budidaya ikan lele

Panduan Lengkap Budidaya Ikan Lele, Untung Berlipat-Lipat

Budidadaya ikan lele merupakan pilihan tepat jika Anda ingin memulai usaha budidaya ikan. Selain karena cara memelihara ikan lele cukup mudah, ternak lele kolam terpal pemula juga tidak membutuhkan modal uang terlalu besar.

Lalu, apa sih rahasia sukses ternak ikan lele? Tentu saja, budidaya lele organik dengan sistem bioflok adalah kunci untuk bisa mendapatkan panen lele dalam jumlah besar.

Mau tau bagaimana caranya? Yuk simak panduan lengkap budidaya lele kolam terpal dengan sistem bioflok berikut ini.

Pemilihan Jenis Kolam

Cara budidaya ikan lele di kolam tanah maupun kolam terpal bisa menjadi pilihan. Ini bergantung dengen preverensi Anda, beserta dengan ketersediaan lahannya.

Meski begitu, ternak lele terpal berbentuk bundar dengan sistem bioflok kini banyak dipilih karena memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan beternak lele menggunakan kolam lele beton ataupun tanah secara konvensional.

Diantaranya adalah: kolam lele dari terpal dapat dibuat dengan biaya minim/murah, perawatannya mudah, dapat diusahakan di lahan sempit dan tentu saja bisa mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar.

 Cara Membuat Kolam Lele Dari Terpal Untuk Bioflok

Kolam ikan terpal berbentuk bundar sangat cocok dipilih untuk ternak ikan lele dengan sistem bioflok. Untuk lebih jelasnya, berikut ini panduan cara buat kolam terpal untuk bioflok:

  1. Alat dan Bahan
  2. Besi wiremesh berdiameter 6 mm (besi anyaman) untuk rangka kolam.
  3. Pelapis dinding, bisa menggunakan fiber tipis / karpet talang / tripleks 2 mm.
  4. Terpal lembaran untuk dinding dan dasar kolam.
  5. Pipa PVC 2 inchi
  6. Knee 2 buah.
  7. Lem/sealer.
  8. Gunting.
  9. Gergaji besi.

kolam bioflok

Cara Pembuatan Kolam Bioflok

  1. Potong besi anyaman/besi wiremesh sesuai ukuran yang diinginkan.
  2. kaitkan antar buku dengan cincin besi atau bisa juga dengan mengikatkan kawat sebagai pengunci sehingga berbentuk lingkaran.
  3. Buat kerangka bulat dengan diameter 2 meter atau sesuai keinginan.
  4. Potong Terpal sesuai ukuran dan bentuk kolam, kemudian jahit dan lapisi dengan lem agar tidak bocor.
  5. Masukkan terpal yang sudah siap kedalam rangka yang sudah dibuat.
  6. Kolam terpal bundar untuk bioflok sudah bisa digunakan.

Nah, itulah cara buat kolam terpal bundar untuk bioflok. Setelah kolam siap, kini saatnya untuk melakukan persiapan kolam lele.

Berikut ini cara persiapan kolam lele bioflok agar proses budidaya ikan lele bioflok dapat berjalan lancar:

Persiapan Kolam Ikan Terpal Bundar

Desinfeksi

Desinfeksi bertujuan untuk menghilangkan semua bakteri, jamur ataupun virus penyebab penyakit. Pada kolam terpal, sterilisasi menggunakan desinfektan (desinfeksi) dapat dilakukan dengan menggunakan kaporit 10%.

Meski begitu, penggunaan kaporit atau bahan desinfeksi kimia lain tentu saja tidak ramah lingkungan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk menghilangkan efek/endapan bahan kimia tersebut.

Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk melakukan desinfeksi menggunakan bahan organik yang ramah lingkungan dan tidak membutuhkan waktu lama.

gdm black BOS

Lakukan desinfeksi menggunakan GDM Black BOS yang terbukti bisa menghilangkan bakteri, jamur, ataupun virus penyebab penyakit.

Selain itu, GDM Black BOS juga tidak meninggalkan residu kimia berbahaya bagi ikan. Sehingga tidak perlu menunggu berhari-hari untuk proses desinfeksi.

Berikut ini cara desinfeksi kolam terpal menggunakan GDM Black BOS:

  1. Larutkan 6 gram GDM Black BOS dengan air secukupnya.
  2. Siramkan larutan GDM Black BOS dan air tersebut secara merata kedalam kolam.
  3. Kuras kolam menggunakan air bersih untuk membuang sisa-sisa bakteri, jamur atau virus yang mati.
  4. Lanjutkan dengan persiapan kolam lele.

Persiapan Kolam Lele

Persiapan kolam lele memegang peranan penting dalam usaha ternak lele kolam terpal dengan sistem bioflok. Mengingat bioflok merupakan kumpulan dari berbagai organisme, seperti bakteri, jamur, algae, cacing, protozoa, dan lainnya yang tergabung dalam gumpalan atau flok.

Oleh sebab itulah Anda harus melakukan persiapan kolam lele dengan baik. Persiapan kolam lele yang terbaik adalah dengan menggunakan bahan-bahan organik, sehingga dapat menghasilkan flok dengan optimal.

Berikut ini adalah langkah-langkah persiapan kolam lele agar bisa menghasilkan flok yang baik,

  1. Tebar secara merata Granule Bio Organik GDM SaMe ke dasar kolam dengan dosis 50 gram/m2.
  2. Masukkan air dengan ketinggian 30 cm. Anda bisa menggunakan air sumur atau air sungai yang bersih.
  3. Larutkan 6 gram GDM Black BOS kedalam air secukupnya.
  4. Siramkan larutan air dan GDM Black BOS tersebut kedalam air kolam.
  5. Diamkan hingga terbentuk gumpalan/flok yang diinginkan.

 

Cara Penaburan Bibit Ikan Lele

Dalam usaha pembesaran ikan lele, Anda bisa menggunakan bibit ikan lele yang didapat dari pihak pembibitan ikan lele. Ini dikarenakan pihak pembibitan ikan lele lebih memahami cara pembibitan ikan lele dan cara pembenihan ikan lele yang baik.

penebaran bibit ikan lele

Sebab, cara pembibitan lele memiliki standard dan teknis yang harus dijalankan secara ketat. Sehingga dapat menghasilkan bibit atau benih ikan lele yang berkualitas.

Bibit lele yang ditebar disarankan yang berukuran 7-8 cm dengan pada tebar 1000 ekor/m2. Berikut ini cara penebaran bibit lele yang baik:

  1. Pilih bibit lele yang berkualitas dan berstandar dari pihak pembibitan ikan lele bersertifikat.
  2. Lakukan penyamaan suhu air dengan merendam kantong bibit kedalam air kolam.
  3. Sebelum ditebar, sebaiknya bibit lele disucihamakan/direndam dengan menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan.
  4. Larutkan 6 ml Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan kedalam wadah yang berisi air.
  5. Masukkan bibit ikan lele kedalam wadah yang berisi larutan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan.
  6. Diamkan selama beberapa jam.
  7. Lakukan penebaran benih pada pagi atau sore hari.

 

Sistem Pengaturan Air Kolam

Sistem pengaturan air kolam menjadi kunci keberhasilan budidaya ikan lele. Sebab, ada begitu banyak penyakit ikan lele yang dipengaruhi oleh kondisi air.

Salah satu cara dalam pengelolaan air kolam adalah dengan menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan dan penggantian air secara rutin setiap minggu.

Sebab, Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan memiliki banyak keunggulan dan manfaat, diantaranya adalah:

  1. Mengurangi bau amoniak (NH3) dan hydrogen sulfide (H2S) pada air kolam.
  2. Bakteri yang terkandung didalam Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan mampu mengurai bahan organik dalam kolam serta memperbaiki dan menjaga kualitas air kolam lele, sehingga lele merasa nyaman dan mencegah serangan hama penyakit
  3. Merangsang pembentukan kekebalan tubuh lele, sehingga lele tidak mudah sakit dan terserang penyakit.
  4. Meningkatkan nafsu makan lele.
  5. Menambah keanekaragaman dan jumlah plankton pada air kolam.
  6. Mengandung multivitamin.
  7. Mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ikan lele, sehingga dapat mempercepat umur panen ikan lele.

Nah, oleh sebab itulah Anda harus mengaplikasikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan secara rutin. Caranya adalah dengan menuangkan 6 ml Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan kedalam air kolam. Ulangi pengaplikasian setiap 10 hari.

Pakan Lele

budidaya ikan lele
Jumlah panen ikan lele meningkat hanya dengan menggunakan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan

Kebutuhan pakan merupakan komponen biaya produksi terbesar yaitu 80-85% dari total biaya produksi karena harga pakan semakin mahal. Berikut adalah tips dan cara memberi pakan pada ikan lele:

  1. Saat penebaran bibit ikan lele, puasakan bibit ikan lele selama 2 hari untuk adaptasi lingkungan baru serta mengosongkan lambung. Selama puasa tersebut, bibit ikan lele akan memakan plankton dan lainnnya yang terbentuk pada bio flok.
  2. Berikan pakan ikan lele berdasarkan umurnya sesuai yang tersaji dalam tabel 1.
  3. Campurkan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan dengan pakan, agar hasil jauh lebih maksimal. Dosisnya 10 ml/kh pakan atau 1 tutup jirigen kemasan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan
  4. Agar lebih merata, dalam 1 karung pakan (30 kg) diperlukan 300 ml SOC GDM lalu disemprotkan secara merata. Hal ini mampu meningkatkan penyerapan nutrisi agar lebih optimal
  5. Sebelum ditebar dikolam, angin-anginkan selama 15 menit, berikan secara langsung usahakan habis hari itu juga agar pakan tidak berjamur

Anjuran Pakan Ikan Lele Berdasarkan Umurnya Tersaji Dalam Tabel 1

Tabel 1. Dosis pakan berdasarkan umur ikan lele

Umur
(hari)
Berat badan (gr/ekor) Panjang
(cm)
Size pellet
(mm)
Dosis pakan
1-10 2.5-5 7-8 2 6-5
11-20 5-20 11-12 2 5-4.5
21-30 20-50 15-16 2 4.5-4
31-40 50-80 18-19 3 4-3
41-50 80-100 20-22 3 3-2
51-60 >100 >30 3 2

 Anjuran dosis pakan ikan lele. Sumber : DJPB, 2013

Pakan Tambahan atau Alternatif

Pemberian pakan tambahan atau pakan alternatif lele tidak dibutuhkan pada sistem budidaya ikan lele bioflok. Sebab, cara ternak lele dengan sistem bioflok sudah menyediakan pakan alternatif lele yang terbentuk setelah pembuatan sistem bioflok.

Oleh sebab itulah, beternak ikan lele dengan sistem bioflok terbukti lebih menguntungkan. Sebab, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pembeliann pakan alternatif lele.

Cara Memelihara Ikan Lele

Cara memelihara lele pada intinya adalah keselarasan sistem pemberian pakan, pengaturan air kolam, pengelolaan flok pada bioflok sebagai pakan alternatif lele, pemberian Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan, serta upaya pencegahan dan penanggulangan hama dan penyakit lele.

ikan lele

Nah, itulah kunci dan cara memelihara lele. Pastikan Anda menerapkan tips dan cara merawat ikan lele seperti yang telah dijelaskan diawal, agar bisa mendapatkan hasil panen yang optimal.

 

Pengendalian Hama dan Penyakit

penyakit ikan lele

Ada begitu banyak penyakit ikan lele beserta hama yang sering menyerang. Meski begitu, macam macam penyakit ikan lele dan cara mengobatinya dapat ditentukan berdasarkan penyebabnya (virus, bakteri, jamur ataupun hama).

Berikut ini cara mencegah dan menanggulangi hama penyakit ikan lele yang perlu Anda terapkan:

  1. Persiapan kolam budidaya yang baik : pengeringan, desinfeksi, pemberian GDM Black BOS dan Granule Bio Organik GDM SaMe dan persiapan flok.
  2. Selalu lakukan pembersihan dan desinfeksi terhadap wadah dan peralatan sebelum, selama dan sesudah proses produksi.
  3. Lakukan manajemen air dan penjagaan kualitas air kondisinya optimal untuk kehidupan ikan lele.
  4. Lakukan penebaran dengan padat tebar yang sesuai dan tidak terlalu padat. Ini bermanfaat untuk mengurangi terjadinya kontak antar ikan secara langsung, menghindari kanibalisme dan mencegah penularan penyakit.
  5. Pilih dan seleksi benih yang sehat dan telah tersertifikasi.
  6. Selalu berikan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Perikanan untuk menjaga stamina, mencegah serangan penyakit dan meningkatkan ketahanan tubuh ikan secara rutin selama pemeliharaan.

Panen Ikan Lele

Pemanenan ikan lele dapat dilakukan ketika ukurannya sudah sesuai. Panen ikan lele ketika ukurannya sudah memenuhi kriteria permintaan pasar. Sehingga dapat mempermudah Anda dalam melakukan penjualan ikan.

Cara panen lele adalah dengan menyeleksi ikan yang memiliki ukuran lebih besar terlebih dahulu. Pada ikan yang ukurannya belum sesuai, maka jangan dipanen dulu.

Pekerja memanen ikan lele di tambak air tawar Desa Eretan wetan, Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat

Dengan sistem seleksi tersebut, maka Anda bisa panen ikan lele lebih dari satu kali dengan ukuran yang sesuai permintaan pasar. Pastikan bahwa waktu panen dan waktu penjualan tidak terlalu lama, agar ikan lele tetap segar.

Nah, itulah panduan lengkap cara budidaya ikan lele kolam terpal bagi pemula. Mulai dari pemilihan terpal ikan lele, cara buat kolam terpal, persiapan kolam lele, penebaran bibit ikan lele, cara pembesaran ikan lele, cara merawat lele, hingga cara panen ikan lele.

Jika dulur-dulur ingin berkonsultasi langsung mengenai sukses budidaya ikan lele, dulur-dulur dapat menghubungi kami secara langsung melalui live chat ataupun whatsapp kami. Semoga artikel ini bermanfaat ya. Dan selamat memulai usaha ternak lele pemula dengan sistem bioflok.

16 Comments

Join the discussion and tell us your opinion.

winareply
Agustus 17, 2018 at 14:27

Sangat bagus artikelnya gan
padat namun mudah di mengerti
terima kasih

Arbi Irawanreply
April 4, 2019 at 00:30

Pak mau tanya, itu dosis pakan mksutnya presentasi dari bobot badan apa bukan?

GDM Inforeply
Mei 14, 2019 at 10:03
– In reply to: Arbi Irawan

Selamat siang pak Arbi,
iya pak dosis pakan dari presentasi bobot ikan pak.

Versi agusreply
April 7, 2020 at 20:56
– In reply to: Arbi Irawan

Sela
Selamt mlm pk,. Tanya.,produk GDM bentuk sprty ap y apa kh di toko pakan ternk ikan adaK

GDM Inforeply
Juni 11, 2020 at 11:38
– In reply to: Versi agus

Halo pak bisa langsung menghubungi kami via whatsapp ya pak mengenai informasi produk kami

Rusmanreply
April 11, 2019 at 03:26

Cukup jelas trim..

donatusreply
Juli 16, 2019 at 06:45

pak. dengan pakan, apa ka agar hasil jauh lebih maksimal.

GDM Inforeply
Juli 24, 2019 at 10:49
– In reply to: donatus

Selamat pagi pak Donatus,

Bisa menggunakan pakan yang telah terfementasi dengan Suplemen Organik Cair GDM pak.

Info lebih lanjutnya bisa langsung menghungi tim kami, dengan menekan tombol whatsapp di bawah ya pak.

Terima kasih

Service AC Jakarta Timurreply
Agustus 23, 2019 at 23:16

terima kasih, artikelnya sangat bermanfaat sekali untuk saya yang berniat ingin budidaya ikan lele di rumah saya, mudah2an saya bisa sukses dengan budidaya ikan lele

GDM Inforeply
Agustus 26, 2019 at 09:05
– In reply to: Service AC Jakarta Timur

Sama sama lur,

Jika Ada kendala jangan ragu untuk berdiskusi dengan kami ya lur. Akan kami bantu dengan baik

Memed mreply
April 15, 2020 at 14:29

Assalamualaikum.
Saya ada minat ternak lele di dalam atap rumah. Ada saran yg terbaik untuk saya ?
Wilayah Cipinang muara penjual bibit ikan lele di mana?
Terima kasih sebelumnya.

GDM Inforeply
Juni 11, 2020 at 13:31
– In reply to: Memed m

Untuk mencari penjual bibit ikan lele bapak bisa menggunakkan Download Aplikasi GDM AGRI di playstore ya pak

Hamidreply
Mei 2, 2020 at 05:22

Pak mau tanya,, jika persentase pakan di dapatkan 3 ons dari total seluruh berat ikan yang ada di kolam, dalam satu hari 3 kali pemberian pakan,
Pemberian pakanya apakah 3 ons tersebut dalam sekali pemberian pakan berati kalau dalam 1 hari 3 kali pembeian pakan maka jumpalh pakanya 9 ons/hari
Atau 1 ons setiap pemberian pakam maka dalam satu hari dengan 3 kali eberian pakan total pakan menjadi 3 ons / hari

GDM Inforeply
Juni 11, 2020 at 11:26
– In reply to: Hamid

Jadi seperti ini pak, total per hari 3 ons, sehingga jika 3X pemberian pakan gampangnya @ 1 ons

Azhar Al Batakireply
Juni 28, 2020 at 17:21

Artikel ini sangat bagus sekali karna membantu para peternak yang ingin memulai bisnisnya dengan budidaya ikan lele

GDM Inforeply
Agustus 5, 2020 at 10:23
– In reply to: Azhar Al Bataki

Halo pak Azhar

Terima kasih atas ulasannya pak

Salam Go Organik Indonesia !

Leave a reply