Beranda » Pertanian » Persemaian Cabai: Cepat dan Anti Penyakit Tular Benih

Persemaian Cabai: Cepat dan Anti Penyakit Tular Benih

T Diposting oleh pada 20 May 2017
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 15 kali

Budidaya tanaman hortikultura umumnya selalu diawali dengan persemaian benih atau pembibitan, tidak terkecuali budidaya tanaman cabai. Persemaian yang baik merupakan awal keberhasilan budidaya tanaman.

Adapun lokasi persemaian harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  • Tempat harus bersih dan aman dari hama, penyakit dan gulma pengganggu.
  • Harus tersedia/dekat dengan sumber air.
  • Mudah dalam pengawasan.

Ada beberapa tehnik persemaian yang umum dilakukan oleh petani. Salah satu contoh tehnik persemaian cabai adalah system Steril Pro/Pengecambahan :

  1. Langkah pertama adalah siapkan benih cabe. Pilih benih unggul yang tahan penyakit dengan daya kecambah minimal 90%, biasanya sudah tertera dalam kemasan (sachet) dari pabrikan produsen benih. 1 bungkus/sachet berisi ± 1400 biji.
  2. Rendam benih. Benih pabrikan dalam sachet biasanya sudah mengalami seed treatment atau diberi fungisida. Apabila ingin bertanam organik maka fungisida ini juga harus dibersihkan dahulu dan rendam dalam air hangat ± 50°C selama 2 jam, kemudian rendam dalam larutan POC GDM 10% selama 1 jam untuk merangsang pertumbuhan dan mencegah penyakit tular benih.

  1. Tiriskan benih 3 – 5 menit.
  2. Pemeraman benih. Letakkan/sebar merata bibit yang telah ditiriskan pada kain bersih yang telah dicelupkan dalam larutan POC GDM 10%. Lipat kain secara perlahan dan simpan dalam wadah khusus (nampan/baskom) selama 3 – 4 hari.
  3. Pindahkan ke polybag pembibitan. Pada hari ke 4 biasanya benih sudah mulai berkecambah. Siapkan polybag kecil atau tray pembibitan yang berisi campuran tanah : pupuk kandang (2:1). Buat lubang tanam pembibitan sedalam 0,5 cm. 1 pot 1 lubang tanam untuk 1 kecambah. Tanam kecambah cabe 1 lubang untuk 1 tanaman/kecambah, tutup lubang tadi dengan tanah halus atau abu sekam.
  4. Penyiraman di pembibitan. Lakukan penyiraman 2 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
  5. Lakukan pemupukan dengan POC GDM pada umur 7 dan 14 hari setelah tumbuh.
  6. Bibit siap tanam. Umur 20 hari setelah semai (tinggi tanaman 15 – 21 cm) bibit cabe siap ditanam di lahan.

Cara persemaian Steril Pro ini lebih cepat dan pertumbuhan bibit lebih seragam dibanding cara-cara konvensional.

Referensi :

  • Annonymous, 2015. Good Agriculture Practices, Budidaya Cabai Yang Baik Dan Benar, Food and Agriculture Organization of The United Nation – Departemen Pertanian, Jakarta.
  • Annonymous, 2017. Tipspetanicabe.blogspot.co.id
  • Priyono W, 2017. Panduan Lengkap Budidaya Cabe Merah, Guru Ilmuan.blogspot.co.id.
  • Sumarni N, Muharam A, 2005. Budidaya Tanaman Cabai Merah, Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Departemen Pertanian, Jakarta.

Belum ada Komentar untuk Persemaian Cabai: Cepat dan Anti Penyakit Tular Benih

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Persemaian Cabai: Cepat dan Anti Penyakit Tular Benih

Persiapan Tanam Cabai : Biaya Rendah Keuntungan Melimpah

T 20 May 2017 F A gdmok

Budidaya cabai memiliki peluang pasar yang besar dan luas, dengan rata-rata konsumsi cabe 5 kg/kapita/tahun (2013) dan 90% dikonsumsi dalam bentuk segar. Harga komoditas inipun tergolong sangat baik bahkan saat musim hujan seperti saat ini harga cabe sangat tinggi. Tantangannya... Selengkapnya

Cara Sukses Persemaian Padi

T 20 May 2017 F A gdmok

Setelah mengetahui cara memilih benih unggul dan cara perendaman benih yang benar (dibahas pada artikel sebelumnya), selanjutnya adalah mengetahui cara persemaian padi. Untuk memperoleh bibit padi dapat dilakukan dengan cara persemaian basah. Apa itu Persemaian Basah? Persemaian basah adalah persemaian... Selengkapnya

Membuat Benih Tumbuh Cepat, Sehat, dan Seragam

T 20 May 2017 F A gdmok

Benih merupakan biji tanaman yang telah mengalami perlakuan sehingga dapat dijadikan sarana dalam memperbanyak tanaman. Pemilihan benih yang baik menentukan hasil produksi yang maksimal. Untuk itu harus cermat dalam pemilihan benih agar dapat memperoleh hasil panen yang tinggi. POC GDM adalah pupuk... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai GDM