lovebird terkena snot

Penyakit Snot Pada Lovebird : Cara Mengobati, Gejala, Penyebab Hingga Perawatan

Penyakit Snot pada burung lovebird merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Penyakit ini biasanya akan menyerang tanpa kenal tempat dan waktu. Burung lovebird yang mengalami penyakit Snot akan terserang di bagian area mata.

1. Gejala Penyakit Snot Lovebird

Seperti penyakit pada umumnya, Snot juga memiliki beberapa gejala yang terlihat pada burung lovebird.

Sebagai pemilik burung lovebird, anda wajib mengenali beberapa gejala di bawah ini agar peliharaan anda mendapatkan penanganan segera.

gejala snot pada lovebird

Berikut gejala-gejala dari penyakit Snot :

  • Karena penyakit ini menyerang bagian mata, maka gejala yang akan terlihat menonjol adalah di area mata yang basah atau berair.
  • Selain basah atau berair, mata dari burung lovebird yang mengalami Snot akan terlihat kemerah-merahan.
  • Karena merasakan gejala di area mata, maka burung lovebird merasa tidak nyaman, sehingga sering untuk memejamkan mata.
  • Tertidur lebih sering dari biasanya
  • Tidak memiliki semangat yang lincah saat bergerak, termasuk tidak bersemangat untuk berbunyi.
  • Tidak memiliki nafsu makan yang tinggi.
  • Suka mengembungkan bulu.

Apabila burung lovebird mengalami gejala seperti itu, maka sebaiknya segera diberikan penanganan terbaik agar penyakit Snot tidak menyerang semakin parah.

Banyak sekali jenis yang menyerang lovebird, oleh sebab itu Anda bisa melihat secara lengkapnya berikut pada artikel Jenis Penyakit Lovebird dan Cara Mengatasinya.

2. Penyebab Penyakit Snot Lovebird

Penyakit Snot bisa disebut juga Infectious Coryza dan seringkali menyerang hewan-hewan unggas, salah satunya adalah burung lovebird.

Sebagai pemilik burung lovebird, perlu mengetahui dengan baik penyebab dari penyakit ini agar dapat melakukan pencegahan.

penyakit snot lovebird

Berikut beberapa penyebab dari penyakit Snot :

  • Terdapat sebuah benda yang masuk ke dalam lubang hidung burung lovebird
  • Keberadaan sangkar yang berada di dekat udara kotor, seperti sisa pembakaran sampah atau asap dapur.
  • Sangkar berada dalam lingkungan yang kotor, sehingga membuat burung lovebird mengalami masalah pada pernapasan dan akhirnya berdampak terkena penyakit Snot.
  • Burung Lovebird berada di tempat yang terlalu dingin atau lembab.
  • Kotoran yang terlalu menumpuk.
  • Kurang menjaga kebersihan sangkar, sehingga terdapat benda-benda halus, seperti debu, pasir, serbuk, dan sebagainya yang terbang karena angin dan masuk ke dalam sangkar.
  • Bakteri berkembang biak yang disebabkan oleh kandang atau inkubatornya terlalu pengap.
  • Berada dalam lingkungan yang mudah memantulkan cahaya matahari (dikelilingi oleh kaca), sehingga membuat pantulan cahaya matahari mengenai mata Burung Lovebird.
  • Terkena gigitan serangga sehingga menyebabkan mata burung Lovebird bengkak dan berpotensi terkena penyakit Snot.
  • Adanya penularan dari hewan unggas lain yang terkena penyakit Snot.

3. Cara Mengobati Penyakit Snot Lovebird

Terdapat berbagai cara untuk mengobati penyakit Burung Lovebird yang cukup mematikan ini. Berikut beberapa cara mengobati Penyakit Snot :

Alami

Mengobati penyakit Snot, umumnya menggunakan pengobatan tradisional yang alami, seperti mengolah tumbuh-tumbuhan. Pengobatan alami akan membuat burung lovebird lebih cepat sembuh.

Tumbuhan Kitolod

Kitolod merupakan sebuah tumbuhan liar yang dipercaya sebagai obat penyembuh gangguan mata pada burung Lovebird. Bukan hanya untuk menyembuhkan penyakit Snot, gangguan mata yang bisa disembuhkan untuk penyakit yang dialami burung Lovebird, diantaranya adalah infeksi mata dan katarak.

tanaman kitolod

Selain tumbuhan kitolid, bunga kitolid juga memiliki khasiat yang baik untuk menyembuhkan penyakit mana snot dan katarak. Cara pembuatannya cukup mudah, yaitu dengan mencuci bunga kitolid dan meneteskan air cucian tersebut pada maa burung Lovebird.

Efek dari pemberian air cuci bunga kitolod akan terasa pedih dan membuat burung lovebird mengeluarkan air mata lebih banyak dari biasanya, namun air mata tersebut berfungsi untuk membuat kotoran yang ada di dalam mata burung lovebird.

Air Seni

Urin merupakan sisa-sisa metabolisme dalam tubuh dan memiliki kandungan bakteri yang sangat berbahaya. Urin manusia dipercaya oleh sebagian besar orang memiliki khasiat ampuh untuk mengatasi gangguan mata.

air seni

Banyak orang yang memanfaatkan air seni atau urin untuk menyembuhkan penyakit Snot pada burung Lovebird.  

Namun, perlu diperhatikan bahwa sebelum menjadikan urine sebagai pengobatan, kita harus memastikan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh kita haruslah yang sehat agar urine yang dikeluarkan tidak berbahaya.

Cara pengobatan menggunakan urin dengan meneteskannya pada mata burung, kurang lebih 2-4 tetes dan diamkan selama satu menit, kemudian bilas dengan air bersih.

Berikan urin pada pagi hari, karena urin pada pagi hari berkualitas baik. Pengobatan ini bisa dilakukan setidaknya dua kali sehari pada pagi dan sore hari, hingga burung sembuh.

Daun Sirih Merah

Khasiat yang dimiliki daun sirih merah terbukti sangat baik sebagai bahan antiseptik yang bisa membunuh berbagai bakteri kuman. Sehingga, daun sirih merah memiliki kualitas yang baik sebagai obat penyakit Snot.

daun sirih merah

Cara mengobati burung Lovebird menggunakan daun sirih merah dengan mengambil kurang lebih tujuh lembar, lalu diremas-remas dan dicampur dengan air sebanyak satu liter.

Gunakan air tersebut untuk memandikan burung supaya bakteri-bakteri yang menempel bisa cepat mati.

Selain itu, mengobati mata burung Lovebird juga bisa dilakukan dengan menggunakan tiga lembar daun sirih merah yang telah dicuci, lalu diremas hingga halus.

Hasil remasan yang halus berupa air yang licin, sehingga dapat diteteskan ke mata burung Lovebird. Gunakan metode ini sebanyak tiga kali dalam sehari.

Menjemur

penjemuran burung lovebird

Jemur bisa menjadi salah satu bagian dari cara mengatasi penyakit Snot yang dialami oleh burung Lovebird. Cara ini dipercaya cukup ampuh, jika mata dari burung Lovebird tidak berair. Penjemuran pada burung bisa dilakukan di jam-jam pagi hingga siang.

Obat Atau Suplemen

Selain memberikan pengobatan tradisional atau alami, anda bisa memberikan beberapa obat-obatan atau suplemen seperti di bawah ini :

  • RDF
  • Anti Snot
  • Bio Snot
  • Stop Snot
  • Kitolot Plus
  • Bye-bye Snot
  • Salep Cyndocentrol (basic-nya bukan obat untuk burung, tetapi bisa memberikan efek kesembuhan)
  • Antibiotik (basic-nya bukan obat untuk burung, tetapi bisa memberikan efek kesembuhan)
  • Propolis ((basic-nya bukan obat untuk burung, tetapi bisa memberikan efek kesembuhan)
  • Cendo Xitrol (basic-nya bukan obat untuk burung, tetapi bisa memberikan efek kesembuhan)
  • Salep mata Erlamycetin Chloraphenicol (basic-nya bukan obat untuk burung, tetapi bisa memberikan efek kesembuhan)
  • Alletrol (obat tetes mata, basic-nya bukan obat untuk burung, tetapi bisa memberikan efek kesembuhan)
  • Vitobel (obat tetes mata, basic-nya bukan obat untuk burung, tetapi bisa memberikan efek kesembuhan)
  • Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternak (bukan obat melainkan untuk langkah pencegahan dan recovery lovebird yang terkena serangan penyakit)

4.Cara Merawat Lovebird Terkena Snot

Memisahkan Lovebird Yang Terkena Snot

Snot merupakan penyakit yang tertular, oleh sebab itu apabila ada burung atau hewan unggas yang terkena penyakit Snot, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memisahkan hewan-hewan lain yang masih sehat agar tidak terjadi penularan.

Penularan penyakit ini bisa melalui tempat pakan burung, tempat minum, serta udara. Oleh karena itu, dengan memisahkan burung-burung sehat dengan burung-burung yang terjangkit penyakit Snot dapat mengurangi resiko menular. Jangan lupa untuk menyediakan tempat-tempat pakan dan minum yang berbeda.

Selain itu, dapat dilakukan beberapa cara atau tips untuk merawat burung Lovebird yang terlanjur terkena penyakit Snot, diantaranya :

Jangan Memandikan Lovebird

Upaya untuk melakukan pencegahan terhadap menyebarnya bakteri yang diakibatkan oleh Lovebird yang disemprot atau bakteri yang tinggal di dalam kandang. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga atau mengisolasi yang bertujuan untuk memperparah penyakit Snot apabila air masuk ke dalam mata burung Lovebird.

Kurangi Menjemur Lovebird

Seringkali penjemuran dilakukan dari pagi hingga siang, sekitar pukul 11.00 WIB. Akan tetapi, tips yang tepat untuk merawat burung yang terkena penyakit Snot adalah dengan mengurangi durasi penjemuran.

Durasi penjemuran yang bisa dilakukan selama 15 menit, agar mata burung yang terkena penyakit Snot tidak mengalami iritasi yang disebabkan oleh udara dan debu.

Bersihkan Mata Dengan Air Hangat

Bersihkan mata burung Lovebird menggunakan kapas atau kertas tisu setidaknya dua kali dalam sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Caranya, cukup oleskan kapas pada bagian mata sebelah luar. Tujuannya adalah untuk membersihkan bakteri dan kotoran yang menempel di sekitar area mata burung Lovebird.

mengatasi penyakit snot lovebird

Bersihkan Mata Lovebird Dengan Rebusan Daun Sirih

Memiliki kandungan antiseptik yang memiliki fungsi untuk membunuh bakter dan berbagai penyakit lainnya, karena daun sirih merupakan bahan alami yang bisa membantu mengatasi penyakit Snot pada burung.

Lebih baik gunakan daun sirih merah, dengan mengambil beberapa lembar daun sirih yang kemudian direbus dengan air. Setelah itu, biarkan sampai air rebusan dingin, kemudian diteteskan pada area mata burung Lovebird yang mengidap penyakit Snot.

Kandang Lovebird dikerodong

Kandang Lovebird yang dikerodong bertujuan untuk mengatasi udara kotor, asap, serta terhindar dari penyakit yang menular, seperti Snot. Selama proses penyembuhan, dikerodong sangat berpengaruh.

Selain itu, kandang yang dikerodong juga mendatangkan manfaat-manfaat di bawah ini :

  • Mencegah Stress pada saat burung diajak jalan

Sebelum membawa burung ke tempat lain, sebaiknya kandang dikerodong agar burung-burung tidak stress. Hal tersebut dikarenakan burung Lovebird harus beradaptasi saat dibawa ke tempat asing.

  • Proses Mabung menjadi lebih cepat

Burung kicau yang sedang mengalami mabung, membutuhkan sebuah ketenangan dan juga perawatan lebih. Kerodong menjadi pilihan yang tepat agar burung-burung mendapatkan waktu istirahat yang lebih banyak dan bisa menumbuhkan bulu-bulu baru.

  • Melindungi burung dari gigitan serangga

Seringkali burung-burung Lovebird mengalami gangguan akibat gigitan dari serangga yang terjadi saat tidur. Serangga pengganggu biasa suka hinggap di lampu atau di area sekitar sangkar. Serangan serangga berupa gigitan di kaki Lovebird menyebabkan kaki Lovebird menjadi merah dan bersisik. Kandang yang dikerodong akan membuat burung-burung Lovebird menjadi lebih nyaman.

  • Memberikan kehangatan

Udara malam seringkali terasa lebih dingin, hal tersebut membuat burung Lovebird menjadi lebih mudah sakit. Cahaya lampu yang dinyalakan pada malam hari juga bisa mengganggu waktu istirahat burung-burung Lovebird.

Mengkerodong sangkar pada malam hari akan membuat burung-burung Lovebird menjadi lebih hangat dan juga nyaman. Khususnya pada musim hujan, maka pemilik burung harus melakukan perawatan lebih benar dan baik, serta memperhatikan detail kondisi kesehatan burung peliharaan.

Berikan Asupan Secara Teratur

Gizi yang baik akan membuat kondisi burung menjadi lebih fit dan sehat. Dalam proses penyembuhan, burung membutuhkan perhatian lebih agar kesehatannya cepat pulih.

Upaya dalam mempercepat proses penyembuhan, pemilik burung harus memperhatikan dengan baik, kualitas asupan yang diberikan apakah mengandung gizi terbaik, serta menambahkan extrafooding.

Bersihkan Kandang Lovebird

Kandang yang bersih akan membuat kesehatan burung Lovebird menjadi lebih terjaga, karena terhindar dari hama, kuman, bakteri, dan penyakit lainnya. Membersihkan kandang sebaiknya dilakukan secara rutin, setiap hari, khususnya pada kandang burung yang menderita penyakit Snot.

membersihkan kandang lovebird

Tidak hanya kandang, tempat makan dan minum juga harus dicuci, serta mengganti makanan dan minuman yang sisa kemarin agar burung tidak makan makanan yang mengandung bakteri karena dibiarkan terlalu lama.

Berikut beberapa cara untuk membersihkan sangkar burung agar sangkar selalu bersih dan nyaman :

  • Membersihkan dari kotoran burung

Burung sering mengeluarkan kotoran di dalam sangkar, sehingga kita harus rutin membersihkan sangkar agar kotoran yang ada di dalam tidak mengering atau membatu. membersihkan kotoran burung bisa dilakukan dengan menyikat bagian sangkar menggunakan sikat gigi bekas atau sikat kecil lain.

  • Menghilangkan bau

Bau tidak sedap akan tercium pada sangkar yang sudah lama tidak dibersihkan rutin. Maka, pemilik burung sebaiknya membersihkan sangkar menggunakan air jeruk yang dinilai ampuh dalam menghilangkan kuman penyakit.

Cara menggunakan air jeruk untuk membersihkan sangkar dari bau tidak sedap adalah dengan menyiapkan kurang lebih dua buah jeruk nipis yang diiris menjadi beberapa bagian. Kemudian, peras jeruk dan ambil airnya, lalu campurkan dengan air hangat di dalam gelas.

Setelah itu, masukkan teh baking soda sebanyak dua sendok ke larutan air jeruk air hangat, lalu aduk hingga tercampur rata dan tuang ke wadah semprotan.

  • Bersihkan tempat minum dan tempat pakan

Tempat minum dan pakan bisa berjamur apabila tidak dibersihkan dengan baik, karena seringkali air dan kotoran burung terciprat ke tempat minum dan pakan.

Cara membersihkan tempat minum dan pakan cukup mudah, dengan menggunakan spon dan sabun cuci piring lalu bilas dengan air panas. Kemudian, keringkan tempat pakan dan minum di bawah sinar matahari selama beberapa menit.

  • Bersihkan sangkar dari karat

Sangkar yang digunakan dalam waktu yang lama bisa mengalami karat, apalagi yang terbuat dari besi dan metal. Oleh sebab itu, sangkar yang berkarat harus segera dicat lagi agar lebih awet.

Selain mengecat sangkar lagi, membersihkan karat pada sangkar burung bisa menggunakan asam sitrat. Caranya adalah dengan menaburkan asam sitrat pada bagian sangkar yang berkarat.

Membersihkan bagian jeruji yang berkarat menggunakan asam sitrat dapat dilakukan dengan cara menempatkan asam sitrat di wadah yang dicampuri dengan air panas. Kemudian, usapkan secara perlahan menggunakan lap campuran asam sitrat pada jeruji yang berkarat.

Apabila bagian alas sangkar yang berkarat, maka pemilik burung dapat menambangkan air panas dan asam sitrat pada bagian alas sangkar, seperti keramba mandi. Setelah itu, diamkan selama 10 menit, kemudian gosok menggunakan sikat gigi bekas atau sikat-sikat kecil hingga bagian karat hilang.

  • Jemur Sangkar

Setelah membersihkan bagian sangkar, ada baiknya untuk menjemur sangkar sebelum burung-burung dimasukkan, agar sangkar lebih kering dan burung tidak perlu mengalami proses penjemuran.

Berikan Vitamin Lovebird Selama Proses Penyembuhan

Vitamin memiliki pengaruh yang besar dalam proses penyembuhan burung yang mengalami penyakit snot.

Pemberian vitamin pada burung harus dilakukan dengan baik, sehingga daya tahan tubuh burung Lovebird dapat terjaga dengan baik. Vitamin juga bisa memberikan kesembuhan penyakit snot pada burung Lovebird.

Perawatan untuk lovebird yang terkena snot, dengan memberikan vitamin lovebird GDM.

Salah satu kegunaan vitamin lovebird adalah memperbaiki metabolisme dalam tubuh lovebird.

Hal inilah yang nantinya akan memulihkan nafsu makan pada lovebird, selain itu daya tahan tubuhnya juga.

Pastikan memilih vitamin untuk lovebird yang memiliki kandungan bakteri premium seperti Bacillus brevis.

Salah satu bakteri yang menghasilkan antibiotik tyrocidine, yang bermanfaat untuk menambah kekebalan tubuh ternak dari serangan penyakit.

produk suplemen organik cair gdm spesialis ternak 1ltr

Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan salah satu vitamin lovebird organik yang direkomendasikan.

Cara pemberian pada lovebird cukup mudah yaitu:

  1. Campur 1 liter air dengan 3 ml Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan secara merata.
  2. Diaplikasikan untuk 10 wadah air minum lovebird untuk jumlah 10 lovebird.
  3. Sesuaikan penggunaan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan dengan jumlah lovebird yang Anda miliki.
  4. Untuk pemberiannya setiap 2x sehari yaitu pagi dan sore hari.
  5. Pastikan juga bisa diaplikasikan seminggu 2 sampai 3 kali, dan imbangi dengan pemberian pakan yang sesuai.

Beberapa poin penting dalam menangani serta mencegah hingga perawatan lovebird yang terkena snot.

Dulur bisa berkonsultasi dengan tim ahli kami mengenai penggunaan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Peternakan untuk meningkatkan kualitas daya tahan lovebird. Melalui tombol dibawah ini:

Share your thoughts