Beranda » Perkebunan » Cara Budidaya Kakao Dengan POC GDM Kebun

Cara Budidaya Kakao Dengan POC GDM Kebun

T Diposting oleh pada 6 October 2017
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 127 kali

budidaya kakao

Budidaya Kakao – Kakao atau Theobroma cacao L menjadi sub sektor perkebunan penghasil devisa terbesar bagi Indonesia. Pada tahun 2015, sumbangan devisa dari ekspor kakao USD 1,01 miliar atau 3,78% dari total ekspor perkebunan.

Dilihat dari nilai ekspor kakao, Indonesia menjadi eksportir kakao nomor 11 dengan pangsa 2,7% dari ekspor dunia. Negara tujuan ekspor terutama ke Malaysia 22,9 %, Amerika Serikat 20,2%, Jerman 8,29%, China 6,2% dan India 4,9%.

Produk kakao Indonesia mampu bersaing dengan penetrasi pasar ke Amerika Serikat dan Jerman, mengalahkan negara eksportir Belanda dan Pantai Gading ( Sinar Tani, 2016)

Untuk menjaga kontinuitas hasil budidaya kakao, perlu dilakukan perawatan salah satunya adalah pemupukan. Hal ini disebabkan sebagian besar lahan kakao memiliki kesuburan yang beragam dan umumnya tergolong lahan yang memiliki tingkat kesuburan tanah rendah sampai sedang.

Selain itu, penanaman kakao bisanya mengabaikan aspek konservasi lahan sehingga proses kehilangan unsur hara meningkat setiap tahunnya.

Agar produktivitas kakao lebih optimal

Pemupukan berimbang merupakan kunci keberhasilan dalam usaha tani

Untuk mencapai produktivitas secara optimal maka diperlukan unsur hara yang seimbang untuk pertumbuhan dan produksinya. Oleh karena itu, pemupukan berimbang merupakan kunci keberhasilan dalam usaha tani. Pengelolaan hara berimbang merupakan tindakan pemupukan tanaman dengan mempertimbangkan kandungan hara yang terdapat didalam tanah maupun jaringan tanaman.

Pupuk untuk kakao harus mengandung kalium lebih tinggi dibandigkan unsur nitrogen dan fosfor. Pupuk juga perlu ditambahkan unsur hara mikro seperti magnesium, sulfur, kalsium, seng, boron, dan kobalt.

Kalsium itu sangat penting untuk kakao misalnya memperkuat kulit buah dan mempertahankan biji agar tidak mudah rontok. Lahan pertanian Indonesia sudah jenuh dengan pupuk kimia yang mematikan jasad renik di sekitar tanaman, karena kejenuhan unsur kimia menyebabkan tanah menjadi masam sehingga perlu penambahan dolomit serta penggunaan pupuk kompos akan menjaga ketersediaan air tanah.

Pasalnya pupuk kompos bersifat menahan air dan menjaga kelembapan tanah disekitar peakaran tanaman.

Cara menjaga ketersediaan nutrisi atau unsur hara tanaman kakao

Untuk menjaga ketersediaan nutrisi atau unsur hara serta menunjang pertumbuhan tanaman kakao. Pemupukan dilakukan secara teratur dengan interval tertentu. Jenis pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk kandang, kompos, atau pupuk majemuk.

Pemupukan bisa dilakukan dengan cara menaburkan disekeliling batang tanaman dengan jarak dan dosis disesuaikan dengan umur dan lebar tajuk tanaman. Gunakan jenis pupuk sesuai kebutuhan dan fase pertumbuhan.

Pemupukan dilakukan dengan membuat alur sedalam 10 cm di sekiling batang kakao dengan diamenter kira-kira ½ tajuk. Waktu pemupukan di awal musim hujan dan akhir musim hujan.

Mengapa harus menggunakan pupuk organik?

Penggunaan pupuk organik terbukti meningkatkan jumlah buah dan meminimalisir serangan hama penyakit.

Karena setiap tahun terjadinya penurunan kesuburan lahan akibat overdosis pupuk kimia dan pestisida. Kesuburan lahan tergantung kepada tersedianya unsur hara dan mikroorganisme di tanah.

Pupuk organik cair menyediakan kebutuhan unsur hara makro dan mikro. Penggunaan pupuk organik cair terbukti meningkatkan jumlah buah dan meminimalisir serangan hama penyakit karena pupuk organik menjadikan vigor akar dan batang tanaman lebih kokoh sehingga mengurangi serangan beberapa OPT.

Bukti visualnya adalah tanaman menjadi lebih subur dan memiliki jumlah daun lebih lebar dan banyak meningkatkan aktivitas mikroorganisme antagonis.

Membantu mencegah erosi karena terjadi penambahan bahan organik akan merangsang pertumbuhan mikroba seperti fungi, bakteri dan actinomicetes

Mekanisme pengembalian bahan organik tanah dengan pupuk organik cair adalah melalui proses pelapukan bahan organik yang terjadi ditanah memerlukan bantuan mikroorganisme terutama bakteri pengurai / decomposer.

Penambahan secara terus menerus bahan organik dapat memperbaiki tekstur tanah dan tingkat kesuburan tanah dari peningkatan kandungan humus dapat membantu pertumbuhan tanaman lebih baik dan perkembagan akar lebih cepat. Hal ini memacu tanaman untuk menghasilkan akar-akar baru sehingga mengurangi resiko kehilangan/kekurangan unsur hara (Singh,1998).

Pengendalian tanaman dengan fungisida dewasa ini telah memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, membunuh organisme non target, menimbulkan retensi dan pemborosan. Alternatif lainnya adalah dengan aplikasi agensi hayati.

Pemberian agensi hayati termasuk dalam usaha pengendalian secara hayati. Agen hayati tersebut antara lain adalah bakteri. Sudah banyak literatur menyatakan bahwa bakteri Bacillus memiliki kemampuan menghambat pathogen seperti bakteri dan jamur yang bersifat merugikan.

Bakteri pada pupuk organik cair GDM

Pupuk Organik Cair GDM mengandung kombinasi 3 Bacillus dan 2 Pseudomonas, 1 Klebsiella dan 1 Micrococcus jadi totalnya ada 7 bakteri. 7 Bakteri ini bersinergi sesuai kebutuhan petani kakao di seluruh Indonesia.  Aplikasi pupuk organik cair GDM juga sangat mudah dan praktis sehingga petani dengan mudah melakukan penyemprotan pada tanaman kakao.

Baca Juga : Bukti Nyata Pupuk Organik Cair GDM Pada Perkebunan 

Sangat dianjurkan untuk mengaplikasikan POC GDM sesuai petunjuk teknis agar diperoleh hasil maksimal. Terlebih sekarang, POC GDM telah mengantongi sertifikasi LeSOS Indonesia karena secara konsisten meng-organik-an Indonesia.

Jadi masih ragu dengan GDM????

Belum ada Komentar untuk Cara Budidaya Kakao Dengan POC GDM Kebun

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Cara Budidaya Kakao Dengan POC GDM Kebun

menanam bunga mawar

6 Langkah Praktis Menanam Bunga Mawar Eksotis

T 10 November 2017 F A gdmok

Bunga mawar atau Rose merupakan salah satu tanaman hias eksotis yang banyak diminati masyarakat. Lebih dari 100 species tanaman mawar liar yang bisa dibudidayakan, ada yang berbunga kecil ataupun besar, warnanya juga beraneka ragam mulai dari merah, kuning, biru, hitam... Selengkapnya

jarak tanam

Cara Menghitung Jarak Tanam

T 30 November 2017 F , A gdmok

Produktivitas tanaman akan selalu dibatasi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor pembatas tersebut ada yang berasal dari alam dan usaha budidaya. Semua jenis tanaman akan memberikan produksi yang maksimal apabila kondisi tanah, iklim dan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman itu sendiri.... Selengkapnya

bioremediasi gdm black bos .

Persembahan untuk Negeri, GDM Black BOS spesialis Tanah

T 23 October 2017 F , , A gdmok

Semakin hari, tanah semakin jenuh dengan berbagai treatment yang didapat seperti aplikasi pestisida hingga overdosis, bahkan pupuk kimia hingga overdosis. Hal ini berimbas terhadap performance tanaman yang ditanam. Ada gejala asem-aseman (kuning, kerdil), tanaman terserang berbagai hama seperti wereng (hijau,... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai GDM