cara menanam terong

Cara Menanam Terong Tingkatkan Panen Hingga 50 Kg Setiap Hari, Beserta Analisa Usaha

Mau panen setiap hari, hanya dari budidaya terong?

Cukup mudah untuk mendapatkan hasil panen bagus, hanya dengan teknik cara menanam terong yang benar

Di Kota Jepara sendiri, Petani Terong sukses yang merupakan Mitra GDM

Pak Mustu Raihan menjadi salah satu petani terong yang menghasilkan 50 kg per harinya

Dulur bisa melihat video selengkapnya berikut ini:

Menghasilkan keuntungan yang menarik hanya dari budidaya terong, sangatlah bisa

Tertarik ingin tau rahasia yang menunjang hasil panen terong Pak Mustu setiap harinya ?

Lalu apa saja tips peluang bisnis dari Pak Mustu untuk para pemula ?

Berikut ini dulur bisa menyimak ulasan potensi bisnis dari komoditas terong:

Peluang Bisnis Budidaya Terong

Kalau dilihat dari segi pasar, kebutuhan terong masih sangat prospektif untuk masing-masing daerah

Sebagai salah satu komoditas yang memiliki jumlah permintaan relative stabil setiap harinya dipasaran

Inilah yang menjadi potensi bagus untuk dikembangkan, Pak Mustu Mitra kami membudidayakan terong ungu varietas laguna

Salah satu faktor yang bagus dalam segi permintaan menurut beliau yaitu,

  • Ukuran terong kecil dan sedang lebih disukai dipasaran
  • Untuk retail biasanya berisi 6
  • Jenis terong yang ditanam, lebih tahan terhadap musim jadi cenderung memiliki permintaan yang bagus dipasaran

Maka tidak heran dulur, jika hasil terong yang dipanen mendapatkan harga 3000/kg dan menghasilkan panen minimal 50 kg/hari

Berikut untuk lebih menjelaskan pada dulur, table analisa usaha budidaya terong:

analisa usaha terong

Sangat prospektif bukan ?

Bahkan jika dulur serius untuk mengembangkan budidaya terong, hasil pendapatannya sangat menguntungkan

Namun ada salah satu penunjang keberhasilan hasil panen terong milik Pak Mustu, salah satunya menggunakkan Produk Pupuk Organik GDM

Apa saja itu ? dan bagaimana pengaplikasiannya ?

Dulur harus menyimak tahapan budidaya terong secara organik berikut ini:

Syarat Tumbuh Tanaman Terong Ungu

Dulur harus memahami dulu mengenai syarat tumbuh tanaman terong untuk menunjang pertumbuhan yang bagus

Pada umumnya tanaman terong dapat tumbuh di berbagai kondisi lingkungan. Namun untuk hasil yang maksimum, ada beberapa syarat tumbuh tanaman terong.

syarat tumbuh terong
Lahan Budidaya Terong Milik Mitra GDM

Berikut adalah syarat tumbuh tanaman terong:

Iklim

  • Beriklim tropis.
  • Curah hujan ideal adalah 85-200 mm/bulan dan harus merata.
  • Suhu optimimum yang baik adalah 25-30 C.
  • Mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Media Tanah

  • Memiliki tekstur tanah yang gembur (lakukan proses pembajakan agar tekstur tanah gembur).
  • Air tidak menggenang.
  • Mengandung cukup kandungan unsur hara.
  • pH tanah 5-6,6,5 (apabila pH tanah asam atau <6,5 sebaiknya taburkan dolomit/kapur pertanian).
  • Jenis tanah yang baik adalah latosol, regosol dan andosol yang merupakan jenis tanah lempung ringan dengan daya drainase dan daya ikat air yang baik.

Ketinggian

  • Dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga dataran tinggi sampai 1000 mdpl (meter di atas permukaan laut).

Memilih Benih Terong

Dalam budidaya terong ungu hal utama yang harus diperhatikan selain cara menanam terong ungu yang baik dan benar adalah saat pemilihan benih terong yang harus tepat

pemilihan bibit etrong
Jenis Terong Ungu Milik Mitra GDM

Untuk memperoleh bibit terong ungu yang bagus pilihlah benih terong yang berkualitas. Dulur perlu mengetahui jenis benih terong yang tepat:

  • Menentukan varietas yang bagus salah satu benih terong hibrida
  • Benih yang memiliki hasil produksi tinggi dan tahan penyakit
  • Memiliki penampakan bagus dan tidak cacat

Kebutuhan benih untuk budidaya terong dalam satu hektar sekitar 300-500 gram, tergantung  jarak tanam yang dipakai.

Maka dulur bisa menyesuaikan kebutuhan jumlah benih yang akan digunakan, hal inilah yang sangat berpengaruh dengan kualitas daya tumbuhnya nanti

Setelah itu tahapan selanjutnya berkaitan dengan penyemaian tumbuhan terong, berikut ulasan yang bisa dulur terapkan: 

Cara Menyemai Bibit Terong Ungu

Tahapan penyemaian benih terong yang sudah dipilih sebagai berikut:

  1. Sebelum melakukan persemaian sebaiknya lakukan perendaman benih dengan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Pangan selama 2 jam. Tujuan perendaman benih adalah untuk memecah masa dormansi (keadaan tidur) benih sehingga benih lebih cepat tumbuh.
  2. Dosis Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Pangan saat perendaman benih adalah 100 ml dilarutkan dengan 1 liter air.
  3. Setelah itu benih ditiriskan dan dipindahkan ke bumbungan daun pisang/pot plastik dengan media semai dari tanah dan pupuk kandang/bokashi dengan perbandingan 1:1.
  4. Setelah benih tumbuh menjadi bibit terong ungu lakukan penyiraman rutin setiap hari dan semprot dengan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Pangan setiap 1 minggu sekali dengan dosis 2 gelas air mineral per tangki (14-20 liter).
  5. Bibit terong ungu siap ditanam di lapangan setelah berumur 4-5 minggu atau setelah mempunyai 4-5 daun

Salah satu tujuan pemberian Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Pangan dalam proses penyemaian benih terong yaitu untuk meminimalisir adanya serangan hama dan penyakit yang ada dalam benih

pupuk organik cair gdm spesialis tanaman pangan 5ltr

Sebab kandungan bakteri premium Micrococcus roseus dalam Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Pangan yang meningkatkan kekebalan terhadap penyakit pada tanaman.

Pengolahan Lahan Budidaya

Lahan budidaya yang bagus menjadi media syarat tumbuh yang bagus untuk menunjang pertumbuhan tanaman terong nantinya

pengolahan lahan
Lahan Budidaya Terong Milik Mitra GDM

Mempersiapkan dan mengolah lahan budidaya sebelum benih terong disemai dengan tepat dengan tahapan berikut ini:

  1. Pengolahan tanah dapat dilakukan dengan cara dicangkul 2-3 kali atau dibajak dengan kedalaman 20-30 cm
  2. Kemudian buat bedengan dengan lebar 120-140 cm serta panjang disesuaikan kondisi lahan.
  3. Sedangkan lebar parit adalah 30-50 cm dengan kedalaman 20-30 cm.
  4. Taburkan dolomite/kapur pertanian 2 ton per hektar atau disesuaikan dengan kondisi pH tanah terakhir
  5. Setelah itu berikan juga pupuk kandang/bokashi yang sudah matang sebanyak 0,5-1 kg per lubang sebelum tanam atau 10-20 ton per hektar ditabur diatas bedengan. 
  6. Kemudian sebar secara merata kedalam lahan, GDM Granule SAME dengan dengan takaran dosis 100 kg/ha
  7. Setalah itu, semprot bedengan dengan GDM Black Bos dengan dosis 1 gelas air mineral per tangki (14-20 liter) dengan cara disemprot rata keatas bedengan dengan kondisi tanah harus basah
  8. Lalu tutup bedengan dengan mulsa plastik, dan tunggu sampai satu minggu maka lahan siap ditanami

Salah satu rahasia kesuburan tanaman terong milik Mitra Kami Pak Mustu yaitu tanahnya yang gembur dan subur

Inilah manfaat kombinasi dari penggunaan GDM Granule SAME mampu meningkatkan unsur hara tanah, memperbaiki sifat kimia, fisik dan biologis tanah yang dihasilkan oleh bakteri premium lactobacillus sp didalamnya

GDM SAME DAN BLACKBOS

Sedangkan GDM Black Bos dapat mencegah penyakit tular tanah seperti layu dan busuk batang atau daun, selain itu juga berfungsi untuk membuka pori-pori tanah sehingga tanah yang awalnya keras menjadi gembur dan subur.

Tahapan Penanaman Terong

Bibit tanaman terong yang sudah disemai, Ketika sudah tumbuh tunas dan siap untuk ditanam dalam lahan budidaya terong

Proses penyemaian bibit terong sebelumnya, memang memiliki tujuan untuk menyeragamkan kualitas pertumbuhan bibit terong.

cara menanam terong

Maka ada beberapa tahapan penanaman bibit terong yang tepat, dulur bisa menerapkan berikut ini:

  1. Bibit terong ungu yang telah berumur satu setengah bulan atau daunnya telah tumbuh 4 helai dapat dipindahkan ke tanah yang telah dipersiapkan.
  2. Jarak tanam dalam budidaya terong ungu menggunakan jarak dalam barisan 60-70 cm, sedangkan jarak antar barisan 80-90 cm, dan pada tiap bedengan terdapat dua baris tanaman.
  3. Kemudian ambil perlahan bibit yang sudah semai secara perlahan untuk dipindahkan pada lubang tanam dilahan budidaya
  4. Setelah itu masukkan secara perlahan, pastikan akar bibit masuk kedalam tanah dengan sempurna
  5. Lalu tutup perlahan dengan tanah, sampai akar sudah tidak terlihat lagi dipermukaan

Setelah masa tanam, dulur perlu memperhatikan hal yang sangat penting. Dalam tahapan selanjutnya inilah tahapan pemeliharaan yang bisa dulur terapkan:

Proses Perawatan Tanaman Terong

Tahapan yang sangat penting untuk menunjang kualitas pertumbuhan tanaman setelah masa tanam, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan salah satunya berikut ini:

Pengajiran

Ketika tanaman terong sudah berumur lebih dari 30 HST (hari setelah tanam) maka sangat diperlukan sekali tahapan pengajiran

Hal inilah yang menunjang pertumbuhan tanaman terong, dengan memberikan ajir bambu yang panjangnya disesuaikan dengan tinggi tanaman terong

Pengairan

Pada saat pengolahan lahan budidaya, pembuatan parit inilah yang berfungsi untuk memberikan aliran air pada lahan budidaya.

Kebutuhan air atau system pengairan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman, jika menanam terong saat musim kemarau maka pasokan air juga harus disesuaikan debit airnya pastikan tanah tetap lembab dan tidak kering

Namun saat musim penghujan, maka cukup disesuaikan dengan kondisi tanah dan tidak perlu banyak

Penyiangan Gulma

Menanam terong dalam lahan budidaya skala besar dan luas, tentu gulma atau tanaman pengganggu yang ikut tumbuh disekitar tanaman terong juga harus dibersihkan

penyiangan gulma
Lahan Budidaya Terong Milik Mitra GDM

Dulur bisa melakukan penyiangan gulma dengan cara manual, jika yang tumbuh rumput atau tanaman kecil disekitar lahan bisa langsung mencabutnya dengan tangan

Pemupukan Tanaman Terong

Setelah masa tanam, tanaman terong yang berumur 7 sampai 27 hari memasuki masa pertumbuhan

Tentu hal ini harus ditunjang dengan pemberian pupuk yang meningkatkan kualitas pertumbuhan tanaman terong secara maksimal

Berikut tahapan pemupukan untuk tanaman terong yang bisa dulur terapkan:

  1. Dulur dapat mengaplikasikan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Pangan dengan dosis 8 liter/ha
  2. Sedangkan untuk takaran penggunaanya yaitu 500 ml atau setara 2 gelas Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Pangan per tangki
  3. Untuk penggunaanya, dulur hanya perlu menyemprot secara merata ke seluruh tanaman terong
  4. Setelah itu pada umur lebih dari 30 hari, untuk tetap menjaga kesuburan tanah
  5. Maka penggunaan GDM Granule SAME dengan dosis 100 kg/ha dengan cara disebar secara merata pada area sekitar daerah perakaran
  6. Selanjutnya kombinasi GDM Black Bos dengan dosis 5 kg/ha, dengan takaran 1 gelas air mineral per tangki.
  7. Caranya menyemprot secara merata pada tanah, pastikan kondisi tanah basah 

Penggunaan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Pangan sendiri untuk masa pertumbuhan tanaman terong sangatlah penting, hal ini adanya kandungan bakteri premium seperti Bacillus brevis yang dapat menunjang proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman

pupuk terong

Selain itu kombinasi GDM Granule SAME dan GDM Black Bos yang dapat menjada kelembapan dalam tanah dan membuka pori-pori tanah lebih cepat sehingga tanah yang keras menjadi lebih gembur dan subur

Inilah yang menjadikan Pak Mustu Mitra Kami semakin yakin untuk memberikan nutrisi bagus dan sesuai dengan tanaman terongnya

Hasilnya bukan lagi janji, dan terbukti menghasilkan terong yang sehat dan daya jual yang bagus dipasaran

Penanganan Hama dan Penyakit Pada Tanaman Terong

  • kutu daun (Myzus persicae),
  • kutu kebul (Bemisia tabaci),
  • pengorok daun (Liriomyza sp.),
  • dan oteng-oteng (Epitachna sp.).

Pengendalian hama dapat dilakukan dengan menggunakan perangkap kuning sebanyak 40 buah/ha.

Jika menggunakan insektisida gunakan yang aman dan selektif seperti insektisida nabati, biologi atau insektisida piretroid sintetik.

penanganan hama dan penyakit

Maka untuk meminimalisir adanya serangan hama dan penyakit, pastinya dulur tepat melakukan proses pemupukan.

Perpaduan Produk Pupuk GDM Organik dapat meminimalisir serangan hama maupun penyakit

Sebab bakteri apathogen yang terkandung di dalamnya menghasilkan enzim, antibiotic dan toksin untuk melawan bakteri-bakteri pathogen sehingga tanaman tumbuh sehat dan aman dari serangan penyakit.

Tahap Panen dan Pascapanen Terong

Hal yang dinantikan dalam proses budidaya terong yaitu saat panen, hasil panen yang bagus tentu akan menghasilkan keuntungan pendapatan yang bagus

Panen terong yang dirasakan oleh Mitra kami Pak Mustu di Jepara, Jawa Tengah sendiri terbilang sangat memuaskan

panen terong
Pak Mustu, Mitra GDM Bersama Tim GDM

Terong yang berusia lebih dari 50 hari sudah bisa dipanen, bahkan dalam rentang waktu beberapa bulan beliau sudah merasakan panen sebanyak 40 kali

Dengan total hasil panen sebanyak 2 ton lebih

Sudah sangat terlihat sekali, pendapatan dan keuntungan yang didapatkan

Nah inilah karakteristik terong siap panen serta penanganan pasca panennya menurut mitra kami:

  1. Buah terong yang siap dipanen tentunya adalah buah yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.
  2. Dari ukuran Buah dan tingkat kekerasan saat dipencet
  3. Buah terong yang layak dikonsumsi adalah buah yang padat dan permukaan kulitnya mengkilat.
  4. Buah terong tidak dapat disimpan lama sehingga harus dipasarkan segera setelah tanam. Pengelompokan dilakukan berdasarkan ukuran dan warna.
  5. Pe­nanganan selama pengemasan harus dilakukan secara berhati-hati untuk mencegah kerusakan kulit.

Bagaimana dulur ?

Semakin yakin untuk memulai budidaya terong dalam skala besar ?

Atau ingin lebih mengembangkan kualitas hasil panen terong agar lebih maksimal dan meningkatkan pendapatan ?

Semuanya bisa dulur wujudkan dengan cara menanam terong yang tepat dan pastinya dulur menggunakan pupuk terong yang tepat

Pupuk Organik yang tidak hanya menutrisi tanaman namun juga kualitas tanah lebih bagus, pastinya bisa meningkatkan kualitas terong yang dihasilkan

Produk Pupuk GDM Organik dalam kombinasi lengkap sudah menjadi salah satu penunjang hasil panen terong Pak Mustu meningkat maksimal

Pastikan dulur menjadi petani terong selanjutnya, sukses meningkatkan hasil panen dan pendapatan

Jika dulur-dulur mengalami kendala dalam budidaya terong atau ingin mengetahui lebih mengenai Produk Pupuk GDM Organik Silahkan hubungi tim teknis kami melalui tombol whatsapp berikut ini:

6 Comments

Join the discussion and tell us your opinion.

Claudyareply
Oktober 19, 2019 at 23:15

Saya sedang bingung mau memulai menanam apa untuk bisnis saya kedepan. Moga referensi ini berguna bagi saya dalam menentukan bisnis saya kedepannnya. Terimakasih min 🙂

Nurul Ikhwanreply
September 2, 2020 at 17:51

kalo, pupuk organik/kandang yang paling bagus buat tanaman terong, pupuk apa ya….

GDM Inforeply
November 21, 2020 at 13:34
– In reply to: Nurul Ikhwan

Halo Dulur

Untuk penggunaan pupuk terhadap tanaman terong, disarankan lebih baik pupuk organik pak. Kalau untuk media tanamnya memang ada dua pak yaitu GDM Black BOS dan GDM Granule SAME sedangkan untuk perawatan setelah masa tanam menggunakan Pupuk Organik Cair GDM Spesialis Pangan
Mengenai info selengkapnya bapak bisa menghubungi melalui tombol berikut ini

Siskareply
Juli 4, 2021 at 11:52

Produknya sangat bagus sy sangat tertarik sekali

GDM Organicreply
September 17, 2021 at 13:20
– In reply to: Siska

Halo Bu Siska

Terimakasih sebelumnya, untuk mencoba aplikasi pupuk kami Anda bisa berkonsultasi dulu ya dengan tim ahli pertanian kami melalui link dibawah ini:

Bunga Tanaman Buah Rontok: Jenis, Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi Hingga Pencegahan – Suplemen dan Pupuk Organik Cair Terbaikreply
Juli 19, 2021 at 08:53

[…] Anda bisa menyimak teknis perawatan serta pemupukan yang tepat untuk tanaman terong melalui ulasan Cara Budidaya Terong Organik. […]

Leave a reply