2. Cara Mengatasi Kesuburan Tanah Menurun

Lalu bagaimana cara mengatasi kesuburan tanah yang bisa anda lakukan? Ada banyak upaya meningkatkan kesuburan tanah yang dapat anda lakukan. Usaha menambah kesuburan tanah dapat dilakukan dengan cara berikut ini:

Memperbaiki Kualitas Tanah

Karena kesuburan tanah menurun, anda harus memperbaiki kualitas tanah ini kembali menjadi bagus. Ada banyak langkah yang bisa anda lakukan untuk memperbaiki kualitas tanah.

Anda telah mengetahui kalau kualitas tanah dipengaruhi oleh unsur hara yang terkandung di dalamnya.

Coba periksa unsur hara apa yang kurang dalam tanah tersebut. Anda bisa mengirimkan sampel tanah kepada institusi yang bisa mengeceknya, seperti Dinas Pertanian.

Sambil menunggu hasil sampel tanah, anda bisa memberikan pupuk organik kepada tanah. Ingat perubahan komposisi kimiawi dapat menentukan kualitas tanah sehingga lebih baik menggunakan pupuk organik.

Meski tidak terlalu memiliki peran yang besar, anda tetap harus memperhatikan unsur hara mikro. Jangan lupa menambahkan unsur hara mikro pada tanah untuk menambah kualitasnya. Menggunakan pupuk dengan komposisi unsur hara makro maupun mikro yang lengkap salah satunyapada pupuk organik GDM.

Memilih pupuk dengan banyak manfaat antara lain sebagai nutrisi untuk tanaman, melengkapi kualitas unsur hara makro serta mikro di dalam tanah. Kandungan inilah yang terdapat pada Pupuk GDM Granule SAME yang memberikan manfaat:

GDM GRANULE SAME
  • Menghasilkan bakteri apathogen
  • Menghambat pertumbuhan jamur maupun penyakit dalam tanah
  • Menghasilkan enzim maupun hormone pertumbuhan untuk tanaman
  • Mencegah penyakit tular tanah
  • Menutrisi tanah agar lebih subur

GDM Granule SAME menjadi salah satu pilihan tepat untuk pemupukan dasar yang bagus untuk tanah, sebab adanya bakteri premium yang menunjang kesehatan tanah agar lebih gembur kualitasnya.

Selain itu Anda juga bisa mengkombinasikan pemupukan dasar dengan produk booster tanah yang memiliki bentuk layaknya pasta.

Kombinasi Granule dan pasta yang banyak digunakan oleh para petani untuk meningkatkan kesuburan tanah, maka GDM Black BOS menjadi kombinasi yang tepat dalam meningkatkan kesuburan tanaman.

gdm black bos (bio organic stimulant)
BLACK BOS merupakan Bio Organic Stimulant berbentuk konsentrat tinggi (pasta)

GDM Black BOS tidak hanya berfungsi untuk menyuburkan tanah, namun juga menutrisi tanah serta mengembalikan kondisi tanah yang semula tandus, terkena zat kimiawi berlebihan didalam tanah dan mengembalikan kualitas tanah seperti sediakala.

Selain itu GDM Black BOS sangat sesuai digunakan untuk tanah yang memiliki sifat kimiawi berlebih sebab dapat menjadi zat penawar antara lain:

  • Arsenik (As)
  • Kadmium (Cd)
  • Merkuri (Hg)
  • Tembaga (Cu)
  • Timbal (Pb)

Maka kombinasi keduanya tidak hanya sekedar menutrisi tanah maupun lahan dengan tepat, namun juga memiliki kombinasi yang tepat untuk mendegradasi tanah agar lebih baik hasilnya.

Maka dalam mengubah tekstur tanah menjadi lebih berkualitas dengan cara yang sangat sederhana.

Cobalah ambil sedikit tanah dan bentuk menjadi bentuk pipih. Jika tanah pecah saat anda bentuk, maka tanah tersebut memiliki tekstur yang subur sehingga tidak perlu diubah. Namun bila tanah tidak pecah, maka tanah tersebut memiliki tekstur yang kurang bagus.

Komposisi Bahan Organik Untuk Tanah

Usaha menambah kesuburan tanah dapat dilakukan dengan cara memberikan bahan organik untuk tanah. Untuk sementara, gunakan pupuk organik terlebih dahulu untuk mencegah perubahan kimiawi yang bisa membuat kualitas tanah menurun. Anda dapat menggunakan pupuk dari kotoran hewan atau membuat pupuk kompos sendiri.

Anda dapat menggunakan kotoran sapi dan ayam karena mengandung nitrogen dan fosfor yang cukup banyak. Untuk membuat pupuk kompos, anda butuh beberapa sampah, kotoran hewan, tanah, air dan larutan gula.

  1. Campurkan sampah, gula, dan kotoran hewan dalam satu wadah. Tambahkan tanah hingga campuran tersebut tertutup.
  2. Siram tanah dengan air dan tutup wadah tersebut agar tidak terkena sinar matahari langsung. Bila perlu, jauhkan dari sinar matahari.
  3. Biarkan pupuk kompos tersebut selama 3 bulan. Membuat pupuk kompos memang membutuhkan waktu yang cukup lama. Anda juga dapat menambahkan bakteri untuk mempercepat prosesnya.

Menggunakan pupuk organik maupun kompos dengan buatan  sendiri memang terlihat mudah namun sebenarnya nutrisi yang dibutuhkan juga harus lengkap.

Hal ini memang tidak mudah mengidentifikasi kualitas tanah maupun lahan secara tepat, maka disarankan Anda menggunakan pemupukan yang sudah teruji dan memiliki kualitas yang bagus untuk tanaman.

Selain itu, pengggunaan pupuk organik untuk menyuburkan tanah harus sesuai komposisi dan teknis yang digunakan. Berikut penjelasan pemupukan dasar yang dapat meningkatkan kesuburan tanah secara organik:

Teknis Pemupukan Dasar

Anda juga harus mengetahui teknis pemupukan dasar untuk meningkatkan kesuburan tanah. Mengetahui teknis ini merupakan cara memperbaiki kesuburan tanah yang bisa anda lakukan.

 Pertama, anda harus bisa mengetahui perbedaan unsur hara makro dan mikro serta fungsinya terlebih dahulu.

upaya meningkatkan kesuburan tanah

Unsur hara makro merupakan unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah yang banyak, biasanya adalah nitrogen, fosfor, dan kalium.

Unsur hara mikro hanya dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit. Ada banyak sekali unsur hara mikro dengan fungsi yang berbeda-beda, meski tidak memiliki fungsi yang signifikan terhadap kualitas tanah. Namun, tetap berpengaruh dan membantu.

Kebutuhan unsur hara makro maupun mikro inilah yang terdapat pada teknis pemupukan organik, mengapa demikian?

Sebab pupuk organik memiliki banyak fungsi banyak antara lain:

  • Mampu menguraikan bahan organik tanpa menimbulkan panas tinggi karena mikooganisme anaerob bekerja dengan enzim
  • Mampu meningkatkan unsur hara tanah, memperbaiki sifat kimia, fisik dan biologis tanah
  • Meningkatkan keragaman mikroba yang menguntungkan dalam tanah
  • Menghasilkan asam laktat yang membuat lingkungan bersifat asam dan mengganggu pertumbuhan bakteri yang merugikan
  • Meningkatkan keragaman mikroba yang menguntungkan dalam tanah

Beberapa manfaat pemupukan organik yang bisa Anda dapatkan dengan kombinasi lengkap dari pupuk GDM Organik, ketiga jenis pupuk yang berpadu untuk menutrisi tanaman dan tanah dalam satu waktu yaitu:

Masing-masing memiliki fungsi yang digunakan untuk beberapa tanaman seperti tanaman hias, tanaman buah, perkebunan, serta tanaman pangan.

Pemupukan organik tidak hanya berasal dari kualitas organik yang ditonjolkan saja, namun  juga kandungan bakteri premium yang ada dalam pemupukan organik inilah yang menjadi nilai tambah untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Pemupukan dasar dapat dibedakan dari masing-masing jenis tumbuhan atau tanaman yang Anda budidayakan, pastikan  Anda berkonsultasi dengan tim ahli kami untuk mengetahui dosis serta penggunaan pemupukan organik. Silahkan  menghubungi tim ahli kami melalui tombol dibawah ini:

Share your thoughts